Seputar Kaltim

    Kesadaran Memilah Sampah di Balikpapan Masih Minim

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Tumpukan sampah masih banyak ditemui di pinggir jalan kota Balikpapan. (Foto: Maya Sari /Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Proses pemilahan sampah harus dimulai dari rumah tangga, namun kesadaran masyarakat dalam hal ini masih rendah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengungkapkan, bahwa banyak masyarakat yang belum rutin memilah sampah karena kurangnya kesadaran. 

    “Untuk meningkatkan kesadaran ini, DLH bekerja sama dengan lurah dan camat di seluruh Balikpapan,” ucap Sudirman kepada media, Rabu (1/1/2025).

    Dikatakan, pemilahan sampah yang dilakukan di rumah tangga akan mempermudah pengelolaan sampah, karena petugas tidak perlu lagi memilah sampah organik dan non-organik di tempat pembuangan sementara (TPS).

    Sudirman menekankan bahwa selain membantu pemerintah, masyarakat juga harus berperan aktif menjaga lingkungan untuk keberlanjutan kota.

    “Sampah yang dipilah memiliki nilai ekonomis, seperti sampah organik yang bisa menjadi pupuk kompos dan sampah non-organik yang bisa dijual ke Bank Sampah,” akunya.

    Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran, DLH telah meluncurkan program Clean, Green, and Healthy (CGH), yang mencakup lomba antar RT. Program ini akan dilaksanakan setiap tahun untuk memotivasi partisipasi masyarakat dalam memilah sampah.

    “Melalui langkah kecil ini, diharapkan masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan untuk masa depan yang lebih baik,” terangnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Kesadaran Memilah Sampah di Balikpapan Masih Minim

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Tumpukan sampah masih banyak ditemui di pinggir jalan kota Balikpapan. (Foto: Maya Sari /Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Proses pemilahan sampah harus dimulai dari rumah tangga, namun kesadaran masyarakat dalam hal ini masih rendah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengungkapkan, bahwa banyak masyarakat yang belum rutin memilah sampah karena kurangnya kesadaran. 

    “Untuk meningkatkan kesadaran ini, DLH bekerja sama dengan lurah dan camat di seluruh Balikpapan,” ucap Sudirman kepada media, Rabu (1/1/2025).

    Dikatakan, pemilahan sampah yang dilakukan di rumah tangga akan mempermudah pengelolaan sampah, karena petugas tidak perlu lagi memilah sampah organik dan non-organik di tempat pembuangan sementara (TPS).

    Sudirman menekankan bahwa selain membantu pemerintah, masyarakat juga harus berperan aktif menjaga lingkungan untuk keberlanjutan kota.

    “Sampah yang dipilah memiliki nilai ekonomis, seperti sampah organik yang bisa menjadi pupuk kompos dan sampah non-organik yang bisa dijual ke Bank Sampah,” akunya.

    Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran, DLH telah meluncurkan program Clean, Green, and Healthy (CGH), yang mencakup lomba antar RT. Program ini akan dilaksanakan setiap tahun untuk memotivasi partisipasi masyarakat dalam memilah sampah.

    “Melalui langkah kecil ini, diharapkan masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan untuk masa depan yang lebih baik,” terangnya.

    (Sf/Rs)