Seputar Kaltim

    Kembali Pimpin PKB Kaltim, Syafruddin Prioritaskan Konsolidasi Kader

    Redaktur:Rusdianto
    25 Januari 2026 pukul 09:31 WITA

    Samarinda – Syafruddin resmi kembali dipercaya menahkodai Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa atau DPW PKB Provinsi Kalimantan Timur untuk periode 2026 hingga 2031.

    Dalam periode keduanya ini, Syafruddin akan didampingi oleh jajaran pengurus baru untuk memperkuat mesin partai.

    Posisi strategis Sekretaris DPW PKB Kaltim bakal diisi oleh Alif Ndasi. Sementara itu, posisi Bendahara dipercayakan kepada Awaluddin atau yang akrab disapa Acong.

    Selain jajaran Dewan Tanfidz, perubahan juga terjadi di struktur Dewan Syuro. Untoro Raja Bulan, kini mengisi posisi menjadi Ketua Dewan Syuro DPW PKB Kaltim.

    Menanggapi penetapan pengurus ini, Syafruddin menyebut amanah yang kembali diberikan kepadanya sebagai tanggung jawab besar yang menuntut kerja kolektif seluruh jajaran partai, baik wajah lama maupun baru.

    “Ini amanah yang wajib dijaga dan dipertanggungjawabkan,” kata Syafruddin dihubungi Minggu, (25/1/26).

    Pada periode kepemimpinan kali ini, pria yang akrab disapa Bang Udin tersebut menegaskan akan memfokuskan energi partai pada penguatan struktur hingga tingkat paling bawah. Menurutnya, konsolidasi kader menjadi prasyarat mutlak untuk memastikan PKB tidak sekadar hadir secara simbolik.

    Ia mengingatkan bahwa konfigurasi politik nasional yang bergerak ke Kaltim menuntut soliditas internal yang kuat.

    “PKB Kaltim harus kompak di tengah konfigurasi politik nasional ke Kaltim,” ujarnya.

    Lebih jauh, Syafruddin menekankan pentingnya melakukan penataan ulang posisi atau repositioning PKB sebagai partai yang hadir secara konsisten di tengah masyarakat. Ia tidak ingin mesin partai hanya panas menjelang pemilihan umum.

    “Kami ingin kader-kader PKB yang sekarang berada baik di eksekutif maupun legislatif harus lebih dekat dengan rakyat,” tegasnya.

    Terpilihnya kembali Udin, mendapat respons positif dari arus bawah. Sekretaris Dewan Pengurus Cabang atau DPC PKB Samarinda, Wahyudin, menilai komposisi dan kepemimpinan Syafruddin sangat layak untuk dilanjutkan.

    Menurut Wahyudin, di bawah tangan dingin Syafruddin, PKB Kaltim terbukti berhasil bangkit dari posisi nol kursi hingga mampu mendudukkan kadernya di unsur pimpinan DPRD Provinsi serta meloloskan wakil ke DPR RI.

    “Kalau respons dari kami sangat layak karena memang selama ini PKB di bawah kepemimpinannya sangat sukses menorehkan hasil,” ujar Wahyudin.

    Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga terlihat dari peningkatan perolehan kursi di tingkat kabupaten dan kota, serta kemenangan kader PKB dalam kontestasi kepala daerah.

    Terkait kelengkapan struktur kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota pasca Musyawarah Wilayah, Wahyudin menjelaskan bahwa agenda Musyawarah Cabang atau Muscab rencananya akan digelar serentak dalam waktu dekat.

    “Mungkin setelah Lebaran,” jelasnya.

    Syafruddin sendiri di akhir keterangannya menegaskan bahwa kepemimpinan lima tahun ke depan diarahkan untuk menyiapkan PKB Kaltim menghadapi momentum politik strategis, memastikan perjuangan politik partai bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Kembali Pimpin PKB Kaltim, Syafruddin Prioritaskan Konsolidasi Kader

    Redaktur:Rusdianto
    25 Januari 2026 pukul 09:31 WITA

    Samarinda – Syafruddin resmi kembali dipercaya menahkodai Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa atau DPW PKB Provinsi Kalimantan Timur untuk periode 2026 hingga 2031.

    Dalam periode keduanya ini, Syafruddin akan didampingi oleh jajaran pengurus baru untuk memperkuat mesin partai.

    Posisi strategis Sekretaris DPW PKB Kaltim bakal diisi oleh Alif Ndasi. Sementara itu, posisi Bendahara dipercayakan kepada Awaluddin atau yang akrab disapa Acong.

    Selain jajaran Dewan Tanfidz, perubahan juga terjadi di struktur Dewan Syuro. Untoro Raja Bulan, kini mengisi posisi menjadi Ketua Dewan Syuro DPW PKB Kaltim.

    Menanggapi penetapan pengurus ini, Syafruddin menyebut amanah yang kembali diberikan kepadanya sebagai tanggung jawab besar yang menuntut kerja kolektif seluruh jajaran partai, baik wajah lama maupun baru.

    “Ini amanah yang wajib dijaga dan dipertanggungjawabkan,” kata Syafruddin dihubungi Minggu, (25/1/26).

    Pada periode kepemimpinan kali ini, pria yang akrab disapa Bang Udin tersebut menegaskan akan memfokuskan energi partai pada penguatan struktur hingga tingkat paling bawah. Menurutnya, konsolidasi kader menjadi prasyarat mutlak untuk memastikan PKB tidak sekadar hadir secara simbolik.

    Ia mengingatkan bahwa konfigurasi politik nasional yang bergerak ke Kaltim menuntut soliditas internal yang kuat.

    “PKB Kaltim harus kompak di tengah konfigurasi politik nasional ke Kaltim,” ujarnya.

    Lebih jauh, Syafruddin menekankan pentingnya melakukan penataan ulang posisi atau repositioning PKB sebagai partai yang hadir secara konsisten di tengah masyarakat. Ia tidak ingin mesin partai hanya panas menjelang pemilihan umum.

    “Kami ingin kader-kader PKB yang sekarang berada baik di eksekutif maupun legislatif harus lebih dekat dengan rakyat,” tegasnya.

    Terpilihnya kembali Udin, mendapat respons positif dari arus bawah. Sekretaris Dewan Pengurus Cabang atau DPC PKB Samarinda, Wahyudin, menilai komposisi dan kepemimpinan Syafruddin sangat layak untuk dilanjutkan.

    Menurut Wahyudin, di bawah tangan dingin Syafruddin, PKB Kaltim terbukti berhasil bangkit dari posisi nol kursi hingga mampu mendudukkan kadernya di unsur pimpinan DPRD Provinsi serta meloloskan wakil ke DPR RI.

    “Kalau respons dari kami sangat layak karena memang selama ini PKB di bawah kepemimpinannya sangat sukses menorehkan hasil,” ujar Wahyudin.

    Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga terlihat dari peningkatan perolehan kursi di tingkat kabupaten dan kota, serta kemenangan kader PKB dalam kontestasi kepala daerah.

    Terkait kelengkapan struktur kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota pasca Musyawarah Wilayah, Wahyudin menjelaskan bahwa agenda Musyawarah Cabang atau Muscab rencananya akan digelar serentak dalam waktu dekat.

    “Mungkin setelah Lebaran,” jelasnya.

    Syafruddin sendiri di akhir keterangannya menegaskan bahwa kepemimpinan lima tahun ke depan diarahkan untuk menyiapkan PKB Kaltim menghadapi momentum politik strategis, memastikan perjuangan politik partai bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

    (Sf/Rs)