Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim
Foto bersama usai kegiatan buka puasa bersama Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) di Masjid H. Boli, Sangatta. (foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Ketua Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT Kutim) Raymond Chouda menekankan pentingnya peran pers dalam menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Masjid H. Boli, Jalan Dermaga Kenyamukan, Sangatta beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan pers memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi karena menjadi salah satu sumber informasi bagi masyarakat. Untuk itu, jurnalis dituntut tetap menjaga independensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
“Pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat. Wartawan harus tetap independen serta menyajikan berita yang berimbang dan informatif,” ujar Raymond.
Menurutnya, di era digital saat ini arus informasi berkembang sangat cepat. Kondisi tersebut membuat peran jurnalis semakin penting untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan dapat dipercaya.
Ia menambahkan, jurnalis tidak hanya dituntut menyampaikan informasi secara cepat, tetapi juga mampu memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutim, Basuki Isnawan, yang hadir mewakili Bupati Kutim, menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini berperan aktif menyampaikan berbagai informasi pembangunan kepada masyarakat.
Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus membantu menyampaikan program pembangunan daerah.
“Terima kasih kepada teman-teman jurnalis. Semoga hubungan baik antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik,” kata Basuki.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Ketua DPRD Kutim Jimmi, Ketua AJKT Raymond Chouda, Kadispora Kutim Basuki Isnawan, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kutim Rony Bonar. Turut hadir pula anggota DPRD Kutim Pandi Widiarto, perwakilan TNI-Polri, perwakilan PT KPC, serta puluhan jurnalis dari berbagai media di Kutim.
Selain buka puasa bersama, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bingkisan kepada anak yatim serta ramah tamah antara jurnalis dan para undangan yang hadir.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim

Foto bersama usai kegiatan buka puasa bersama Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) di Masjid H. Boli, Sangatta. (foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Ketua Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT Kutim) Raymond Chouda menekankan pentingnya peran pers dalam menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Masjid H. Boli, Jalan Dermaga Kenyamukan, Sangatta beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan pers memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi karena menjadi salah satu sumber informasi bagi masyarakat. Untuk itu, jurnalis dituntut tetap menjaga independensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
“Pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat. Wartawan harus tetap independen serta menyajikan berita yang berimbang dan informatif,” ujar Raymond.
Menurutnya, di era digital saat ini arus informasi berkembang sangat cepat. Kondisi tersebut membuat peran jurnalis semakin penting untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan dapat dipercaya.
Ia menambahkan, jurnalis tidak hanya dituntut menyampaikan informasi secara cepat, tetapi juga mampu memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutim, Basuki Isnawan, yang hadir mewakili Bupati Kutim, menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini berperan aktif menyampaikan berbagai informasi pembangunan kepada masyarakat.
Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus membantu menyampaikan program pembangunan daerah.
“Terima kasih kepada teman-teman jurnalis. Semoga hubungan baik antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik,” kata Basuki.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Ketua DPRD Kutim Jimmi, Ketua AJKT Raymond Chouda, Kadispora Kutim Basuki Isnawan, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kutim Rony Bonar. Turut hadir pula anggota DPRD Kutim Pandi Widiarto, perwakilan TNI-Polri, perwakilan PT KPC, serta puluhan jurnalis dari berbagai media di Kutim.
Selain buka puasa bersama, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bingkisan kepada anak yatim serta ramah tamah antara jurnalis dan para undangan yang hadir.
(Sf/Rs)