Seputar Kaltim

    Kemenko Polkam dan Otorita IKN Perkuat Keamanan Siber dan SDM Menuju Kota Cerdas Nusantara

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI saat melakukan pemantauan dari CCTV di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan sistem digital dan keamanan siber sebagai fondasi kota pintar masa depan. Hal itu menjadi perhatian utama dalam kunjungan kerja Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI ke kawasan IKN, Kamis (30/10/2025).

    Kunjungan ini menandai kolaborasi nyata lintas instansi untuk memastikan tata kelola pemerintahan digital di IKN berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan. Rombongan Kemenko Polkam yang dipimpin deputi melakukan peninjauan ke berbagai fasilitas strategis, seperti Command Center dan Data Center Otorita IKN, Telkom Smart Office, Istana Negara, serta Kantor Kemenko 4. 

    Kegiatan tersebut juga disertai dengan penanaman pohon endemik sebagai simbol komitmen terhadap pembangunan hijau.

    Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menyambut langsung rombongan Kemenko Polkam. Ia menilai kehadiran kementerian tersebut merupakan bentuk dukungan strategis terhadap penguatan ekosistem digital di Nusantara.
    
“Dukungan Kemenko Polkam memberikan sinyal positif bagi para investor bahwa IKN tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga siap menghadapi tantangan digital di masa depan,” ujarnya.

    Sementara itu, Asisten Deputi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polkam RI, Agus Pandu Purnama menjelaskan, bahwa pembangunan Nusantara sebagai kota hijau dan cerdas (green and smart city) menjadi prioritas nasional.

    “Kami ingin melihat langsung kesiapan infrastruktur telekomunikasi dan jaringan digital di IKN. Semua ini bagian dari upaya mewujudkan kota yang aman, modern, dan efisien,” katanya.

    Dari sisi transformasi digital, Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, menegaskan bahwa pihaknya tengah mengintegrasikan berbagai sistem menuju konsep dual smart system yakni Smart OIKN sebagai smart government dan Smart IKN sebagai smart city.

    Namun, menurut Asisten Deputi Koordinasi Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber Kemenko Polkam, Budi Eko Pratomo, keberhasilan kota pintar tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kesiapan manusia di dalamnya.
    
“Teknologi boleh maju, tapi manusianya juga harus smart. SDM lokal perlu dilibatkan agar mampu beradaptasi dan berpartisipasi dalam ekosistem digital,” tegasnya.

    Menanggapi hal itu, Sekretaris Otorita IKN, menambahkan bahwa Otorita IKN telah menjalankan sejumlah program peningkatan kapasitas masyarakat sekitar, termasuk pelatihan dan pemberdayaan di sektor jasa makanan dan minuman.

    Kemenko Polkam RI dan Otorita IKN sepakat, pembangunan Nusantara bukan sekadar menciptakan ibu kota baru, melainkan mewujudkan kota masa depan yang aman secara siber, hijau secara lingkungan, dan inklusif bagi seluruh warga Indonesia.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Kemenko Polkam dan Otorita IKN Perkuat Keamanan Siber dan SDM Menuju Kota Cerdas Nusantara

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI saat melakukan pemantauan dari CCTV di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan sistem digital dan keamanan siber sebagai fondasi kota pintar masa depan. Hal itu menjadi perhatian utama dalam kunjungan kerja Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI ke kawasan IKN, Kamis (30/10/2025).

    Kunjungan ini menandai kolaborasi nyata lintas instansi untuk memastikan tata kelola pemerintahan digital di IKN berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan. Rombongan Kemenko Polkam yang dipimpin deputi melakukan peninjauan ke berbagai fasilitas strategis, seperti Command Center dan Data Center Otorita IKN, Telkom Smart Office, Istana Negara, serta Kantor Kemenko 4. 

    Kegiatan tersebut juga disertai dengan penanaman pohon endemik sebagai simbol komitmen terhadap pembangunan hijau.

    Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menyambut langsung rombongan Kemenko Polkam. Ia menilai kehadiran kementerian tersebut merupakan bentuk dukungan strategis terhadap penguatan ekosistem digital di Nusantara.
    
“Dukungan Kemenko Polkam memberikan sinyal positif bagi para investor bahwa IKN tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga siap menghadapi tantangan digital di masa depan,” ujarnya.

    Sementara itu, Asisten Deputi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polkam RI, Agus Pandu Purnama menjelaskan, bahwa pembangunan Nusantara sebagai kota hijau dan cerdas (green and smart city) menjadi prioritas nasional.

    “Kami ingin melihat langsung kesiapan infrastruktur telekomunikasi dan jaringan digital di IKN. Semua ini bagian dari upaya mewujudkan kota yang aman, modern, dan efisien,” katanya.

    Dari sisi transformasi digital, Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, menegaskan bahwa pihaknya tengah mengintegrasikan berbagai sistem menuju konsep dual smart system yakni Smart OIKN sebagai smart government dan Smart IKN sebagai smart city.

    Namun, menurut Asisten Deputi Koordinasi Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber Kemenko Polkam, Budi Eko Pratomo, keberhasilan kota pintar tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kesiapan manusia di dalamnya.
    
“Teknologi boleh maju, tapi manusianya juga harus smart. SDM lokal perlu dilibatkan agar mampu beradaptasi dan berpartisipasi dalam ekosistem digital,” tegasnya.

    Menanggapi hal itu, Sekretaris Otorita IKN, menambahkan bahwa Otorita IKN telah menjalankan sejumlah program peningkatan kapasitas masyarakat sekitar, termasuk pelatihan dan pemberdayaan di sektor jasa makanan dan minuman.

    Kemenko Polkam RI dan Otorita IKN sepakat, pembangunan Nusantara bukan sekadar menciptakan ibu kota baru, melainkan mewujudkan kota masa depan yang aman secara siber, hijau secara lingkungan, dan inklusif bagi seluruh warga Indonesia.

    (Sf/Rs)