Cari disini...
Seputar Kaltim
Jalan Cipto Mangunkusumo Bontang Utara. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang untuk menebang pohon tua di sepanjangn Jalan Cipto Mangunkusumo.
Ini diungkapkannya sebagai upaya mencegah kejadian pohon tumbang yang membahayakan masyarakat, seperti yang terjadi pada Selasa (25/2/2025) lalu. Saat itu dua pengendara mengalami luka serius setelah tertimpa pohon tumbang berukuran besar.
“Kita minta lebih diperhatikan lagi, jika memang ada yang terlihat sudah tua atau membahayakan masyarakat kita minta tebang,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini perlu jadi perhatian serius, mengingat sudah memakan korban. Apalagi, dalam kondisi cuaca yang tidak menentu dan angin kencang belakangan ini dikhawatirkan kejadian serupa terulang kembali.
“Kalau sudah memiliki potensi membahayakan masyarakat saya rasa ini sudah perlu jadi perhatian serius pemerintah,” tambahnya.
Ia juga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) bertanggung jawab, baik dalam pencegahan sekaligus membantu pembiayaan masyarakat yang mengalami kecelakaan karena tertimpa pohon.
“Kalau itu terjadi karena kelalaian pemerintah, maka mereka harus hadir untuk membantu pembiayaan,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Jalan Cipto Mangunkusumo Bontang Utara. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang untuk menebang pohon tua di sepanjangn Jalan Cipto Mangunkusumo.
Ini diungkapkannya sebagai upaya mencegah kejadian pohon tumbang yang membahayakan masyarakat, seperti yang terjadi pada Selasa (25/2/2025) lalu. Saat itu dua pengendara mengalami luka serius setelah tertimpa pohon tumbang berukuran besar.
“Kita minta lebih diperhatikan lagi, jika memang ada yang terlihat sudah tua atau membahayakan masyarakat kita minta tebang,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini perlu jadi perhatian serius, mengingat sudah memakan korban. Apalagi, dalam kondisi cuaca yang tidak menentu dan angin kencang belakangan ini dikhawatirkan kejadian serupa terulang kembali.
“Kalau sudah memiliki potensi membahayakan masyarakat saya rasa ini sudah perlu jadi perhatian serius pemerintah,” tambahnya.
Ia juga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) bertanggung jawab, baik dalam pencegahan sekaligus membantu pembiayaan masyarakat yang mengalami kecelakaan karena tertimpa pohon.
“Kalau itu terjadi karena kelalaian pemerintah, maka mereka harus hadir untuk membantu pembiayaan,” pungkasnya.
(Sf/By)