Seputar Kaltim

    Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Anjurkan Tak Langsung Minum Es Saat Buka Puasa 

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Alwiati. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Untuk menjaga kesehatan tubuh dalam pelaksanaan bulan suci Ramadan memang sangat diperlukan, salah satunya dengan mengatur pola makan saat berbuka puasa. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Alwiati.

    "Menjaga pola makan saat berbuka itu sangat penting untuk mendukung daya tahan tubuh, agar ibadah bisa berjalan dengan lancar, termasuk menjalankan tarawih," ucap Alwi, Senin (3/3/2025).

    Dirinya menyoroti kebiasaan banyak orang yang langsung minum es begitu azan berkumandang setelah seharian berpuasa. Padahal, kebiasaan tersebut dapat berisiko pada kesehatan.

    “Minum air dingin (es) secara langsung bisa membuat tenggorokan kaget dan berisiko menyebabkan peradangan atau bahkan flu," jelasnya.

    Sebagai alternatif yang lebih sehat, ialah menyarankan untuk memulai berbuka dengan meminum air putih. Selain itu, ia mengingatkan agar berbuka puasa tidak dilakukan secara berlebihan.

    “Makanlah secukupnya, karena makan berlebihan bisa memicu masalah kesehatan seperti diare atau gangguan pencernaan lainnya," imbuhnya.

    Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya memilih makanan yang dapat membantu tubuh tetap bertenaga selama ibadah.

    “Contohnya, Rasulullah mengajarkan untuk mengonsumsi kurma yang bisa memberi energi dan mempermudah melanjutkan ibadah salat," terangnya.

    Bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes atau hipertensi, Alwiati mengingatkan untuk tetap mengikuti jadwal pengobatan dengan tepat.

    “Pengaturan waktu obat bisa disesuaikan dengan waktu sahur dan berbuka selama bulan puasa," tandasnya.

    Selain pola makan yang sehat, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama Ramadhan.

    Ia memperingatkan bahwa penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bisa berkembang jika kebersihan tidak diperhatikan dengan baik.

    Dengan menjaga pola makan yang tepat dan kebersihan lingkungan, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan sehat dan maksimal.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Anjurkan Tak Langsung Minum Es Saat Buka Puasa 

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Alwiati. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Untuk menjaga kesehatan tubuh dalam pelaksanaan bulan suci Ramadan memang sangat diperlukan, salah satunya dengan mengatur pola makan saat berbuka puasa. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Alwiati.

    "Menjaga pola makan saat berbuka itu sangat penting untuk mendukung daya tahan tubuh, agar ibadah bisa berjalan dengan lancar, termasuk menjalankan tarawih," ucap Alwi, Senin (3/3/2025).

    Dirinya menyoroti kebiasaan banyak orang yang langsung minum es begitu azan berkumandang setelah seharian berpuasa. Padahal, kebiasaan tersebut dapat berisiko pada kesehatan.

    “Minum air dingin (es) secara langsung bisa membuat tenggorokan kaget dan berisiko menyebabkan peradangan atau bahkan flu," jelasnya.

    Sebagai alternatif yang lebih sehat, ialah menyarankan untuk memulai berbuka dengan meminum air putih. Selain itu, ia mengingatkan agar berbuka puasa tidak dilakukan secara berlebihan.

    “Makanlah secukupnya, karena makan berlebihan bisa memicu masalah kesehatan seperti diare atau gangguan pencernaan lainnya," imbuhnya.

    Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya memilih makanan yang dapat membantu tubuh tetap bertenaga selama ibadah.

    “Contohnya, Rasulullah mengajarkan untuk mengonsumsi kurma yang bisa memberi energi dan mempermudah melanjutkan ibadah salat," terangnya.

    Bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes atau hipertensi, Alwiati mengingatkan untuk tetap mengikuti jadwal pengobatan dengan tepat.

    “Pengaturan waktu obat bisa disesuaikan dengan waktu sahur dan berbuka selama bulan puasa," tandasnya.

    Selain pola makan yang sehat, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama Ramadhan.

    Ia memperingatkan bahwa penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bisa berkembang jika kebersihan tidak diperhatikan dengan baik.

    Dengan menjaga pola makan yang tepat dan kebersihan lingkungan, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan sehat dan maksimal.

    (Sf/Rs)