Seputar Kaltim

    Komunitas Emak-emak Loa Raya Raih Juara 1 Lomba Nasi Bekepor

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    27 Juni 2024 pukul 17:37 WITA

    Kominitas Emak-Emak Loa Raya, Tenggarong Sebarang, Kukar. (Foto: Dewiyana)

    Tenggarong - Komunitas Emak-emak asal Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) meraih juara I Lomba Nasi Bekepor yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

    Kegiatan bertajuk Festival Cerau Nasi Bekepor 1.000 Kenceng ini melibatkan 80 komunitas dari pemuda hingga emak-emak di 20 kecamatan se-Kukar. "Kemaren pemenangnya dari Komunitas Emak-emak Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang," kata Ketua Panitia Festival Cerau Nasi Bekepor 1.000 Kenceng BEM Unikarta, Fatma Ila, Kamis (27/6/2024).

    Fatma mengatakan lomba Nasi Bekepor ini merupakan inovasi baru garapan BEM Fisip Unikarta pada 2024 ini. "Semua kegiatan ini dulunya yang penting kita berkumpul untuk makan bersama," kata Fatma, Kamis (27/6/2024).

    Ia menyebut festival tersebut dilaksanakan agar budaya Kutai tidak terkikis oleh perkembangan zaman. Sebab, dengan zaman yang semakin moderen, semua hal yang sifatnya lawas atau dahulu bisa saja hilang. "Pesertanya ada dari siswa SMP, SMA dan masyarakat Kukar, jadi kegiatan ini untuk lebih memperkenalkan lagi tentang budaya Kutai," sebutnya.

    Fatma mengaku penilaian perlombaan Nasi Bekepor sendiri dilakukan dengan melihat kematangannya, seperti nasi yang dimasak tidak terlalu lembek dan tak berkerak. Semakin tidak berkerak, kemungkinan menjadi pemenangnya akan semakin tinggi. "Jurinya kita minta dari Sempekat Keroan Kutai, Unikarta dan pemerhati budaya Kukar," ungkapnya.

    Dalam Festival tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Disdikbud, Dispora, Disperindag, Diskop, Diskominfo, Dispar Kukar dan Sempekat Keroan Kutai. "Kami ingin terus berkolaborasi dengan OPD terkait agar festival seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya," harapnya.

    Ketua Komunitas Emak-emak Loa Raya, Dewiyana mengaku baru pertama kali mengikuti perlombaan Nasi Bekepor dan ini merupakan tantangan baru bagi komunitasnya. "Kami tidak terbayang bisa memenangi perlombaan ini karena memang baru pertama kali mengikuti perlombaan," ungkap Dewi.

    Proses memasak nasi bekepor ini, kata dia, harus menggunakan api yang stabil. Nasi yang dimasak harus rata dan takaran air dua ruas jari kelingking, masaknya pun diaduk di bagian dan tidak mengenai nasi. Kemudian takaran beras sebanyak empat mug.

    Grup yang terbentuk secara spontan ini berjumlah lima orang, yakni Dewiyana, Haniah, Handa, Sriandayanu, Farida hepiyani. Ke depan, kelompok tersebut berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan agar komunitas-komunitas lainnya bisa termotivasi. 

    "Kita juga siap kalau di tunjuk untuk melatih para emak-emak lainnya," pungkasnya.

    Adapun pemenang Perlombaan Nasi Bekepor yakni, 

    - Juara 1 kelompok 20 Bubuhan Emak Loa Raya

    - Juara 2 kelompkk 58 KWT Kecamatan 1

    - Juara 3 kelompok lima Pecoh

    Kelompok Favorit:

    - Kelompok 21 Bensamar 1

    - Kelompok 25 SMP Muai 1

    - Kelompok 32 SMPN2 Muara Wis

    - Kelompok 37 Fisipol A1

    - Kelompok 43 Bensamar 7

    - Kelompok 90 Teratai Tengkolok

     

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Komunitas Emak-emak Loa Raya Raih Juara 1 Lomba Nasi Bekepor

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    27 Juni 2024 pukul 17:37 WITA

    Kominitas Emak-Emak Loa Raya, Tenggarong Sebarang, Kukar. (Foto: Dewiyana)

    Tenggarong - Komunitas Emak-emak asal Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) meraih juara I Lomba Nasi Bekepor yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

    Kegiatan bertajuk Festival Cerau Nasi Bekepor 1.000 Kenceng ini melibatkan 80 komunitas dari pemuda hingga emak-emak di 20 kecamatan se-Kukar. "Kemaren pemenangnya dari Komunitas Emak-emak Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang," kata Ketua Panitia Festival Cerau Nasi Bekepor 1.000 Kenceng BEM Unikarta, Fatma Ila, Kamis (27/6/2024).

    Fatma mengatakan lomba Nasi Bekepor ini merupakan inovasi baru garapan BEM Fisip Unikarta pada 2024 ini. "Semua kegiatan ini dulunya yang penting kita berkumpul untuk makan bersama," kata Fatma, Kamis (27/6/2024).

    Ia menyebut festival tersebut dilaksanakan agar budaya Kutai tidak terkikis oleh perkembangan zaman. Sebab, dengan zaman yang semakin moderen, semua hal yang sifatnya lawas atau dahulu bisa saja hilang. "Pesertanya ada dari siswa SMP, SMA dan masyarakat Kukar, jadi kegiatan ini untuk lebih memperkenalkan lagi tentang budaya Kutai," sebutnya.

    Fatma mengaku penilaian perlombaan Nasi Bekepor sendiri dilakukan dengan melihat kematangannya, seperti nasi yang dimasak tidak terlalu lembek dan tak berkerak. Semakin tidak berkerak, kemungkinan menjadi pemenangnya akan semakin tinggi. "Jurinya kita minta dari Sempekat Keroan Kutai, Unikarta dan pemerhati budaya Kukar," ungkapnya.

    Dalam Festival tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Disdikbud, Dispora, Disperindag, Diskop, Diskominfo, Dispar Kukar dan Sempekat Keroan Kutai. "Kami ingin terus berkolaborasi dengan OPD terkait agar festival seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya," harapnya.

    Ketua Komunitas Emak-emak Loa Raya, Dewiyana mengaku baru pertama kali mengikuti perlombaan Nasi Bekepor dan ini merupakan tantangan baru bagi komunitasnya. "Kami tidak terbayang bisa memenangi perlombaan ini karena memang baru pertama kali mengikuti perlombaan," ungkap Dewi.

    Proses memasak nasi bekepor ini, kata dia, harus menggunakan api yang stabil. Nasi yang dimasak harus rata dan takaran air dua ruas jari kelingking, masaknya pun diaduk di bagian dan tidak mengenai nasi. Kemudian takaran beras sebanyak empat mug.

    Grup yang terbentuk secara spontan ini berjumlah lima orang, yakni Dewiyana, Haniah, Handa, Sriandayanu, Farida hepiyani. Ke depan, kelompok tersebut berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan agar komunitas-komunitas lainnya bisa termotivasi. 

    "Kita juga siap kalau di tunjuk untuk melatih para emak-emak lainnya," pungkasnya.

    Adapun pemenang Perlombaan Nasi Bekepor yakni, 

    - Juara 1 kelompok 20 Bubuhan Emak Loa Raya

    - Juara 2 kelompkk 58 KWT Kecamatan 1

    - Juara 3 kelompok lima Pecoh

    Kelompok Favorit:

    - Kelompok 21 Bensamar 1

    - Kelompok 25 SMP Muai 1

    - Kelompok 32 SMPN2 Muara Wis

    - Kelompok 37 Fisipol A1

    - Kelompok 43 Bensamar 7

    - Kelompok 90 Teratai Tengkolok

     

    (Sf/By)