Cari disini...
Seputar Kaltim
Sarana sumber air dengan sistem panel surya yang berada di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kodim 0906 Kukar membangun sarana sumber air berupa sumur bor dengan sistem panel surya sebanyak 89 titik di lima kecamatan.
Pembangunan sumur bor dengan sistem tenaga surya ini demi mengatasi kesulitan pasokan air di areal persawahan.
Diketahui titik-titik tersebut berada di Kawasan satu di Kecamatan Muara Kaman sebanyak 16 titik. Kawasan dua di Kecamatan Sebulu 13 titik. Kemudian kawasan tiga meliputi Kecamatan Tenggarong Seberang 14 titik.
Sementara itu kawasan empat berada di Kecamatan Tenggarong dengan 11 titik. Terakhir di kawasan lima, yakni Kecamatan Loa Kulu sebanyak 35 titik.
Dandim 0906 Kukar, Letkol Inf Jeffry Satria mengaku pembangunan 89 sumur bor sistem panel surya ini bekerjasama dengan Pemkab Kukar.
Sumur-sumur bor ini akan mendukung pasokan air untuk 1.636 hektare (Ha) lahan pertanian di Kukar dan memberikan keuntungan bagi 66 Kelompok Tani (Poktan).
"Ini juga merupakan program dari Kodam VI Mulawarman. Di mana TNI hadir di tengah masyarakat dan menjawab persoalan-persoalan, khususnya ketahanan pangan,” kata Jeffry.
Ia menyebut karakteristik pertanian di Kukar merupakan sawah tadah hujan, sehingga sangat bergantung pada kondisi cuaca.
Saat musim kemarau, kata dia, lahan akan mengering dan perubahan air sungai menjadi payau. Ini disebabkan masuknya air laut ke sungai, sehingga pengadaan sarana sumber air dinilai sangat efektif.
Inovasi sistem panel surya ini sangat efisien dalam membantu pengairan di sawah. Pemkab dan Kodim bekerjasama dengan perusahaan melalui forum TJSP, sehingga cakupan air di kawasan pertanian bisa terbantu melalui sumur bor tenaga surya.
“Sumur bor bertenaga surya ini adalah teknologi yang sangat efektif. Memang di beberapa titik ada sumur bor, tapi menggunakan diesel. Solar susah dicari, dan inovasi ini menjadi solusi untuk wilayah pertanian di Kukar yang air hujannya sedikit,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sarana sumber air dengan sistem panel surya yang berada di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kodim 0906 Kukar membangun sarana sumber air berupa sumur bor dengan sistem panel surya sebanyak 89 titik di lima kecamatan.
Pembangunan sumur bor dengan sistem tenaga surya ini demi mengatasi kesulitan pasokan air di areal persawahan.
Diketahui titik-titik tersebut berada di Kawasan satu di Kecamatan Muara Kaman sebanyak 16 titik. Kawasan dua di Kecamatan Sebulu 13 titik. Kemudian kawasan tiga meliputi Kecamatan Tenggarong Seberang 14 titik.
Sementara itu kawasan empat berada di Kecamatan Tenggarong dengan 11 titik. Terakhir di kawasan lima, yakni Kecamatan Loa Kulu sebanyak 35 titik.
Dandim 0906 Kukar, Letkol Inf Jeffry Satria mengaku pembangunan 89 sumur bor sistem panel surya ini bekerjasama dengan Pemkab Kukar.
Sumur-sumur bor ini akan mendukung pasokan air untuk 1.636 hektare (Ha) lahan pertanian di Kukar dan memberikan keuntungan bagi 66 Kelompok Tani (Poktan).
"Ini juga merupakan program dari Kodam VI Mulawarman. Di mana TNI hadir di tengah masyarakat dan menjawab persoalan-persoalan, khususnya ketahanan pangan,” kata Jeffry.
Ia menyebut karakteristik pertanian di Kukar merupakan sawah tadah hujan, sehingga sangat bergantung pada kondisi cuaca.
Saat musim kemarau, kata dia, lahan akan mengering dan perubahan air sungai menjadi payau. Ini disebabkan masuknya air laut ke sungai, sehingga pengadaan sarana sumber air dinilai sangat efektif.
Inovasi sistem panel surya ini sangat efisien dalam membantu pengairan di sawah. Pemkab dan Kodim bekerjasama dengan perusahaan melalui forum TJSP, sehingga cakupan air di kawasan pertanian bisa terbantu melalui sumur bor tenaga surya.
“Sumur bor bertenaga surya ini adalah teknologi yang sangat efektif. Memang di beberapa titik ada sumur bor, tapi menggunakan diesel. Solar susah dicari, dan inovasi ini menjadi solusi untuk wilayah pertanian di Kukar yang air hujannya sedikit,” pungkasnya.
(Sf/By)