Seputar Kaltim

    Komisi ll Dorong DLHK Berau Segera Miliki Laboratorium Pengujian Lingkungan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    10 Januari 2025 pukul 19:31 WITA

    Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP), di Ruang Komisi ll DPRD Berau. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Kabupaten Berau hingga saat ini belum memiliki laboratorium untuk pengujian lingkungan yang dapat menunjukkan adanya tantangan signifikan dalam pengelolaan lingkungan di daerah tersebut.

    Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah mengatakan, DPRD Berau Komisi ll telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, di Kantor DPRD Berau, Rabu, (8/1/2025). 

    Ia menyampaikan, setelah melaksanakan RDP tersebut masih banyak persoalan yang perlu segera dibenahi, salah satunya adalah belum adanya laboratorium untuk pengujian sampel lingkungan yang tercemar limbah atau faktor lainnya.

    Dirinya juga menjelaskan, hingga saat ini DLHK Berau terpaksa mengirimkan sampel uji laboratorium ke luar daerah, seperti Kota Samarinda atau Tarakan, untuk melakukan analisis lingkungan.

    "Itu menyebabkan proses uji lab semakin lama sekitar 15 hari baru bisa kita tau hasilnya," ujar Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah.

    Sementara itu, ia juga menyampaikan bahwa pihak DLHK telah masuk tahap akreditasi maka dalam waktu dekat kemungkinan Berau akan memiliki sarana laboratarium sendiri.

    "Alhamdulillah dari pihak DLHK dia sudah sampai pada akreditasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita juga akan mempunyai lab. Setidak-tidaknya itu bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Berau," tuturnya.

    Agus pun menyampaikan, terkadang timbul terkait masalah yang membutuhkan hasil uji laboratorium yang mana di Kabupaten Berau sendiri belum memiliki. Oleh karena itu, ia pun mendorong pengadaan laboratorium. Ia berharap agar Kabupaten Berau segera memiliki laboratorium tersebut.

    "Ini kan DLHK sedang sosialisasi ya kan. Tetapi secara ke administrasian sudah memenuhi syarat sih. Tinggal lagi pengadaannya, alat juga tidak terlalu mahal sekitar berapa," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Komisi ll Dorong DLHK Berau Segera Miliki Laboratorium Pengujian Lingkungan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    10 Januari 2025 pukul 19:31 WITA

    Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP), di Ruang Komisi ll DPRD Berau. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Kabupaten Berau hingga saat ini belum memiliki laboratorium untuk pengujian lingkungan yang dapat menunjukkan adanya tantangan signifikan dalam pengelolaan lingkungan di daerah tersebut.

    Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah mengatakan, DPRD Berau Komisi ll telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, di Kantor DPRD Berau, Rabu, (8/1/2025). 

    Ia menyampaikan, setelah melaksanakan RDP tersebut masih banyak persoalan yang perlu segera dibenahi, salah satunya adalah belum adanya laboratorium untuk pengujian sampel lingkungan yang tercemar limbah atau faktor lainnya.

    Dirinya juga menjelaskan, hingga saat ini DLHK Berau terpaksa mengirimkan sampel uji laboratorium ke luar daerah, seperti Kota Samarinda atau Tarakan, untuk melakukan analisis lingkungan.

    "Itu menyebabkan proses uji lab semakin lama sekitar 15 hari baru bisa kita tau hasilnya," ujar Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah.

    Sementara itu, ia juga menyampaikan bahwa pihak DLHK telah masuk tahap akreditasi maka dalam waktu dekat kemungkinan Berau akan memiliki sarana laboratarium sendiri.

    "Alhamdulillah dari pihak DLHK dia sudah sampai pada akreditasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita juga akan mempunyai lab. Setidak-tidaknya itu bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Berau," tuturnya.

    Agus pun menyampaikan, terkadang timbul terkait masalah yang membutuhkan hasil uji laboratorium yang mana di Kabupaten Berau sendiri belum memiliki. Oleh karena itu, ia pun mendorong pengadaan laboratorium. Ia berharap agar Kabupaten Berau segera memiliki laboratorium tersebut.

    "Ini kan DLHK sedang sosialisasi ya kan. Tetapi secara ke administrasian sudah memenuhi syarat sih. Tinggal lagi pengadaannya, alat juga tidak terlalu mahal sekitar berapa," pungkasnya.

    (Sf/Rs)