Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi. (Freepik)
Tenggarong - Polsek Kota Bangun kini tengah memburu pengemudi truk yang melarikan diri usai adu banteng dengan pengendara motor Yamaha N-Max di jembatan Martadipura tepatnya jalan poros penghubung Kota Bangun-Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) beberapa waktu lalu.
Kapolsek Kota Bangun, AKP Ribut menjelaskan tabrakan ini melibatkan sepeda motor yang datang dari arah Kota Bangun. Saat memasuki tikungan, kendaraan roda dua itu hilang kendali sehingga bertabrakan dengan sebuah truk tangki yang datang dari arah berlawanan.
"Dalam kejadian itu supir lari meninggalkan korbannya, untung ada warga cepat melakukan penanganan," kata Ribut, Sabtu (24/5/2025).
Dirinya mengungkap pihaknya telah mengantongi barang bukti dan keterangan saksi. “Kami sudah koordinasikan dengan unit Laka Lantas Polres Kukar dan menyebarkan informasi ciri-ciri truk ke seluruh jajaran,” ungkapnya.
Kata dia, upaya pelacakan truk tangki kini tengah berlangsung dengan bantuan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari beberapa titik di sepanjang jembatan itu.
“Kami juga libatkan masyarakat dalam pencarian ini. Pelaku tabrak lari akan kami kejar. Ini bentuk komitmen kami dalam melindungi pengguna jalan,” tegasnya.
Ia mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan di jalan, khususnya bagi warga yang melintas di Jembatan Martadipura untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak ugal-ugalan da terpenting adalah tidak meninggalkan korban jika terlibat dalam kecelakaan.
"Sikap bertanggung jawab harus ditumbuhkan di dalam diri, ini merupakan bagian penting dari keselamatan bersama," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi. (Freepik)
Tenggarong - Polsek Kota Bangun kini tengah memburu pengemudi truk yang melarikan diri usai adu banteng dengan pengendara motor Yamaha N-Max di jembatan Martadipura tepatnya jalan poros penghubung Kota Bangun-Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) beberapa waktu lalu.
Kapolsek Kota Bangun, AKP Ribut menjelaskan tabrakan ini melibatkan sepeda motor yang datang dari arah Kota Bangun. Saat memasuki tikungan, kendaraan roda dua itu hilang kendali sehingga bertabrakan dengan sebuah truk tangki yang datang dari arah berlawanan.
"Dalam kejadian itu supir lari meninggalkan korbannya, untung ada warga cepat melakukan penanganan," kata Ribut, Sabtu (24/5/2025).
Dirinya mengungkap pihaknya telah mengantongi barang bukti dan keterangan saksi. “Kami sudah koordinasikan dengan unit Laka Lantas Polres Kukar dan menyebarkan informasi ciri-ciri truk ke seluruh jajaran,” ungkapnya.
Kata dia, upaya pelacakan truk tangki kini tengah berlangsung dengan bantuan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari beberapa titik di sepanjang jembatan itu.
“Kami juga libatkan masyarakat dalam pencarian ini. Pelaku tabrak lari akan kami kejar. Ini bentuk komitmen kami dalam melindungi pengguna jalan,” tegasnya.
Ia mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan di jalan, khususnya bagi warga yang melintas di Jembatan Martadipura untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak ugal-ugalan da terpenting adalah tidak meninggalkan korban jika terlibat dalam kecelakaan.
"Sikap bertanggung jawab harus ditumbuhkan di dalam diri, ini merupakan bagian penting dari keselamatan bersama," tutupnya.
(Sf/Lo)