Seputar Kaltim

    KPU Balikpapan akan Gelar Debat Paslon, Ini Penjelasannya

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    KPU Balikpapan akan gelar debat untuk Tiga Pasangan Calon wali kota dan wakil wali kota Balikpapan pada Pilkada 2024. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Dalam waktu dekat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan berencana akan mengadakan debat Pasangan Calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada serentak tahun 2024.

    Ketua KPU Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono menerangkan, bahwa debat Paslon akan digelar sebanyak tiga kali. Untuk pertama debat dilakukan oleh Paslon calon wali Kota, kemudian kedua debat calon wakil wali kota, dan yang ketiga seluruh Paslon baik calon wali kota maupun wakilnya.

    “Kemudian debat akan terbagi, dua debat awal di Balikapapn dan terakhir di Jakarta, ucap Ketua KPU Balikpapan kepada awak media, Rabu (9/10/2024).

    Adapun untuk lokasi acara dan waktu penyelenggaraan, kata Yudho masih belum ditentukan secara rinci. Karena sebelum digelar, pihaknya harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan tim Paslon.

    Pada Pilkada tahun 2024 ini Kota Balikpapan telah memiliki tiga Paslon, untuk nomor urut 1 ada Rahmad Mas’ud-Bagus Susetyo, kemudian nomor urut 2 ada Rendi Susiswo Ismail-Eddy Sunardi dan nomor urut 3 ada Muhammad Sa’bani-Syukri Wahid.

    “Sebelum menggelar debat, kami harus koordinasi dengan masing-masing tim Paslon,  untuk mempertimbangkan kesiapan mereka,” ujarnya.

    Dia mengemukakan, dalam debat Paslon nanti, masing-masing Paslon diperkenankan untuk membawa para pendukungnya. Hanya saja untuk jumlahnya cukup terbatas.

    “Jadi kami akan batasi berapa jumlah yang bisa masuk ke arena debat,” imbuhnya.

    Tidak hanya dilakukan secara langsung, KPU Balikpapan juga akan menyiarkan acara debat di TV lokal ataupun You-tube. Hal ini sebagai upaya dalam keterbukaan informasi.

    “Debat ini diizinkan untuk disiarkan ulang,” terangnya.

    Untuk hal detail persiapan debat Paslon, KPU Balikpapan telah membentuk tim perumus yang berisikan akademisi, hingga tokoh masyarakat. Mereka akan mengolah berbagai pertanyaan seperti kesiapan Paslon yang menyangkut visi-misi serta tema.

    “Visi-misi ini dirincikan dalam bentuk program yang menyangkut kebutuhan dasar publik,” paparnya.

    Sementara waktu debat yang diberikan masing-masing Paslon selama 120 menit, mulai dari perkenalan dan sebagainya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    KPU Balikpapan akan Gelar Debat Paslon, Ini Penjelasannya

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    KPU Balikpapan akan gelar debat untuk Tiga Pasangan Calon wali kota dan wakil wali kota Balikpapan pada Pilkada 2024. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Dalam waktu dekat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan berencana akan mengadakan debat Pasangan Calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada serentak tahun 2024.

    Ketua KPU Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono menerangkan, bahwa debat Paslon akan digelar sebanyak tiga kali. Untuk pertama debat dilakukan oleh Paslon calon wali Kota, kemudian kedua debat calon wakil wali kota, dan yang ketiga seluruh Paslon baik calon wali kota maupun wakilnya.

    “Kemudian debat akan terbagi, dua debat awal di Balikapapn dan terakhir di Jakarta, ucap Ketua KPU Balikpapan kepada awak media, Rabu (9/10/2024).

    Adapun untuk lokasi acara dan waktu penyelenggaraan, kata Yudho masih belum ditentukan secara rinci. Karena sebelum digelar, pihaknya harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan tim Paslon.

    Pada Pilkada tahun 2024 ini Kota Balikpapan telah memiliki tiga Paslon, untuk nomor urut 1 ada Rahmad Mas’ud-Bagus Susetyo, kemudian nomor urut 2 ada Rendi Susiswo Ismail-Eddy Sunardi dan nomor urut 3 ada Muhammad Sa’bani-Syukri Wahid.

    “Sebelum menggelar debat, kami harus koordinasi dengan masing-masing tim Paslon,  untuk mempertimbangkan kesiapan mereka,” ujarnya.

    Dia mengemukakan, dalam debat Paslon nanti, masing-masing Paslon diperkenankan untuk membawa para pendukungnya. Hanya saja untuk jumlahnya cukup terbatas.

    “Jadi kami akan batasi berapa jumlah yang bisa masuk ke arena debat,” imbuhnya.

    Tidak hanya dilakukan secara langsung, KPU Balikpapan juga akan menyiarkan acara debat di TV lokal ataupun You-tube. Hal ini sebagai upaya dalam keterbukaan informasi.

    “Debat ini diizinkan untuk disiarkan ulang,” terangnya.

    Untuk hal detail persiapan debat Paslon, KPU Balikpapan telah membentuk tim perumus yang berisikan akademisi, hingga tokoh masyarakat. Mereka akan mengolah berbagai pertanyaan seperti kesiapan Paslon yang menyangkut visi-misi serta tema.

    “Visi-misi ini dirincikan dalam bentuk program yang menyangkut kebutuhan dasar publik,” paparnya.

    Sementara waktu debat yang diberikan masing-masing Paslon selama 120 menit, mulai dari perkenalan dan sebagainya.

    (Sf/Rs)