Seputar Kaltim

    KKI Terbaik Tersendat? Ini Penyebab Dana UMKM Kukar Tak Cair

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    28 Januari 2026 pukul 13:30 WITA

    Ilustrasi pinjaman (Dok: freepik)

    Tenggarong - Sebanyak 1.853 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kutai Kartanegara (Kukar) tercatat sebagai penerima manfaat program Kredit Kukar Idaman (KKI) Terbaik.

    Kepala Bidang Pengembangan UKM Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kukar, Fathul Alamin menjelaskan program KKI Terbaik merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan sektor perekonomian rakyat dengan menyediakan modal usaha tanpa bunga.

    “Pemerintah daerah bekerja sama dengan Bankaltimtara untuk menjalankan proram ini. Total pinjamannya itu mencapai Rp38 miliar untuk mengakomodir 1,853 pelaku UMKM se-Kukar,” ujar Fathul, Rabu (28/1/2026).

    Tapi sejumlah pelaku UMKM masih mengalami kendala dalam proses pencairan program KKI Terbaik. Fathul menuturkan salah satu faktor penghalang pencairan dana KKI Terbaik, yakni masih terdapat pelaku UMKM yang belum melunasi cicilannya di bank maupun Shopee Paylater.

    Kondisi itu turut mempengaruhi proses pencairan karena masih tercatat di dalam sistem Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai kewajiban kredit yang belum terselesaikan.

    “Hal pertama yang dilakukan Bankaltimtara adalah BI Checking atau sekarang namanya SLIK OJK untuk mengetahui calon nasabah ini pernah bermasalah atau tidak pada pinjamannya,” terang Fathul.

    Ia mengimbau pelaku UMKM untuk segera melunasi seluruh cicilan pinjaman aktif terlebih dahulu agar proses pencairan dapat berjalan lancar.

    “Semua jejak terkait cicilan pinjaman harus dibersihkan agar tidak tercatat bermasalah dalam sistem OJK,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    KKI Terbaik Tersendat? Ini Penyebab Dana UMKM Kukar Tak Cair

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    28 Januari 2026 pukul 13:30 WITA

    Ilustrasi pinjaman (Dok: freepik)

    Tenggarong - Sebanyak 1.853 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kutai Kartanegara (Kukar) tercatat sebagai penerima manfaat program Kredit Kukar Idaman (KKI) Terbaik.

    Kepala Bidang Pengembangan UKM Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kukar, Fathul Alamin menjelaskan program KKI Terbaik merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan sektor perekonomian rakyat dengan menyediakan modal usaha tanpa bunga.

    “Pemerintah daerah bekerja sama dengan Bankaltimtara untuk menjalankan proram ini. Total pinjamannya itu mencapai Rp38 miliar untuk mengakomodir 1,853 pelaku UMKM se-Kukar,” ujar Fathul, Rabu (28/1/2026).

    Tapi sejumlah pelaku UMKM masih mengalami kendala dalam proses pencairan program KKI Terbaik. Fathul menuturkan salah satu faktor penghalang pencairan dana KKI Terbaik, yakni masih terdapat pelaku UMKM yang belum melunasi cicilannya di bank maupun Shopee Paylater.

    Kondisi itu turut mempengaruhi proses pencairan karena masih tercatat di dalam sistem Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai kewajiban kredit yang belum terselesaikan.

    “Hal pertama yang dilakukan Bankaltimtara adalah BI Checking atau sekarang namanya SLIK OJK untuk mengetahui calon nasabah ini pernah bermasalah atau tidak pada pinjamannya,” terang Fathul.

    Ia mengimbau pelaku UMKM untuk segera melunasi seluruh cicilan pinjaman aktif terlebih dahulu agar proses pencairan dapat berjalan lancar.

    “Semua jejak terkait cicilan pinjaman harus dibersihkan agar tidak tercatat bermasalah dalam sistem OJK,” tandasnya.

    (Sf/Lo)