Seputar Kaltim

    Komplotan Maling LPG Kembali Beraksi di Tenggarong , Masjid dan Kedai Jadi Incaran

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    23 Januari 2025 pukul 16:14 WITA

    Dua orang yang diduga komplotan maling saat beraksi mencuri LPG di Kecamatan Tenggarong, Kukar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Komplotan maling tabung LPG semakin merajalela di Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

    Terbaru, kelompok tersebut beraksi di hari yang berbeda, yakni 21-22 Januari 2025. 

    Kejadian pertama terjadi di Masjid Al Hidayah Jalan Gunung Belah, kemudian hari kedua terjadi di kedai Teh Solo, Jalan Ahmad Dahlan.

    Diduga keduanya adalah komplotan maling yang sedang menjalankan aksinya di wilayah Kota Tenggarong. 

    Penjaga Masjid Al Hidayah, Muhammad Fadhli Hidayat mengatakan aksi tersebut terjadi pukul 09.00 WITA.

    Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya sempat menginap di Masjid selama dua hari, sehingga pihaknya tak manaruh curiga. Sebab, masyarakat juga sering mengunjungi masjid hanya untuk beristirahat atau menginap. 

    "Kami kaget waktu itu masjid ada acara, saya disuruh masak didapur dan saat melihat ke bawah meja kompor, LPG 5 Kg sudah hilang, padahal baru diisi," kata Fadhli, Kamis (23/1/2025).

    Saat mengetahui tabung gas LPG hilang, dirinya langsung mengecek CCTV dan melihat orang itu sedang membawa tabung menggunakan motor Vario.

    Aksi kedua dilakukan orang berbeda berada di Jalan Ahmad Dahlan, tepatnya di Kedai Teh Solo. Maling itu meluncurkan aksinya dengan cara membuka pintu dapur kedai dengan menggunakan kunci Y dan berhasil membawa empat LPG 3 Kg.

    "Spesialis tabung gas beraksi. Kejadian di kedai Teh Solo, Jalan Ahmad Dahlan subuh kemarin, masyarakat yang jualan menggunakan kedai seperti saya juga banyak yang kehilangan LPG," tulis Ema di Media Sosial Facebook. 

    Fadhli berharap kejadian ini bisa segera ditangani oleh pihak kepolisian Kukar. Sebab, banyak masyarakat yang telah menjadi korban. 

    "Saya harap pelaku cepat ditangkap polisi, sekarang LPG masih mahal, susah di dapatkan ditambah lagi dengan aksi maling-maling ini yang sangat meresahkan," pungkasnya. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Komplotan Maling LPG Kembali Beraksi di Tenggarong , Masjid dan Kedai Jadi Incaran

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    23 Januari 2025 pukul 16:14 WITA

    Dua orang yang diduga komplotan maling saat beraksi mencuri LPG di Kecamatan Tenggarong, Kukar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Komplotan maling tabung LPG semakin merajalela di Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

    Terbaru, kelompok tersebut beraksi di hari yang berbeda, yakni 21-22 Januari 2025. 

    Kejadian pertama terjadi di Masjid Al Hidayah Jalan Gunung Belah, kemudian hari kedua terjadi di kedai Teh Solo, Jalan Ahmad Dahlan.

    Diduga keduanya adalah komplotan maling yang sedang menjalankan aksinya di wilayah Kota Tenggarong. 

    Penjaga Masjid Al Hidayah, Muhammad Fadhli Hidayat mengatakan aksi tersebut terjadi pukul 09.00 WITA.

    Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya sempat menginap di Masjid selama dua hari, sehingga pihaknya tak manaruh curiga. Sebab, masyarakat juga sering mengunjungi masjid hanya untuk beristirahat atau menginap. 

    "Kami kaget waktu itu masjid ada acara, saya disuruh masak didapur dan saat melihat ke bawah meja kompor, LPG 5 Kg sudah hilang, padahal baru diisi," kata Fadhli, Kamis (23/1/2025).

    Saat mengetahui tabung gas LPG hilang, dirinya langsung mengecek CCTV dan melihat orang itu sedang membawa tabung menggunakan motor Vario.

    Aksi kedua dilakukan orang berbeda berada di Jalan Ahmad Dahlan, tepatnya di Kedai Teh Solo. Maling itu meluncurkan aksinya dengan cara membuka pintu dapur kedai dengan menggunakan kunci Y dan berhasil membawa empat LPG 3 Kg.

    "Spesialis tabung gas beraksi. Kejadian di kedai Teh Solo, Jalan Ahmad Dahlan subuh kemarin, masyarakat yang jualan menggunakan kedai seperti saya juga banyak yang kehilangan LPG," tulis Ema di Media Sosial Facebook. 

    Fadhli berharap kejadian ini bisa segera ditangani oleh pihak kepolisian Kukar. Sebab, banyak masyarakat yang telah menjadi korban. 

    "Saya harap pelaku cepat ditangkap polisi, sekarang LPG masih mahal, susah di dapatkan ditambah lagi dengan aksi maling-maling ini yang sangat meresahkan," pungkasnya. 

    (Sf/By)