Seputar Kaltim

    Korsleting Listrik, Kebakaran di Pelita Sebabkan 4 Bangunan di Kota Samarinda Hangus

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    16 April 2024 pukul 09:12 WITA

    Kebakaran di Jalan Pelita, Samarinda, Senin (15/4/2024).(Foto: Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda mencatat, sedikitnya 4 bangunan dan satu kendaraan hangus terbakar dalam insiden kebakaran di Jalan Pelita, Kota Samarinda, yang terjadi Senin (15/4/2024) malam antara pukul 19.50 hingga 21.10 WITA. 

    Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra AH, mengungkapkan, peristiwa tersebut menyebabkan empat bangunan tempat usaha dengan lima pintu terbakar, ditambah satu kendaraan yang juga ikut terbakar dalam kejadian tersebut. Hendra mengungkap dugaan bahwa kebakaran dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik.

    “Dugaan sementara ini lagi-lagi karena arus pendek listrik,” kata Hendra.

    Selain kerusakan materiil, satu warga juga mengalami luka ringan dalam kejadian ini. Dampak kebakaran juga dirasakan oleh dua bangunan di sekitarnya yang terkena dampak asap dan panas yang dihasilkan.

    Upaya pemadaman api dilakukan oleh Disdamkar Samarinda dengan dukungan empat fire truk dan tiga Unit Rescuer (URC). Kolaborasi juga terjalin dengan satuan pemadam kebakaran swasta Samarinda serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

    Selain itu, pihak keamanan juga turut membantu dalam mengatur lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Polsek Sungai Pinang, Babinsa, Babinkamtibmas, dan patroli beat 110 berperan dalam menjaga ketertiban di sekitar area kebakaran.

    Bagian kesehatan juga turut memberikan bantuan dalam penanganan kejadian ini. Palang Merah Indonesia (PMI), Samarinda Siaga 112, Tim Medis Darurat, serta Ambulans Pengawalan Indonesia (Indonesian Escorting Ambulance) bergerak cepat untuk memberikan pertolongan kepada korban dan tim pemadam kebakaran.

    “Penyebab pasti serta kerugian akibat kebakaran ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait,” jelasnya.

    Dia juga menekankan pentingnya kerjasama semua pihak dalam penanganan bencana ini serta menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

    Dalam pemadaman Hendra mengatakan tidak terdapat kendala berarti. Tempat kejadian yang berada di jalan besar mempermudah akses masuk mobil pemadam. Ditambah blockade jalan yang dilakukan oleh relawan sangat membantu kelancaran proses pemadaman.

    “Semoga kedepannya tidak terjadi lagi. Saya harap masyarakat bisa lebih peduli dan memperhatikan detail kecil kemungkinan yang menyebabkan api,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Korsleting Listrik, Kebakaran di Pelita Sebabkan 4 Bangunan di Kota Samarinda Hangus

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    16 April 2024 pukul 09:12 WITA

    Kebakaran di Jalan Pelita, Samarinda, Senin (15/4/2024).(Foto: Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda mencatat, sedikitnya 4 bangunan dan satu kendaraan hangus terbakar dalam insiden kebakaran di Jalan Pelita, Kota Samarinda, yang terjadi Senin (15/4/2024) malam antara pukul 19.50 hingga 21.10 WITA. 

    Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra AH, mengungkapkan, peristiwa tersebut menyebabkan empat bangunan tempat usaha dengan lima pintu terbakar, ditambah satu kendaraan yang juga ikut terbakar dalam kejadian tersebut. Hendra mengungkap dugaan bahwa kebakaran dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik.

    “Dugaan sementara ini lagi-lagi karena arus pendek listrik,” kata Hendra.

    Selain kerusakan materiil, satu warga juga mengalami luka ringan dalam kejadian ini. Dampak kebakaran juga dirasakan oleh dua bangunan di sekitarnya yang terkena dampak asap dan panas yang dihasilkan.

    Upaya pemadaman api dilakukan oleh Disdamkar Samarinda dengan dukungan empat fire truk dan tiga Unit Rescuer (URC). Kolaborasi juga terjalin dengan satuan pemadam kebakaran swasta Samarinda serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

    Selain itu, pihak keamanan juga turut membantu dalam mengatur lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Polsek Sungai Pinang, Babinsa, Babinkamtibmas, dan patroli beat 110 berperan dalam menjaga ketertiban di sekitar area kebakaran.

    Bagian kesehatan juga turut memberikan bantuan dalam penanganan kejadian ini. Palang Merah Indonesia (PMI), Samarinda Siaga 112, Tim Medis Darurat, serta Ambulans Pengawalan Indonesia (Indonesian Escorting Ambulance) bergerak cepat untuk memberikan pertolongan kepada korban dan tim pemadam kebakaran.

    “Penyebab pasti serta kerugian akibat kebakaran ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait,” jelasnya.

    Dia juga menekankan pentingnya kerjasama semua pihak dalam penanganan bencana ini serta menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

    Dalam pemadaman Hendra mengatakan tidak terdapat kendala berarti. Tempat kejadian yang berada di jalan besar mempermudah akses masuk mobil pemadam. Ditambah blockade jalan yang dilakukan oleh relawan sangat membantu kelancaran proses pemadaman.

    “Semoga kedepannya tidak terjadi lagi. Saya harap masyarakat bisa lebih peduli dan memperhatikan detail kecil kemungkinan yang menyebabkan api,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)