Seputar Kaltim

    Ketua APEKSI Sebut Perbedaan Budaya Picu Kesatuan Sesama

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    06 Juni 2024 pukul 18:53 WITA

    Salah satu peserta Karnaval Budaya Nusantara dari Kota Balikpapan memukau para kepala daerah dan masyarakat yang hadir. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Karnaval Budaya Nusantara telah menampilkan berbagai seni budaya dari 69 kota di Indonesia, yang dilaksanakan di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (5/6/2024) malam.

    Masing-masing kota telah memberikan pertunjukan kostum-kostum unik yang merepresentasikan kesenian dan budaya khas kotanya. Lengkap dengan tarian-tarian yang menjadi identitas setiap daerah.

    Pada kesempatan ini, 
    Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi mengatakan, keragaman budaya yang ditampilkan mengingatkan pada perbedaan-perbedaan yang ada di Indonesia.

    Sehingga, menurutnya, perbedaan berupa seni, budaya, dan adat ini memicu kesatuan antar sesama.

    "Karnaval budaya ini mengingatkan bahwa Indonesia terdiri dari berbagai banyak budaya dan kesenian serta adat," ucap Eri kepada awak media, Rabu malam.

    Dikatakan, ini menunjukkan bahwa meski terdapat perbedaan, maka tetap ada satu kekuatan yang besar, yaitu kekeluargaan yang luar biasa.

    Untuk itu, bagi dia, acara karnaval budaya ini memberikan manfaat yang baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    "Karena itulah, kita disatukan pada karnaval ini. Ketika kita berbeda, maka tujuan kita adalah memberikan yang terbaik bagi warga kota di negara tercinta ini," terangnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Ketua APEKSI Sebut Perbedaan Budaya Picu Kesatuan Sesama

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    06 Juni 2024 pukul 18:53 WITA

    Salah satu peserta Karnaval Budaya Nusantara dari Kota Balikpapan memukau para kepala daerah dan masyarakat yang hadir. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Karnaval Budaya Nusantara telah menampilkan berbagai seni budaya dari 69 kota di Indonesia, yang dilaksanakan di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (5/6/2024) malam.

    Masing-masing kota telah memberikan pertunjukan kostum-kostum unik yang merepresentasikan kesenian dan budaya khas kotanya. Lengkap dengan tarian-tarian yang menjadi identitas setiap daerah.

    Pada kesempatan ini, 
    Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi mengatakan, keragaman budaya yang ditampilkan mengingatkan pada perbedaan-perbedaan yang ada di Indonesia.

    Sehingga, menurutnya, perbedaan berupa seni, budaya, dan adat ini memicu kesatuan antar sesama.

    "Karnaval budaya ini mengingatkan bahwa Indonesia terdiri dari berbagai banyak budaya dan kesenian serta adat," ucap Eri kepada awak media, Rabu malam.

    Dikatakan, ini menunjukkan bahwa meski terdapat perbedaan, maka tetap ada satu kekuatan yang besar, yaitu kekeluargaan yang luar biasa.

    Untuk itu, bagi dia, acara karnaval budaya ini memberikan manfaat yang baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    "Karena itulah, kita disatukan pada karnaval ini. Ketika kita berbeda, maka tujuan kita adalah memberikan yang terbaik bagi warga kota di negara tercinta ini," terangnya.

    (Sf/Rs)