Seputar Kaltim

    Kideco Bangun WTP di Batu Sopang, Bupati Paser Singgung Kualitas Air

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Rusdianto
    08 September 2024 pukul 18:44 WITA

    Bupati Paser, dr Fahmi Fadli (dok. Prokopim Paser)

    Tanah Grogot - Perusahaan swasta yang bergerak disektor pertambangan, yakni PT Kideco Jaya Agung membangun fasilitas penyediaan air bersih berupa Water Treatment Plant (WTP) di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.

    Dimulainya pembangunan fasilitas air bersih tersebut ditandai pada agenda peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Desa Sungai Terik.

    Bupati Paser, dr Fahmi Fadli menyebut pembangunan WTP di Batu Sopang nantinya dapat membantu ketersediaan air bersih di lima desa, yakni Desa Sungai Terik, Batu Kajang, Kasungai, Legai, dan Songka

    "Kideco menghadirkan fasilitas penyediaan air bersih berupa WTP untuk bisa dinikmati oleh masyarakat Kecamatan Batu Sopang terutama di Desa Sungai Terik, Batu Kajang, Kasungai, Legai dan Songka," kata dr Fahmi.

    Menurutnya, pembangunan WTP selaras dengan program priortas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terkait penyediaan sarana air bersih bagi seluruh warga.

    "Ini juga selaras dengan upaya mewujudkan misi ketiga Kabupaten Paser, yaitu mengurangi ketimpangan antar wilayah melalui peningkatan aksesibilitas infrastruktur yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan," tuturnya.

    Peran perusahaan swasta mengenai pemenuhan sarana air bersih dianggap solusi dalam membantu Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kandilo yang belum bisa menjangkau hingga ke seluruh daerah.

    "Hadirnya WTP di Batu Sopang Desa Sungai Terik ini patut diapresiasi, meskipun belum menjawab semua tuntutan masyarakat untuk menghadirkan fasilitas air bersih secara menyeluruh," tuturnya.

    Ia menambahkan akan hal yang perlu menjadi catatan pasca WTP beroperasi, yakni segi kualitas air agar benar-benar dipastikan layak dikonsumsi, pasokan air bersih tetap terjaga, dan bebas dari pencemaran.

    “Juga harus selalu dipastikan bahwa air
    yang dikonsumsi nanti akan lebih sehat,” terangnya.

    Begitupun terkait ketersediaan air baku, penurunan tingkat kehilangan air agar turut menjadi perhatian. “Termasuk minat masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut, komitmen bersama dalam pemeliharaan, dan distribusi yang merata,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Kideco Bangun WTP di Batu Sopang, Bupati Paser Singgung Kualitas Air

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Rusdianto
    08 September 2024 pukul 18:44 WITA

    Bupati Paser, dr Fahmi Fadli (dok. Prokopim Paser)

    Tanah Grogot - Perusahaan swasta yang bergerak disektor pertambangan, yakni PT Kideco Jaya Agung membangun fasilitas penyediaan air bersih berupa Water Treatment Plant (WTP) di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.

    Dimulainya pembangunan fasilitas air bersih tersebut ditandai pada agenda peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Desa Sungai Terik.

    Bupati Paser, dr Fahmi Fadli menyebut pembangunan WTP di Batu Sopang nantinya dapat membantu ketersediaan air bersih di lima desa, yakni Desa Sungai Terik, Batu Kajang, Kasungai, Legai, dan Songka

    "Kideco menghadirkan fasilitas penyediaan air bersih berupa WTP untuk bisa dinikmati oleh masyarakat Kecamatan Batu Sopang terutama di Desa Sungai Terik, Batu Kajang, Kasungai, Legai dan Songka," kata dr Fahmi.

    Menurutnya, pembangunan WTP selaras dengan program priortas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terkait penyediaan sarana air bersih bagi seluruh warga.

    "Ini juga selaras dengan upaya mewujudkan misi ketiga Kabupaten Paser, yaitu mengurangi ketimpangan antar wilayah melalui peningkatan aksesibilitas infrastruktur yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan," tuturnya.

    Peran perusahaan swasta mengenai pemenuhan sarana air bersih dianggap solusi dalam membantu Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kandilo yang belum bisa menjangkau hingga ke seluruh daerah.

    "Hadirnya WTP di Batu Sopang Desa Sungai Terik ini patut diapresiasi, meskipun belum menjawab semua tuntutan masyarakat untuk menghadirkan fasilitas air bersih secara menyeluruh," tuturnya.

    Ia menambahkan akan hal yang perlu menjadi catatan pasca WTP beroperasi, yakni segi kualitas air agar benar-benar dipastikan layak dikonsumsi, pasokan air bersih tetap terjaga, dan bebas dari pencemaran.

    “Juga harus selalu dipastikan bahwa air
    yang dikonsumsi nanti akan lebih sehat,” terangnya.

    Begitupun terkait ketersediaan air baku, penurunan tingkat kehilangan air agar turut menjadi perhatian. “Termasuk minat masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut, komitmen bersama dalam pemeliharaan, dan distribusi yang merata,” tandasnya.

    (Sf/Rs)