Seputar Kaltim

    Kriminalitas di Bontang Sepanjang 2025 Didominasi Kasus Pencurian

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    30 Desember 2025 pukul 16:14 WITA

    Konferensi pers pengungkapan kasus kriminilitas tahun 2025 yang digelar Polres Bontang. (Foto: Polres Bontang)

    Bontang - Polres Bontang mencatat dinamika kriminalitas sepanjang 2025 dengan pencurian dengan pemberatan (curat) sebagai tindak pidana yang paling banyak terjadi.

    Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menyebut curat tercatat sebanyak 56 kasus selama 2025. Angka tersebut mencerminkan masih kuatnya kejahatan konvensional yang berdampak langsung pada rasa aman warga.

    “Kriminalitas atau gangguan kamtibmas mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024,” ujar Kapolres saat menyampaikan rilis akhir tahun, Senin (30/12/2025).

    Pada kejahatan narkotika, kepolisian mencatat penurunan jumlah kasus sebesar 18,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, Polres Bontang mengungkap peredaran narkoba dalam jumlah besar pada Desember 2025 dengan barang bukti sabu seberat 1.066,8 gram.

    Data kecelakaan lalu lintas menunjukkan jumlah peristiwa kecelakaan lebih sedikit dibandingkan 2024, dengan penurunan sebesar 35,5 persen. Namun korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas justru bertambah hingga 70 persen, menunjukkan tingginya tingkat fatalitas kecelakaan.

    Sementara itu, penanganan kasus perempuan dan anak yang meliputi kekerasan dalam rumah tangga, pencabulan dan persetubuhan tercatat lebih rendah 7,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Sepanjang 2025, Polres Bontang juga mengungkap sejumlah perkara yang dinilai menonjol, di antaranya praktik judi online dan aktivitas illegal oil. Kepolisian menyebut pengungkapan tersebut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kejahatan ekonomi dan terorganisir.

    Ia mengatakan kepolisian akan memfokuskan penguatan pelayanan dan penegakan hukum pada 2026. 

    “Harapan kami semoga di tahun 2026 Polres Bontang dapat lebih memberikan pelayanan yang terbaik dan maksimal kepada masyarakat Kota Bontang,” tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Kriminalitas di Bontang Sepanjang 2025 Didominasi Kasus Pencurian

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    30 Desember 2025 pukul 16:14 WITA

    Konferensi pers pengungkapan kasus kriminilitas tahun 2025 yang digelar Polres Bontang. (Foto: Polres Bontang)

    Bontang - Polres Bontang mencatat dinamika kriminalitas sepanjang 2025 dengan pencurian dengan pemberatan (curat) sebagai tindak pidana yang paling banyak terjadi.

    Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menyebut curat tercatat sebanyak 56 kasus selama 2025. Angka tersebut mencerminkan masih kuatnya kejahatan konvensional yang berdampak langsung pada rasa aman warga.

    “Kriminalitas atau gangguan kamtibmas mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024,” ujar Kapolres saat menyampaikan rilis akhir tahun, Senin (30/12/2025).

    Pada kejahatan narkotika, kepolisian mencatat penurunan jumlah kasus sebesar 18,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, Polres Bontang mengungkap peredaran narkoba dalam jumlah besar pada Desember 2025 dengan barang bukti sabu seberat 1.066,8 gram.

    Data kecelakaan lalu lintas menunjukkan jumlah peristiwa kecelakaan lebih sedikit dibandingkan 2024, dengan penurunan sebesar 35,5 persen. Namun korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas justru bertambah hingga 70 persen, menunjukkan tingginya tingkat fatalitas kecelakaan.

    Sementara itu, penanganan kasus perempuan dan anak yang meliputi kekerasan dalam rumah tangga, pencabulan dan persetubuhan tercatat lebih rendah 7,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Sepanjang 2025, Polres Bontang juga mengungkap sejumlah perkara yang dinilai menonjol, di antaranya praktik judi online dan aktivitas illegal oil. Kepolisian menyebut pengungkapan tersebut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kejahatan ekonomi dan terorganisir.

    Ia mengatakan kepolisian akan memfokuskan penguatan pelayanan dan penegakan hukum pada 2026. 

    “Harapan kami semoga di tahun 2026 Polres Bontang dapat lebih memberikan pelayanan yang terbaik dan maksimal kepada masyarakat Kota Bontang,” tutupnya.

    (Sf/Lo)