Cari disini...
Seputar Kaltim
Musrenbang RKPD 2027 Kelurahan Satimpo, 15 program usulan prioritas diusulkan. (Foto: Kelurahan Satimpo)
Bontang - Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, mengajukan puluhan usulan pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2027. Isu pengendalian banjir, perbaikan infrastruktur lingkungan, dan penanganan stunting menjadi sorotan utama dari hasil rembug warga.
Dari 25 RT di Satimpo, tercatat 82 usulan Musrenbang dan 117 usulan Program RT (Pro-RT) yang dihimpun dari tingkat bawah. Lurah Satimpo Maryono menyebut pihaknya kemudian menyaring menjadi 83 usulan, dengan 15 di antaranya ditetapkan sebagai prioritas utama untuk diperjuangkan pada tahapan perencanaan berikutnya.
“Fokus kami tetap pada kebutuhan mendasar warga, terutama pengendalian banjir, perbaikan lingkungan permukiman, dan dukungan sarana sosial. Dari sekian banyak usulan, ada 15 yang benar-benar kami anggap paling mendesak,” ujar Maryono, Jumat (30/1/2026).
Masalah banjir masih menjadi perhatian karena sejumlah wilayah Satimpo kerap terdampak genangan, termasuk akibat pasang air laut (rob). Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang sendiri tengah melanjutkan pembangunan drainase, turap penahan rob, serta pengembangan Polder Bontang Kuala, dan merencanakan pembangunan Polder Tanjung Laut sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu.
Selain infrastruktur, warga juga mengusulkan peningkatan fasilitas sosial kemasyarakatan dan program penurunan stunting. Usulan tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kota Bontang 2027 yang menitikberatkan pada penguatan daya saing sumber daya manusia, ekonomi kerakyatan, serta infrastruktur pendukung investasi.
“Ada 15 usulan prioritas yang menjadi fokus utama untuk diperjuangkan pada tahapan perencanaan berikutnya,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Musrenbang RKPD 2027 Kelurahan Satimpo, 15 program usulan prioritas diusulkan. (Foto: Kelurahan Satimpo)
Bontang - Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, mengajukan puluhan usulan pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2027. Isu pengendalian banjir, perbaikan infrastruktur lingkungan, dan penanganan stunting menjadi sorotan utama dari hasil rembug warga.
Dari 25 RT di Satimpo, tercatat 82 usulan Musrenbang dan 117 usulan Program RT (Pro-RT) yang dihimpun dari tingkat bawah. Lurah Satimpo Maryono menyebut pihaknya kemudian menyaring menjadi 83 usulan, dengan 15 di antaranya ditetapkan sebagai prioritas utama untuk diperjuangkan pada tahapan perencanaan berikutnya.
“Fokus kami tetap pada kebutuhan mendasar warga, terutama pengendalian banjir, perbaikan lingkungan permukiman, dan dukungan sarana sosial. Dari sekian banyak usulan, ada 15 yang benar-benar kami anggap paling mendesak,” ujar Maryono, Jumat (30/1/2026).
Masalah banjir masih menjadi perhatian karena sejumlah wilayah Satimpo kerap terdampak genangan, termasuk akibat pasang air laut (rob). Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang sendiri tengah melanjutkan pembangunan drainase, turap penahan rob, serta pengembangan Polder Bontang Kuala, dan merencanakan pembangunan Polder Tanjung Laut sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu.
Selain infrastruktur, warga juga mengusulkan peningkatan fasilitas sosial kemasyarakatan dan program penurunan stunting. Usulan tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kota Bontang 2027 yang menitikberatkan pada penguatan daya saing sumber daya manusia, ekonomi kerakyatan, serta infrastruktur pendukung investasi.
“Ada 15 usulan prioritas yang menjadi fokus utama untuk diperjuangkan pada tahapan perencanaan berikutnya,” tandasnya.
(Sf/Rs)