Cari disini...
Seputar Kaltim
KPU Kukar saat melaksanakan Simulasi pemeriksaan Kesehatan bagi Calon Kepala Daerah di RSUD AM Parikesit. (Foto:KPU Kukar)
Tenggarong - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar telah selesai melakukan simulasi pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit AM Parikesit, Tenggarong Seberang, Senin (26/8/2024) kemarin.
KPU Kukar pun juga akan mengundang Badan Narkotika Nasional (BNN). "Simulasi kemarin mempersiapkan dan membahas tahapan pemeriksaan kesehatan untuk calon bupati dan wakil," kata Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan Selasa (27/8/2024).
Rudi mengatakan serangkaian dalam tes kesehatan ini meliputi pemeriksaan fisik, psikologis dan bebas narkoba. Pemeriksaan kesehatan tersebut akan dilakukan selama 270 jam.
Ia menyebut, proses pemeriksaan kesehatan ini akan mengikuti prosedur dan tahapan yang sudah ditetapkan. Pihaknya juga akan membatasi jumlah pendukung yang menemani bakal calon saat pemeriksaan kesehatan di rumah sakit, guna menjaga kenyamanan pasien lainnya.
Dari hasil diskusi, pihaknya telah menyepakati dan memutuskan untuk rombongan yang mengantarkan bakal calon maksimal sebanyak 15 orang ditambah bakal calon sendiri dan LO (Liaison Officer) atau penghubung.
"Kita pastikan yang mengantar calon peserta nanti hanya 15 orang saja, kita menjaga kenyamanan semua pihak karena banyak pasien yang berobat," jelas Rudi.
Kabid Pelayanan Medis RSUD AM Parikesit, Arif Rusdianto memastikan kesiapan rumah sakit plat merah itu melakukan pemeriksaan kesehatan, sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.
Dalam pemeriksaan tersebut, RSUD AM Parikesit telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), seperti dokter spesialis, perawat, dan tenaga medis lainnya.
"Kami akan melakukan pemeriksaan sesuai standar yang sudah ditetapkan KPU. Kami akan bekerjasama dengan BNN untuk pemeriksaan narkotika pada bakal calon," tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

KPU Kukar saat melaksanakan Simulasi pemeriksaan Kesehatan bagi Calon Kepala Daerah di RSUD AM Parikesit. (Foto:KPU Kukar)
Tenggarong - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar telah selesai melakukan simulasi pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit AM Parikesit, Tenggarong Seberang, Senin (26/8/2024) kemarin.
KPU Kukar pun juga akan mengundang Badan Narkotika Nasional (BNN). "Simulasi kemarin mempersiapkan dan membahas tahapan pemeriksaan kesehatan untuk calon bupati dan wakil," kata Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan Selasa (27/8/2024).
Rudi mengatakan serangkaian dalam tes kesehatan ini meliputi pemeriksaan fisik, psikologis dan bebas narkoba. Pemeriksaan kesehatan tersebut akan dilakukan selama 270 jam.
Ia menyebut, proses pemeriksaan kesehatan ini akan mengikuti prosedur dan tahapan yang sudah ditetapkan. Pihaknya juga akan membatasi jumlah pendukung yang menemani bakal calon saat pemeriksaan kesehatan di rumah sakit, guna menjaga kenyamanan pasien lainnya.
Dari hasil diskusi, pihaknya telah menyepakati dan memutuskan untuk rombongan yang mengantarkan bakal calon maksimal sebanyak 15 orang ditambah bakal calon sendiri dan LO (Liaison Officer) atau penghubung.
"Kita pastikan yang mengantar calon peserta nanti hanya 15 orang saja, kita menjaga kenyamanan semua pihak karena banyak pasien yang berobat," jelas Rudi.
Kabid Pelayanan Medis RSUD AM Parikesit, Arif Rusdianto memastikan kesiapan rumah sakit plat merah itu melakukan pemeriksaan kesehatan, sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.
Dalam pemeriksaan tersebut, RSUD AM Parikesit telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), seperti dokter spesialis, perawat, dan tenaga medis lainnya.
"Kami akan melakukan pemeriksaan sesuai standar yang sudah ditetapkan KPU. Kami akan bekerjasama dengan BNN untuk pemeriksaan narkotika pada bakal calon," tutupnya.
(Sf/By)