Seputar Kaltim

    Kemenkes dan BGN Pastikan Program MBG di PPU Berjalan Sesuai Standar

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    08 Oktober 2025 pukul 18:04 WITA

    Suasana pelaksanaan MBG di ruang kelas X SMKN 1 PPU (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Kemenkes dan Badan Gizi Nasional (BGN) meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Penajam Paser Utara (PPU), tepatnya di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Rabu (8/10/2025).

    Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan lancar dan sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan pemerintah pusat.

    “Pelaksanaannya oke, kemudian MBG yang disajikan sudah mengandung protein, karbohidrat dan zat gizi lainnya,” ucap Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Dr Obrin Paruliang.

    Plt Kepala SMKN 1 PPU, Ruskin Nuryaddin mengatakan pelaksanaan MBG telah berlangsung sejak 15 September 2025 lalu. 

    “Dimulainya sekitar tanggal 15 lalu dan ada 743 siswa yang menjadi penerima manfaat dari program MBG dari BGN ini, tapi karena kelas tiga ikut praktik, sehingga yang kita usulkan jadi penerima manfaat sekitar 522 siswa saja,” ujarnya.

    Selama pelaksanaan MBG berlangsung, pihak sekolah belum mendapati adanya insiden keracunan yang melibatkan peserta didiknya.

    Meski belum ada temuan, pihak sekolah tetap melakukan pengawasan ketat dengan rutin berkoordinasi bersama Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sepaku, selaku penyedia menu MBG bagi pelajar.

    “Alhmdulillah hingga saat ini belum ada temuan soal keracunan dari MBG,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Kemenkes dan BGN Pastikan Program MBG di PPU Berjalan Sesuai Standar

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    08 Oktober 2025 pukul 18:04 WITA

    Suasana pelaksanaan MBG di ruang kelas X SMKN 1 PPU (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Kemenkes dan Badan Gizi Nasional (BGN) meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Penajam Paser Utara (PPU), tepatnya di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Rabu (8/10/2025).

    Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan lancar dan sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan pemerintah pusat.

    “Pelaksanaannya oke, kemudian MBG yang disajikan sudah mengandung protein, karbohidrat dan zat gizi lainnya,” ucap Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Dr Obrin Paruliang.

    Plt Kepala SMKN 1 PPU, Ruskin Nuryaddin mengatakan pelaksanaan MBG telah berlangsung sejak 15 September 2025 lalu. 

    “Dimulainya sekitar tanggal 15 lalu dan ada 743 siswa yang menjadi penerima manfaat dari program MBG dari BGN ini, tapi karena kelas tiga ikut praktik, sehingga yang kita usulkan jadi penerima manfaat sekitar 522 siswa saja,” ujarnya.

    Selama pelaksanaan MBG berlangsung, pihak sekolah belum mendapati adanya insiden keracunan yang melibatkan peserta didiknya.

    Meski belum ada temuan, pihak sekolah tetap melakukan pengawasan ketat dengan rutin berkoordinasi bersama Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sepaku, selaku penyedia menu MBG bagi pelajar.

    “Alhmdulillah hingga saat ini belum ada temuan soal keracunan dari MBG,” tandasnya.

    (Sf/Lo)