Seputar Kaltim

    Ketua DPRD Kutim Soroti Kesiapsiagaan Bencana, Ingatkan Potensi Banjir Bengalon 4 Sampai 13 Desember

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    01 Desember 2025 pukul 20:28 WITA

    Ketua DPRD Kutim, Jimmi. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta — Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Hal ini merespons musibah yang terjadi di beberapa daerah, termasuk potensi banjir di Bengalon menjelang pasang air laut pada 4 hingga 13 Desember.

    Ia menyampaikan sejumlah daerah di Kutim telah dipetakan sebagai wilayah rawan banjir, salah satunya berada di Kecamatan Bengalon.

    "Pada tanggal 4 sampai 13 Desember diprediksi terjadi pasang air laut tinggi, sehingga potensi banjir perlu diantisipasi dan itu yang perlu diwaspadai” ujar Jimmi.

    Ia menambahkan, bencana memang tidak dapat diprediksi, namun korban jiwa bisa diminimalkan melalui langkah antisipasi yang tepat.

    “Kita belajar dari negara lain. Seperti di Filipina, ketika terjadi bencana, nyaris tidak ada korban jiwa karena mereka sudah memiliki persiapan sebelumnya, Kita ingin ini menjadi informasi bagi seluruh kepala daerah dan provinsi agar mempersiapkan hal-hal seperti itu," tambahnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

    “Kami menghimbau masyarakat untuk saling menjaga dan waspada. Kebersamaan kita itu justru yang bisa mencegah terjadinya korban jiwa,” katanya.

    Ketika ditanya mengenai potensi bencana lain selain banjir, Jimmi berharap tidak ada kejadian yang lebih buruk. Meski begitu, ia menegaskan bahwa kewaspadaan tetap harus menjadi prioritas.

    “Kita berharap tidak ada lagi yang lain, tetapi antisipasinya tetap harus dilakukan,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Ketua DPRD Kutim Soroti Kesiapsiagaan Bencana, Ingatkan Potensi Banjir Bengalon 4 Sampai 13 Desember

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    01 Desember 2025 pukul 20:28 WITA

    Ketua DPRD Kutim, Jimmi. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta — Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Hal ini merespons musibah yang terjadi di beberapa daerah, termasuk potensi banjir di Bengalon menjelang pasang air laut pada 4 hingga 13 Desember.

    Ia menyampaikan sejumlah daerah di Kutim telah dipetakan sebagai wilayah rawan banjir, salah satunya berada di Kecamatan Bengalon.

    "Pada tanggal 4 sampai 13 Desember diprediksi terjadi pasang air laut tinggi, sehingga potensi banjir perlu diantisipasi dan itu yang perlu diwaspadai” ujar Jimmi.

    Ia menambahkan, bencana memang tidak dapat diprediksi, namun korban jiwa bisa diminimalkan melalui langkah antisipasi yang tepat.

    “Kita belajar dari negara lain. Seperti di Filipina, ketika terjadi bencana, nyaris tidak ada korban jiwa karena mereka sudah memiliki persiapan sebelumnya, Kita ingin ini menjadi informasi bagi seluruh kepala daerah dan provinsi agar mempersiapkan hal-hal seperti itu," tambahnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

    “Kami menghimbau masyarakat untuk saling menjaga dan waspada. Kebersamaan kita itu justru yang bisa mencegah terjadinya korban jiwa,” katanya.

    Ketika ditanya mengenai potensi bencana lain selain banjir, Jimmi berharap tidak ada kejadian yang lebih buruk. Meski begitu, ia menegaskan bahwa kewaspadaan tetap harus menjadi prioritas.

    “Kita berharap tidak ada lagi yang lain, tetapi antisipasinya tetap harus dilakukan,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)