Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Kampung Zakat Wisata Pemancingan di Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara dari ketinggian.(Kelurahan Sesumpu)
Penajam - Dinas Perikanan (Diskan) Penajam Paser Utara (PPU) berencana membantu pengembangan wisata pemancingan di Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam.
Wisata pemancingan tersebut dikelola oleh Kelompok Kampung Zakat dan bantuan yang dimaksud akan direalisasikan dengan pemberian 40.000 bibit ikan nila, 55 sak pakan berukuran 30 Kilogram (Kg) dan sembilan kolam terpal di 2025.
Kepala Bidang Perikanan Budi Daya dan Lingkungan, Musakkar mengatakan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp100 juta untuk bantuan tersebut.
“Penyalurannya belum dipastikan pada bulan berapa, karena kita perlu mendapat konfirmasi terlebih dahulu dari pihak penyedianya,” ucap Musakkar, Jumat (11/4/2025).
Musakkar menjelaskan puluhan ribu bibit ikan nila akan dibesarkan di sembilan kolam terpal terlebih dulu. Setelah ikan memasuki fase dewasa atau pembesaran, ikan-ikan akan dipindah ke kolam wisata pemancingan.
“Konsepnya kita budidayakan terlebih dahulu. Saat ikan-ikan sudah besar, baru kita lepaskan ke kolam pemancingan,” ungkap Musakkar.
Saat proses pembudidayaan, Diskan PPU juga melibatkan Kelompok Budi Daya Ikan (Pokdakan) untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap warga yang mengelola wisata pemancingan.
“Kita rutin melakukan pembinaan terhadap warga setempat untuk memastikan sudah sejauh mana perkembangan bibit ikan yang dibudidayakan dalam kolam terpal,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Kampung Zakat Wisata Pemancingan di Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara dari ketinggian.(Kelurahan Sesumpu)
Penajam - Dinas Perikanan (Diskan) Penajam Paser Utara (PPU) berencana membantu pengembangan wisata pemancingan di Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam.
Wisata pemancingan tersebut dikelola oleh Kelompok Kampung Zakat dan bantuan yang dimaksud akan direalisasikan dengan pemberian 40.000 bibit ikan nila, 55 sak pakan berukuran 30 Kilogram (Kg) dan sembilan kolam terpal di 2025.
Kepala Bidang Perikanan Budi Daya dan Lingkungan, Musakkar mengatakan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp100 juta untuk bantuan tersebut.
“Penyalurannya belum dipastikan pada bulan berapa, karena kita perlu mendapat konfirmasi terlebih dahulu dari pihak penyedianya,” ucap Musakkar, Jumat (11/4/2025).
Musakkar menjelaskan puluhan ribu bibit ikan nila akan dibesarkan di sembilan kolam terpal terlebih dulu. Setelah ikan memasuki fase dewasa atau pembesaran, ikan-ikan akan dipindah ke kolam wisata pemancingan.
“Konsepnya kita budidayakan terlebih dahulu. Saat ikan-ikan sudah besar, baru kita lepaskan ke kolam pemancingan,” ungkap Musakkar.
Saat proses pembudidayaan, Diskan PPU juga melibatkan Kelompok Budi Daya Ikan (Pokdakan) untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap warga yang mengelola wisata pemancingan.
“Kita rutin melakukan pembinaan terhadap warga setempat untuk memastikan sudah sejauh mana perkembangan bibit ikan yang dibudidayakan dalam kolam terpal,” tandasnya.
(Sf/Lo)