Cari disini...
Seputar Kaltim
Puluhan penumpang yang selamat dalam insiden tenggelamnya KPM Muchlisa, Senin (5/5/2025) kemarin bertemu dengan pihak ASDP, PT Sadena Mitra Bahari dan Jasa Raharja, Selasa (6/5/2025).(Istimewa)
Penajam - Puluhan penumpang yang selamat dari insiden tenggelamnya KMP Muchlisa di perairan Penajam datang ke kantor ASDP untuk bertemu PT Sadena Mitra Bahari (SMB) dan Jasaraharja Putera.
Pertemuan ini membahas soal nilai ganti rugi kendaraan dan barang berharga milik penumpang yang ikut tenggelam bersama KMP Muchlisa pada Senin (5/5/2025) kemarin.
Para penumpang yang selamat mendesak ganti rugi kendaraan dan barang mereka yang ikut tenggelam. Mengingat kendaraan dan barang tersebut digunakan untuk operasional kerja.
“Kita butuh waktu paling lambat 14 hari agar semuanya terakomodasi,” ucap Manager Operasional PT SMB, Irma, Selasa (6/5/2025).
Namun PT SMB selaku pemilik KPM Muchlisa belum bisa memastikan ganti rugi barang-barang berharga milik penumpang, seperti HP, laptop dan lainnya.
Sebab berdasarkan kesepakatan yang dijalin bersama pihak asuransi yakni Jasaraharja Putera hanya menanggung ganti rugi kendaraan dan jiwa saja.
Rinciannya golongan I (sepeda) akan menerima kompensasi Rp1 juta, golongan II (sepeda motor) Rp20 juta, golongan III (sepeda motor besar) Rp100 juta, golongan IV (roda empat) Rp240 juta, golongan V (bus/truk) Rp400 juta, golongan VI (kendaraan sepanjang tujuh meter) Rp460 juta dan golongan VII-IX Rp560 juta.
Sedangkan santunan kematian senilai Rp75 juta, cacat tetap maksimum Rp75 juta, biaya pengobatan maksimum Rp37.500.000 dan biaya penguburan Rp7.500.000.
“Kita belum bisa memastikan berapa total ganti rugi yang akan dibayarkan karena masih dalam tahap pendataan,” ungkap Irma.
Ia menyampaikan permohonan maaf bagi para penumpang terkait kualitas pelayanan yang diberikan dan berkomitmen akan mengganti rugi kendaraan yang tenggelam.
“Kita mohon maaf sebesar-besarnya apabila pelayanan kita dinilai kurang dan kami berusaha mendata barang-barang berharga milik penumpang,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Puluhan penumpang yang selamat dalam insiden tenggelamnya KPM Muchlisa, Senin (5/5/2025) kemarin bertemu dengan pihak ASDP, PT Sadena Mitra Bahari dan Jasa Raharja, Selasa (6/5/2025).(Istimewa)
Penajam - Puluhan penumpang yang selamat dari insiden tenggelamnya KMP Muchlisa di perairan Penajam datang ke kantor ASDP untuk bertemu PT Sadena Mitra Bahari (SMB) dan Jasaraharja Putera.
Pertemuan ini membahas soal nilai ganti rugi kendaraan dan barang berharga milik penumpang yang ikut tenggelam bersama KMP Muchlisa pada Senin (5/5/2025) kemarin.
Para penumpang yang selamat mendesak ganti rugi kendaraan dan barang mereka yang ikut tenggelam. Mengingat kendaraan dan barang tersebut digunakan untuk operasional kerja.
“Kita butuh waktu paling lambat 14 hari agar semuanya terakomodasi,” ucap Manager Operasional PT SMB, Irma, Selasa (6/5/2025).
Namun PT SMB selaku pemilik KPM Muchlisa belum bisa memastikan ganti rugi barang-barang berharga milik penumpang, seperti HP, laptop dan lainnya.
Sebab berdasarkan kesepakatan yang dijalin bersama pihak asuransi yakni Jasaraharja Putera hanya menanggung ganti rugi kendaraan dan jiwa saja.
Rinciannya golongan I (sepeda) akan menerima kompensasi Rp1 juta, golongan II (sepeda motor) Rp20 juta, golongan III (sepeda motor besar) Rp100 juta, golongan IV (roda empat) Rp240 juta, golongan V (bus/truk) Rp400 juta, golongan VI (kendaraan sepanjang tujuh meter) Rp460 juta dan golongan VII-IX Rp560 juta.
Sedangkan santunan kematian senilai Rp75 juta, cacat tetap maksimum Rp75 juta, biaya pengobatan maksimum Rp37.500.000 dan biaya penguburan Rp7.500.000.
“Kita belum bisa memastikan berapa total ganti rugi yang akan dibayarkan karena masih dalam tahap pendataan,” ungkap Irma.
Ia menyampaikan permohonan maaf bagi para penumpang terkait kualitas pelayanan yang diberikan dan berkomitmen akan mengganti rugi kendaraan yang tenggelam.
“Kita mohon maaf sebesar-besarnya apabila pelayanan kita dinilai kurang dan kami berusaha mendata barang-barang berharga milik penumpang,” tandasnya.
(Sf/Lo)