Seputar Kaltim

    Ketua Umum Dekranas Buka HUT ke-45 di Balikpapan, Dorong Perajin Masuk Pasar Global

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Ananda Gibran Rakabuming sampaikan pesan penting untuk ketua Dekranasda di seluruh provinsi di Indonesia. (Foto: Tangkapan Layar/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Ananda Gibran Rakabuming, secara resmi membuka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dekranas yang digelar di Kota Balikpapan, Kaltim, Rabu (9/7/2025).

    Acara ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Jatung Utang, sebagai simbol pembukaan pameran kerajinan nasional yang berlangsung hingga 11 Juli mendatang.

    Dalam sambutannya, Selvi menyampaikan apresiasi kepada seluruh provinsi yang berpartisipasi dan berharap kegiatan ini dapat menggairahkan sektor kerajinan dan ekonomi kreatif, khususnya di Kaltim.

    “Daya beli masyarakat Kaltim sudah tidak diragukan lagi. Ditambah lagi peserta datang dari seluruh Indonesia, saya yakin pameran ini akan ramai dan penjualannya laris,” ujarnya.

    Ia menekankan pentingnya pembinaan terhadap para perajin, terutama yang belum memiliki akses pasar atau belum dikenal secara luas. Menurutnya, Dekranas harus hadir memberikan pendampingan, mulai dari sosialisasi, pelatihan, hingga pengembangan produk.

    “Yang belum punya pasar, justru itu yang perlu diberikan perhatian khusus. Sehingga ketika ada pameran seperti ini, mereka bisa ikut tampil bergantian,” jelas Selvi.

    Ketua Umum Dekranas juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas jangkauan pemasaran produk kerajinan. Ia menilai, kemampuan berjualan secara offline dan online sangat penting di era digitalisasi saat ini.

    “Perajin harus dibekali kemampuan digital. Kami tidak bisa lagi mengandalkan metode lama. Selain itu, perizinan dan akses permodalan juga sangat penting, terutama bagi perajin pemula,” lanjutnya.

    Ia menyampaikan bahwa Dekranas selama 45 tahun telah menjadi mitra penting pemerintah dalam pengembangan industri kerajinan nasional. Hingga kini, tercatat ada sekitar 60 juta pelaku UMKM di Indonesia, dengan 18 juta di antaranya bergerak di bidang fashion dan ekonomi kreatif yang merupakan binaan Dekranas.

    “Kami harus bahu-membahu mendukung perajin agar naik kelas, bahkan bisa menembus pasar ekspor. Tema tahun ini adalah Perajin Berdaya, Mendunia, dan itu bukan sekadar slogan. Itu target nyata,” tegasnya.

    Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk memanfaatkan momen seperti ini dalam mendongkrak sektor lain seperti pariwisata dan kuliner lokal.

    “Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, Dekranas siap mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Ketua Umum Dekranas Buka HUT ke-45 di Balikpapan, Dorong Perajin Masuk Pasar Global

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Ananda Gibran Rakabuming sampaikan pesan penting untuk ketua Dekranasda di seluruh provinsi di Indonesia. (Foto: Tangkapan Layar/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Ananda Gibran Rakabuming, secara resmi membuka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dekranas yang digelar di Kota Balikpapan, Kaltim, Rabu (9/7/2025).

    Acara ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Jatung Utang, sebagai simbol pembukaan pameran kerajinan nasional yang berlangsung hingga 11 Juli mendatang.

    Dalam sambutannya, Selvi menyampaikan apresiasi kepada seluruh provinsi yang berpartisipasi dan berharap kegiatan ini dapat menggairahkan sektor kerajinan dan ekonomi kreatif, khususnya di Kaltim.

    “Daya beli masyarakat Kaltim sudah tidak diragukan lagi. Ditambah lagi peserta datang dari seluruh Indonesia, saya yakin pameran ini akan ramai dan penjualannya laris,” ujarnya.

    Ia menekankan pentingnya pembinaan terhadap para perajin, terutama yang belum memiliki akses pasar atau belum dikenal secara luas. Menurutnya, Dekranas harus hadir memberikan pendampingan, mulai dari sosialisasi, pelatihan, hingga pengembangan produk.

    “Yang belum punya pasar, justru itu yang perlu diberikan perhatian khusus. Sehingga ketika ada pameran seperti ini, mereka bisa ikut tampil bergantian,” jelas Selvi.

    Ketua Umum Dekranas juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas jangkauan pemasaran produk kerajinan. Ia menilai, kemampuan berjualan secara offline dan online sangat penting di era digitalisasi saat ini.

    “Perajin harus dibekali kemampuan digital. Kami tidak bisa lagi mengandalkan metode lama. Selain itu, perizinan dan akses permodalan juga sangat penting, terutama bagi perajin pemula,” lanjutnya.

    Ia menyampaikan bahwa Dekranas selama 45 tahun telah menjadi mitra penting pemerintah dalam pengembangan industri kerajinan nasional. Hingga kini, tercatat ada sekitar 60 juta pelaku UMKM di Indonesia, dengan 18 juta di antaranya bergerak di bidang fashion dan ekonomi kreatif yang merupakan binaan Dekranas.

    “Kami harus bahu-membahu mendukung perajin agar naik kelas, bahkan bisa menembus pasar ekspor. Tema tahun ini adalah Perajin Berdaya, Mendunia, dan itu bukan sekadar slogan. Itu target nyata,” tegasnya.

    Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk memanfaatkan momen seperti ini dalam mendongkrak sektor lain seperti pariwisata dan kuliner lokal.

    “Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, Dekranas siap mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

    (Sf/Rs)