Seputar Kaltim
Kepala Kesbangpol Balikpapan Sutadi saat ditemui dalam kegiatan sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan menyambut baik kegiatan KPU Balikpapan dalam memberikan pemahaman mengenai tahapan-tahapan Pilkada serentak 2024.
Dengan adanya sosialisasi ini, Kepala Kesbangpol Balikpapan Sutadi berharap semua pihak dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi masyarakat.
"Karena keberhasilan Pemilu bukan tanggung jawab pemerintah saja, tetapi tanggung jawab bersama termasuk Partai Politik (Parpol)," ucap Sutadi kepada awak media, Rabu (24/7/2024).
Apalagi kata dia, bantuan dana hibah yang diterima Parpol, sekitar 50 persen harus digunakan untuk pendidikan politik pada konstituennya.
"Oleh karena itu, kami mengambil langkah-langkah masif untuk melakukan sosialisasi agar meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama bagi generasi muda," jelasnya.
Untuk meningkatkan partisipasi pemilih, pihaknya juga akan turun langsung ke sekolah-sekolah dan tingkat RT. Dengan begitu, diharapkan kurun waktu dua bulan ini, angka partisipasi masyarakat bisa meningkat dibandingkan Pilkada 2020 lalu.
"Kegiatan masif sudah kami jadwalkan awal bulan Agustus mendatang dan direncanakan akan turun ke 16 sekolah tingkat SMA/SMK," terangnya.
Dengan kondisi ini masyarakat akan semakin sadar, dan siapapun yang akan menjadi calon ia mengajak masyarakat untuk saling mendukung.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Kesbangpol Balikpapan Sutadi saat ditemui dalam kegiatan sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan menyambut baik kegiatan KPU Balikpapan dalam memberikan pemahaman mengenai tahapan-tahapan Pilkada serentak 2024.
Dengan adanya sosialisasi ini, Kepala Kesbangpol Balikpapan Sutadi berharap semua pihak dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi masyarakat.
"Karena keberhasilan Pemilu bukan tanggung jawab pemerintah saja, tetapi tanggung jawab bersama termasuk Partai Politik (Parpol)," ucap Sutadi kepada awak media, Rabu (24/7/2024).
Apalagi kata dia, bantuan dana hibah yang diterima Parpol, sekitar 50 persen harus digunakan untuk pendidikan politik pada konstituennya.
"Oleh karena itu, kami mengambil langkah-langkah masif untuk melakukan sosialisasi agar meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama bagi generasi muda," jelasnya.
Untuk meningkatkan partisipasi pemilih, pihaknya juga akan turun langsung ke sekolah-sekolah dan tingkat RT. Dengan begitu, diharapkan kurun waktu dua bulan ini, angka partisipasi masyarakat bisa meningkat dibandingkan Pilkada 2020 lalu.
"Kegiatan masif sudah kami jadwalkan awal bulan Agustus mendatang dan direncanakan akan turun ke 16 sekolah tingkat SMA/SMK," terangnya.
Dengan kondisi ini masyarakat akan semakin sadar, dan siapapun yang akan menjadi calon ia mengajak masyarakat untuk saling mendukung.
(Sf/Rs)