Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menanggapi keluhan sejumlah pekerja terkait lambatnya respons pelayanan di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Balikpapan. Ia menilai pelayanan Disnaker sejauh ini masih berjalan cukup baik.
Dirinya mengatakan, penilaiannya didasarkan pada pemantauan langsung di lapangan. Menurutnya, tidak tepat jika kesimpulan diambil hanya dari satu pihak.
“Ada barometer yang harus dilihat. Tidak boleh hanya mendengarkan satu sisi,” ucap Gasali kepada awak media, Rabu (19/11/2025).
Ia menjelaskan, dalam setiap rapat dengar pendapat (RDP) hingga kegiatan pembahasan lainnya, Disnaker selalu hadir dan memberikan penjelasan. Bahkan, anjuran kepada pihak terkait juga telah dikeluarkan oleh Disnaker.
Terkait anggapan lambatnya respons, ia menilai hal itu kemungkinan muncul karena adanya permintaan penyelesaian yang diharapkan lebih cepat dari proses yang seharusnya. Padahal, kata dia, terdapat prosedur yang wajib dilalui.
“Itu bukan slow respon, tetapi ada mekanisme yang memang harus dijalankan,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan, pada dasarnya tidak ada masalah berarti dalam pelayanan Disnaker. Hanya saja, setiap kasus memiliki tingkat urgensi berbeda.
“Ada yang krusial, ada yang biasa saja. Itu yang membuat waktu penyelesaiannya tidak sama,” tuturnya.
Ia berharap pekerja dapat memahami prosedur yang berlaku, sementara Disnaker diharapkan tetap menjaga kualitas pelayanan dan komunikasi kepada masyarakat.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menanggapi keluhan sejumlah pekerja terkait lambatnya respons pelayanan di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Balikpapan. Ia menilai pelayanan Disnaker sejauh ini masih berjalan cukup baik.
Dirinya mengatakan, penilaiannya didasarkan pada pemantauan langsung di lapangan. Menurutnya, tidak tepat jika kesimpulan diambil hanya dari satu pihak.
“Ada barometer yang harus dilihat. Tidak boleh hanya mendengarkan satu sisi,” ucap Gasali kepada awak media, Rabu (19/11/2025).
Ia menjelaskan, dalam setiap rapat dengar pendapat (RDP) hingga kegiatan pembahasan lainnya, Disnaker selalu hadir dan memberikan penjelasan. Bahkan, anjuran kepada pihak terkait juga telah dikeluarkan oleh Disnaker.
Terkait anggapan lambatnya respons, ia menilai hal itu kemungkinan muncul karena adanya permintaan penyelesaian yang diharapkan lebih cepat dari proses yang seharusnya. Padahal, kata dia, terdapat prosedur yang wajib dilalui.
“Itu bukan slow respon, tetapi ada mekanisme yang memang harus dijalankan,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan, pada dasarnya tidak ada masalah berarti dalam pelayanan Disnaker. Hanya saja, setiap kasus memiliki tingkat urgensi berbeda.
“Ada yang krusial, ada yang biasa saja. Itu yang membuat waktu penyelesaiannya tidak sama,” tuturnya.
Ia berharap pekerja dapat memahami prosedur yang berlaku, sementara Disnaker diharapkan tetap menjaga kualitas pelayanan dan komunikasi kepada masyarakat.
(Sf/Rs)