Seputar Kaltim

    Kelompok Diduga Geng Motor di Tenggarong Serang 3 Orang Pedagang di Jalan Maduningrat

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    09 Maret 2025 pukul 11:39 WITA

    Geng Motor serang tiga orang pedagang pasar Jalan Maduningrat, Kecamatan Tenggarong. (Foto: Tangkapan Layar)

    Tenggarong - Sekelompok orang yang diduga geng motor di Kecamatan Tenggarong membuat kericuhan di Jalan Maduningrat. Aksi tidak terpuji ini terjadi pada Sabtu (8/3/2025) malam. 

    Puluhan orang itu menyerang orang yang diduga anggota kelompok lain pada pukul 11.00 WITA. Korban merupakan tiga orang pedagang ikan di Jalan Maduningrat.

    Saksi, Amang mengatakan perselisihan ini dimulai oleh kelompok geng motor yang mengepung targetnya dari dua arah yakni melalui gang IV Maduningrat serta dari arah Danau Murung. 

    "Geng motor ini datang dari dua arah, di sebelah warung saya ini ada gang empat, mereka lewat situ dan sebagiannya lewat Danau Murung, julmah mereka 10 orang lebih, lumayan banyak," kata Amang. 

    Ia menjelaskan, awalnya ketiga anak yang juga merupakan pedagang ini tidak menyadari adanya kelompok geng motor tersebut. Entah ada permasalah apa sebelumnya tiba-tiba grombolan geng motor ini langsung berteriak dan melempari batu kearah mereka yang hampir mengenai salah seorang pedagang yang berjualan sembako.

    "Waktu itu mereka bertiga diteriaki, kemudian di lempar batu sama geng motor itu, sontak tiga orang ini langsung bereaksi melawan, yang satunya langsung mengambil pedang berukuran sekitar 70 cm untuk menakuti geng motor itu," ujarnya. 

    Sementara, saat mendengar keributan, kata dia, warga langsung menghubungi pihak kepolisian Kukar untuk mengamankan perkelahian tersebut. 

    "Waktu polisi datang geng motor itu langsung kabur, dua orang yang juga merupakan korban dibawa ke kantor polisi karena memegang senjata tajam (sajam), kalau korban satunya juga lari, mereka dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan saja," ungkapnya. 

    Dirinya juga mengaku, belum mengetahui pasti terkait perselisihan itu bisa terjadi. "Saat ini korban masih di kantor polisi untuk dimintai keterangan, Alhamdulillah tak ada yang mengalami luka-luka," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Kelompok Diduga Geng Motor di Tenggarong Serang 3 Orang Pedagang di Jalan Maduningrat

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    09 Maret 2025 pukul 11:39 WITA

    Geng Motor serang tiga orang pedagang pasar Jalan Maduningrat, Kecamatan Tenggarong. (Foto: Tangkapan Layar)

    Tenggarong - Sekelompok orang yang diduga geng motor di Kecamatan Tenggarong membuat kericuhan di Jalan Maduningrat. Aksi tidak terpuji ini terjadi pada Sabtu (8/3/2025) malam. 

    Puluhan orang itu menyerang orang yang diduga anggota kelompok lain pada pukul 11.00 WITA. Korban merupakan tiga orang pedagang ikan di Jalan Maduningrat.

    Saksi, Amang mengatakan perselisihan ini dimulai oleh kelompok geng motor yang mengepung targetnya dari dua arah yakni melalui gang IV Maduningrat serta dari arah Danau Murung. 

    "Geng motor ini datang dari dua arah, di sebelah warung saya ini ada gang empat, mereka lewat situ dan sebagiannya lewat Danau Murung, julmah mereka 10 orang lebih, lumayan banyak," kata Amang. 

    Ia menjelaskan, awalnya ketiga anak yang juga merupakan pedagang ini tidak menyadari adanya kelompok geng motor tersebut. Entah ada permasalah apa sebelumnya tiba-tiba grombolan geng motor ini langsung berteriak dan melempari batu kearah mereka yang hampir mengenai salah seorang pedagang yang berjualan sembako.

    "Waktu itu mereka bertiga diteriaki, kemudian di lempar batu sama geng motor itu, sontak tiga orang ini langsung bereaksi melawan, yang satunya langsung mengambil pedang berukuran sekitar 70 cm untuk menakuti geng motor itu," ujarnya. 

    Sementara, saat mendengar keributan, kata dia, warga langsung menghubungi pihak kepolisian Kukar untuk mengamankan perkelahian tersebut. 

    "Waktu polisi datang geng motor itu langsung kabur, dua orang yang juga merupakan korban dibawa ke kantor polisi karena memegang senjata tajam (sajam), kalau korban satunya juga lari, mereka dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan saja," ungkapnya. 

    Dirinya juga mengaku, belum mengetahui pasti terkait perselisihan itu bisa terjadi. "Saat ini korban masih di kantor polisi untuk dimintai keterangan, Alhamdulillah tak ada yang mengalami luka-luka," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)