Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinkes Paser, Amri Yulihardi. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Ketersediaan dokter nampaknya menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser yang juga Ketua Bidang Kesehatan di PB Porprov ke-VIII Kaltim, Amri Yulihardi menyebut kebutuhan dokter masih terbatas dan belum sesuai harapan Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Kaltim pada porprov mendatang.
"Kebutuhan dokter yang diperlukan untuk terlibat dalam porprov masih belum sesuai yang diharapkan," kata Amri Yulihardi, Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan dalam pelaksanaan event empat tahunan provinsi tersebut, ada 64 Cabang Olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan, jika masing-masing cabor membutuhkan dokter, maka pihaknya masih belum dapat menyanggupi hal itu.
Kini Paser memiliki sekitar 135 dokter dengan 42 dokter spesialis. Jumlah tersebut dinilai masih belum dapat mencukupi apabila dalam porprov masing-masing cabor membutuhkan satu dokter.
Ini dikarenakan pihaknya tidak hanya memfokuskan pelayanan kesehatan di event tersebut. Namun juga harus membagi jumlah tenaga medis agar pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan optimal.
Namun, pihaknya tetap akan melakukan pemetaan kesiapan dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Porprov di Paser.
Pihaknya juga hanya akan berfokus pada cabor yang akan dipertimbangkan di Paser, sementara cabor yang dipertandingkan di Balikpapan akan menjadi tanggung jawab KONI Kaltim dan Pemkot Balikpapan.
"Kami membutuhkan konsultasi dengan KONI provinsi. Karena pertandingan tidak boleh berjalan tanpa adanya tenaga medis di lapangan," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinkes Paser, Amri Yulihardi. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Ketersediaan dokter nampaknya menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser yang juga Ketua Bidang Kesehatan di PB Porprov ke-VIII Kaltim, Amri Yulihardi menyebut kebutuhan dokter masih terbatas dan belum sesuai harapan Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Kaltim pada porprov mendatang.
"Kebutuhan dokter yang diperlukan untuk terlibat dalam porprov masih belum sesuai yang diharapkan," kata Amri Yulihardi, Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan dalam pelaksanaan event empat tahunan provinsi tersebut, ada 64 Cabang Olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan, jika masing-masing cabor membutuhkan dokter, maka pihaknya masih belum dapat menyanggupi hal itu.
Kini Paser memiliki sekitar 135 dokter dengan 42 dokter spesialis. Jumlah tersebut dinilai masih belum dapat mencukupi apabila dalam porprov masing-masing cabor membutuhkan satu dokter.
Ini dikarenakan pihaknya tidak hanya memfokuskan pelayanan kesehatan di event tersebut. Namun juga harus membagi jumlah tenaga medis agar pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan optimal.
Namun, pihaknya tetap akan melakukan pemetaan kesiapan dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Porprov di Paser.
Pihaknya juga hanya akan berfokus pada cabor yang akan dipertimbangkan di Paser, sementara cabor yang dipertandingkan di Balikpapan akan menjadi tanggung jawab KONI Kaltim dan Pemkot Balikpapan.
"Kami membutuhkan konsultasi dengan KONI provinsi. Karena pertandingan tidak boleh berjalan tanpa adanya tenaga medis di lapangan," tutupnya.
(Sf/Lo)