Seputar Kaltim

    Kelurahan Batu Ampar di Balikpapan Utara Siapkan Program Madani Berbasis Pemberdayaan Warga

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    22 Juli 2026 pukul 12:23 WITA

    Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan saat ditemui awak media. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara menyiapkan Program Kelurahan Madani dengan konsep yang menempatkan masyarakat sebagai pengelola utama.

    Melalui program yang ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027, warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat langsung dalam mengelola berbagai fasilitas yang dibangun.

    Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan mengatakan, pihaknya telah mengusulkan tiga program unggulan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), yakni pembangunan kawasan pasar malam, rumah budi daya maggot beserta ekosistemnya, serta penyediaan sarana bermain indoor dan outdoor di Posyandu.

    Menurutnya, konsep utama Program Kelurahan Madani adalah mendorong kemandirian masyarakat melalui pengelolaan bersama. Nantinya, kelurahan akan membentuk kelompok warga yang bertanggung jawab mengelola setiap program, agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan.

    “Pengelolanya murni masyarakat. Harapannya, program ini tidak hanya selesai dibangun, tetapi juga terus berkembang karena dikelola dan dimiliki bersama oleh warga,” ucap Awan saat ditemui awak media, Rabu (22/7/2026).

    Salah satu program yang diusulkan adalah pembangunan pasar malam di kawasan RT 10, tepatnya di sekitar Gedung Serbaguna. Lokasi tersebut dinilai strategis untuk menjadi pusat kegiatan ekonomi, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM mengembangkan usahanya.

    Selain itu, Kelurahan Batu Ampar juga mengusulkan pembangunan rumah budi daya maggot dengan memanfaatkan aset milik Pemerintah Kota Balikpapan yang belum dimanfaatkan secara optimal. 

    “Fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat pengolahan sampah organik sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat melalui budidaya maggot,”terangnya 

    Di bidang pelayanan sosial, kelurahan juga mengusulkan penyediaan sarana bermain indoor dan outdoor di Posyandu yang telah memiliki bangunan permanen di sejumlah RT. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih ramah anak, sekaligus mendukung pelayanan kesehatan ibu dan balita.

    Awan menjelaskan, seluruh usulan masih dalam tahap perencanaan dan menunggu persetujuan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta Bappeda. Seluruh pendanaan direncanakan bersumber dari APBD melalui usulan anggaran kelurahan.

    “Kalau disetujui, pelaksanaannya dimulai tahun depan. Karena ada pembangunan fisik, kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan paling lambat pada akhir tahun anggaran,” imbuhnya.

    Melalui Program Kelurahan Madani, Batu Ampar berharap aset yang selama ini belum dimanfaatkan dapat diubah menjadi pusat kegiatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik yang dikelola secara mandiri oleh warga.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Kelurahan Batu Ampar di Balikpapan Utara Siapkan Program Madani Berbasis Pemberdayaan Warga

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    22 Juli 2026 pukul 12:23 WITA

    Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan saat ditemui awak media. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara menyiapkan Program Kelurahan Madani dengan konsep yang menempatkan masyarakat sebagai pengelola utama.

    Melalui program yang ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027, warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat langsung dalam mengelola berbagai fasilitas yang dibangun.

    Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan mengatakan, pihaknya telah mengusulkan tiga program unggulan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), yakni pembangunan kawasan pasar malam, rumah budi daya maggot beserta ekosistemnya, serta penyediaan sarana bermain indoor dan outdoor di Posyandu.

    Menurutnya, konsep utama Program Kelurahan Madani adalah mendorong kemandirian masyarakat melalui pengelolaan bersama. Nantinya, kelurahan akan membentuk kelompok warga yang bertanggung jawab mengelola setiap program, agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan.

    “Pengelolanya murni masyarakat. Harapannya, program ini tidak hanya selesai dibangun, tetapi juga terus berkembang karena dikelola dan dimiliki bersama oleh warga,” ucap Awan saat ditemui awak media, Rabu (22/7/2026).

    Salah satu program yang diusulkan adalah pembangunan pasar malam di kawasan RT 10, tepatnya di sekitar Gedung Serbaguna. Lokasi tersebut dinilai strategis untuk menjadi pusat kegiatan ekonomi, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM mengembangkan usahanya.

    Selain itu, Kelurahan Batu Ampar juga mengusulkan pembangunan rumah budi daya maggot dengan memanfaatkan aset milik Pemerintah Kota Balikpapan yang belum dimanfaatkan secara optimal. 

    “Fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat pengolahan sampah organik sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat melalui budidaya maggot,”terangnya 

    Di bidang pelayanan sosial, kelurahan juga mengusulkan penyediaan sarana bermain indoor dan outdoor di Posyandu yang telah memiliki bangunan permanen di sejumlah RT. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih ramah anak, sekaligus mendukung pelayanan kesehatan ibu dan balita.

    Awan menjelaskan, seluruh usulan masih dalam tahap perencanaan dan menunggu persetujuan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta Bappeda. Seluruh pendanaan direncanakan bersumber dari APBD melalui usulan anggaran kelurahan.

    “Kalau disetujui, pelaksanaannya dimulai tahun depan. Karena ada pembangunan fisik, kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan paling lambat pada akhir tahun anggaran,” imbuhnya.

    Melalui Program Kelurahan Madani, Batu Ampar berharap aset yang selama ini belum dimanfaatkan dapat diubah menjadi pusat kegiatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik yang dikelola secara mandiri oleh warga.

    (Sf/Lo)