Korban Kebakaran Pasar ITCI PPU Terima 21 Rumah Relokasi di Maridan

    Seputarfakta.com - Cindy -

    Seputar Kaltim

    12 Juni 2026 01:17 WIB

    Bupati PPU, Mudyat Noor menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada warga terdampak kebakaran ITCI 2022 lalu. (Dok Humas Setkab PPU)

    Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyerahkan 21 unit rumah relokasi untuk warga terdampak kebakaran Pasar ITCI Kilometer 5, Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, Jumat (12/6/2026).

    Rumah tersebut dibangun sebagai tindak lanjut penanganan pasca-kebakaran yang terjadi pada November 2022 dan menghanguskan kios serta rumah warga.

    Bupati PPU, Mudyat Noor mengatakan penyediaan hunian menjadi bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan dampak yang masih tersisa pasca-kebakaran.

    "Harapan masyarakat tentu menjadi perhatian pemerintah. Tetapi pelaksanaannya tetap dilakukan bertahap sesuai kemampuan daerah," kata Mudyat.

    Rumah relokasi dibangun di RT 6 Jalan Mariko, Kelurahan Maridan. Sebanyak 21 unit disiapkan lengkap dengan fasilitas sanitasi berupa septic tank biogas.

    Pembangunan menggunakan APBD Kabupaten PPU 2025 sebesar Rp6,96 miliar dengan masa pekerjaan 150 hari kalender sejak penandatanganan kontrak.

    Sebelumnya, kebakaran Pasar ITCI menyebabkan puluhan kios dan rumah warga di kawasan HGU PT ITCI Kartika Utama terbakar. Pemkab kemudian memprogramkan relokasi ke lokasi baru di wilayah Maridan.

    Penyerahan kunci rumah dilakukan secara simbolis di sela kegiatan Safari Jumat Pemkab PPU di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Maridan.

    Dalam kesempatan itu, Mudyat juga menyampaikan sejumlah perkembangan pembangunan di Kecamatan Sepaku termasuk penataan wilayah pasca hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

    "Pemda terus memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai infrastruktur jalan hingga rencana penataan wilayah berikut pemekaran kecamatan sesuai regulasi yang berlaku agar pelayanan publik semakin optimal," ucapnya.

    Mudyat juga menerima sejumlah masukan warga terkait kebutuhan pembangunan di Kecamatan Sepaku, serta menyerahkan bantuan hibah rumah ibadah dan bantuan sosial.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Korban Kebakaran Pasar ITCI PPU Terima 21 Rumah Relokasi di Maridan

    Seputarfakta.com - Cindy -

    Seputar Kaltim

    12 Juni 2026 01:17 WIB

    Bupati PPU, Mudyat Noor menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada warga terdampak kebakaran ITCI 2022 lalu. (Dok Humas Setkab PPU)

    Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyerahkan 21 unit rumah relokasi untuk warga terdampak kebakaran Pasar ITCI Kilometer 5, Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, Jumat (12/6/2026).

    Rumah tersebut dibangun sebagai tindak lanjut penanganan pasca-kebakaran yang terjadi pada November 2022 dan menghanguskan kios serta rumah warga.

    Bupati PPU, Mudyat Noor mengatakan penyediaan hunian menjadi bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan dampak yang masih tersisa pasca-kebakaran.

    "Harapan masyarakat tentu menjadi perhatian pemerintah. Tetapi pelaksanaannya tetap dilakukan bertahap sesuai kemampuan daerah," kata Mudyat.

    Rumah relokasi dibangun di RT 6 Jalan Mariko, Kelurahan Maridan. Sebanyak 21 unit disiapkan lengkap dengan fasilitas sanitasi berupa septic tank biogas.

    Pembangunan menggunakan APBD Kabupaten PPU 2025 sebesar Rp6,96 miliar dengan masa pekerjaan 150 hari kalender sejak penandatanganan kontrak.

    Sebelumnya, kebakaran Pasar ITCI menyebabkan puluhan kios dan rumah warga di kawasan HGU PT ITCI Kartika Utama terbakar. Pemkab kemudian memprogramkan relokasi ke lokasi baru di wilayah Maridan.

    Penyerahan kunci rumah dilakukan secara simbolis di sela kegiatan Safari Jumat Pemkab PPU di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Maridan.

    Dalam kesempatan itu, Mudyat juga menyampaikan sejumlah perkembangan pembangunan di Kecamatan Sepaku termasuk penataan wilayah pasca hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

    "Pemda terus memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai infrastruktur jalan hingga rencana penataan wilayah berikut pemekaran kecamatan sesuai regulasi yang berlaku agar pelayanan publik semakin optimal," ucapnya.

    Mudyat juga menerima sejumlah masukan warga terkait kebutuhan pembangunan di Kecamatan Sepaku, serta menyerahkan bantuan hibah rumah ibadah dan bantuan sosial.

    (Sf/Lo)