Seputar Kaltim

    Kembangkan Kredit Bertuah, OJK Bantu TPAKD Wujudkan Ekonomi Berkeadilan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    25 Mei 2023 pukul 13:30 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Program kredit berusaha, beruntung dan berkah (Bertuah) yang digagas Pemerintah Kota Samarinda pada Oktober 2022 lalu mendapat perhatian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun menjelaskan, dalam menciptakan inklusi keuangan yang masif, perlu adanya akses masyarakat terhadap lembaga keuangan.

    "Peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) adalah mendongkrak perkembangan ekonomi daerah, salah satu program yang kita sudah lakukan untuk melawan rentenir, yakni kredit Bertuah," ungkapnya kepada seputarfakta.com.

    Andi Harun masih terus berusaha agar masyarakat mengetahui program ini. Di mana program kredit ini tanpa bunga.

    "Kita akan kerja sama dengan RT, lurah dan camat agar ikut sosialisasikan keberadaan kredit Bertuah ini. Dengan harapan kredit ini menjadi stimulan untuk masyarakat kurang mampu bisa melaksanakan usaha," jelasnya.

    Menurut Orang nomor satu di Samarinda ini, program kredit Bertuah adalah sebuah kesetaraan untuk masyarakat miskin agar bisa membuka usaha dan bisa mengakses dengan mudah uang diperbankan tanpa dibebani bunga.

    "Pada titik tertentu, ini model ekonomi berkeadilan, kita ga mungkin menyamakan persyaratan bagi orang yang mampu seperti usaha skala menengah keatas, dengan orang kurang mampu," terangnya.

    Ia berharap untuk lembaga perbankan dan OJK membuat aturan yang tidak memberatkan masyarakat tidak mampu.

    "Bahwa akses yang diberikan untuk masyarakat miskin harus setara, jika semua kesempatan diberikan hak yang sama ruang yang sama itu dengan sendirinya akan mendirong pertumbuhan ekonomi sebuah daerah," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Kembangkan Kredit Bertuah, OJK Bantu TPAKD Wujudkan Ekonomi Berkeadilan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    25 Mei 2023 pukul 13:30 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Program kredit berusaha, beruntung dan berkah (Bertuah) yang digagas Pemerintah Kota Samarinda pada Oktober 2022 lalu mendapat perhatian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun menjelaskan, dalam menciptakan inklusi keuangan yang masif, perlu adanya akses masyarakat terhadap lembaga keuangan.

    "Peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) adalah mendongkrak perkembangan ekonomi daerah, salah satu program yang kita sudah lakukan untuk melawan rentenir, yakni kredit Bertuah," ungkapnya kepada seputarfakta.com.

    Andi Harun masih terus berusaha agar masyarakat mengetahui program ini. Di mana program kredit ini tanpa bunga.

    "Kita akan kerja sama dengan RT, lurah dan camat agar ikut sosialisasikan keberadaan kredit Bertuah ini. Dengan harapan kredit ini menjadi stimulan untuk masyarakat kurang mampu bisa melaksanakan usaha," jelasnya.

    Menurut Orang nomor satu di Samarinda ini, program kredit Bertuah adalah sebuah kesetaraan untuk masyarakat miskin agar bisa membuka usaha dan bisa mengakses dengan mudah uang diperbankan tanpa dibebani bunga.

    "Pada titik tertentu, ini model ekonomi berkeadilan, kita ga mungkin menyamakan persyaratan bagi orang yang mampu seperti usaha skala menengah keatas, dengan orang kurang mampu," terangnya.

    Ia berharap untuk lembaga perbankan dan OJK membuat aturan yang tidak memberatkan masyarakat tidak mampu.

    "Bahwa akses yang diberikan untuk masyarakat miskin harus setara, jika semua kesempatan diberikan hak yang sama ruang yang sama itu dengan sendirinya akan mendirong pertumbuhan ekonomi sebuah daerah," pungkasnya.

    (Sf/By)