Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Di Kalimantan Timur, Dari 10 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur (Kaltim), hanya Kabupaten Berau dan Kota Balikpapan yang belum memiliki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat). Tugas pemadam kebakaran saat ini masih dipegang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau.
Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi mengatakan bahwa dengan kondisi geografis dan kepadatan penduduk yang tinggi, Kabupaten Berau seharusnya memiliki Damkarmat. Rencananya, pemisahan antara BPBD dan Damkarmat akan dilakukan tahun depan.
"Kita sudah mengkaji di bagian organisasi. Yang jelas tahun depan sudah ada pemisahan antara BPBD dan Damkarmat," ujar Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi.
BPBD Berau telah melakukan kajian untuk pengadaan Damkarmat, mengingat tingginya potensi dan intensitas bencana alam di wilayah tersebut. Targetnya adalah agar pengadaan ini disetujui dalam satu hingga dua tahun ke depan.
Selain itu, Damkarmat akan fokus pada kebakaran pemukiman, lahan, dan hutan, sedangkan BPBD lebih kepada penanganan bencana seperti banjir dan tanah longsor. Ia juga mengatakan, Kabupaten Berau rentan terhadap berbagai jenis bencana, termasuk banjir, angin kencang, dan kebakaran hutan.
"Tentu kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Sebisa mungkin potensi bencana harus kita cegah sedini mungkin," ungkapnya.
Sementara itu, dengan meningkatnya intensitas bencana, BPBD memerlukan tambahan 400 petugas untuk Damkarmat. Rencana untuk penyelesaian ini ditargetkan pada tahun 2025.
"Memang memerlukan banyak waktu. Kami upayakan di tahun 2025. Tentu kita membutuhkan penambahan personil dan lain sebagainya," pungkasnya.
Masyhadi menegaskan Informasi ini menunjukkan upaya dan tantangan yang dihadapi Kabupaten Berau dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di wilayahnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Di Kalimantan Timur, Dari 10 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur (Kaltim), hanya Kabupaten Berau dan Kota Balikpapan yang belum memiliki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat). Tugas pemadam kebakaran saat ini masih dipegang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau.
Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi mengatakan bahwa dengan kondisi geografis dan kepadatan penduduk yang tinggi, Kabupaten Berau seharusnya memiliki Damkarmat. Rencananya, pemisahan antara BPBD dan Damkarmat akan dilakukan tahun depan.
"Kita sudah mengkaji di bagian organisasi. Yang jelas tahun depan sudah ada pemisahan antara BPBD dan Damkarmat," ujar Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi.
BPBD Berau telah melakukan kajian untuk pengadaan Damkarmat, mengingat tingginya potensi dan intensitas bencana alam di wilayah tersebut. Targetnya adalah agar pengadaan ini disetujui dalam satu hingga dua tahun ke depan.
Selain itu, Damkarmat akan fokus pada kebakaran pemukiman, lahan, dan hutan, sedangkan BPBD lebih kepada penanganan bencana seperti banjir dan tanah longsor. Ia juga mengatakan, Kabupaten Berau rentan terhadap berbagai jenis bencana, termasuk banjir, angin kencang, dan kebakaran hutan.
"Tentu kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Sebisa mungkin potensi bencana harus kita cegah sedini mungkin," ungkapnya.
Sementara itu, dengan meningkatnya intensitas bencana, BPBD memerlukan tambahan 400 petugas untuk Damkarmat. Rencana untuk penyelesaian ini ditargetkan pada tahun 2025.
"Memang memerlukan banyak waktu. Kami upayakan di tahun 2025. Tentu kita membutuhkan penambahan personil dan lain sebagainya," pungkasnya.
Masyhadi menegaskan Informasi ini menunjukkan upaya dan tantangan yang dihadapi Kabupaten Berau dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di wilayahnya.
(Sf/Rs)