Seputar Kaltim

    Kecelakaan Tragis di Balikpapan Utara, Satu Nyawa Melayang

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Korban kecelakaan masih terbaring di tengah jalan saat menunggu proses evakuasi dari petugas. (Foto: Istimewa/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Insiden kecelakaan terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Km 9, tepat di depan SPBU Karang Joang, Balikpapan Utara, pada Minggu (5/1/2024) pagi.

    Kecelakaan yang melibatkan bus dan sepeda motor ini, mengakibatkan seorang wanita meninggal dunia di tempat, dan dua lainnya, yang merupakan suami dan anak sari wanita malang itu mengalami luka serius.

    Menurut Cristian, salah satu saksi di lokasi, kejadian bermula saat Siti Aisyah bersama suami dan anaknya yang mengendarai sepeda dengan nomor polisi AG 2699 VBO, hendak berbelok kiri menuju SPBU Karang Joang.

    “Korban bermaksud memasuki SPBU, namun motor tersebut tersenggol oleh bus yang melaju dari arah yang sama,” kata Cristian.

    Setelah tersenggol, motor terjatuh dan wanita berusia 28 tahun itu tidak sempat menghindar dari bus yang melintas, sehingga tubuhnya terlindas. Kepala wanita itu dilaporkan pecah akibat tertindih kendaraan berat.

    “Korban meninggal di lokasi kejadian, sementara suami dan anaknya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.

    Proses evakuasi dilakukan oleh relawan kebencanaan yang membantu polisi di lapangan. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit setempat untuk diperiksa lebih lanjut, sementara barang bukti, berupa motor dan bus dibawa ke Polresta Balikpapan.

    Kapolsek Balikpapan Utara, Ipda Yuda Arifin, menerangkan, bahwa sopir bus sudah diamankan untuk dimintai keterangan.

    “Sopir bus sudah kami amankan, begitu juga dengan saksi-saksi yang berada di tempat kejadian,” ujar Ipda Yuda. 

    Sementara itu, Yuda juga mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan dua lainnya dirawat intensif di rumah sakit.

    Proses penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan, termasuk pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat.

    Kecelakaan ini mengingatkan kembali pentingnya kewaspadaan di jalan raya, terutama di area yang sering dilalui kendaraan besar dan kendaraan bermotor. 

    “Polisi menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara demi menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang,” imbaunya.

    (Sf/Rs) 

    Seputar Kaltim

    Kecelakaan Tragis di Balikpapan Utara, Satu Nyawa Melayang

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Korban kecelakaan masih terbaring di tengah jalan saat menunggu proses evakuasi dari petugas. (Foto: Istimewa/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Insiden kecelakaan terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Km 9, tepat di depan SPBU Karang Joang, Balikpapan Utara, pada Minggu (5/1/2024) pagi.

    Kecelakaan yang melibatkan bus dan sepeda motor ini, mengakibatkan seorang wanita meninggal dunia di tempat, dan dua lainnya, yang merupakan suami dan anak sari wanita malang itu mengalami luka serius.

    Menurut Cristian, salah satu saksi di lokasi, kejadian bermula saat Siti Aisyah bersama suami dan anaknya yang mengendarai sepeda dengan nomor polisi AG 2699 VBO, hendak berbelok kiri menuju SPBU Karang Joang.

    “Korban bermaksud memasuki SPBU, namun motor tersebut tersenggol oleh bus yang melaju dari arah yang sama,” kata Cristian.

    Setelah tersenggol, motor terjatuh dan wanita berusia 28 tahun itu tidak sempat menghindar dari bus yang melintas, sehingga tubuhnya terlindas. Kepala wanita itu dilaporkan pecah akibat tertindih kendaraan berat.

    “Korban meninggal di lokasi kejadian, sementara suami dan anaknya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.

    Proses evakuasi dilakukan oleh relawan kebencanaan yang membantu polisi di lapangan. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit setempat untuk diperiksa lebih lanjut, sementara barang bukti, berupa motor dan bus dibawa ke Polresta Balikpapan.

    Kapolsek Balikpapan Utara, Ipda Yuda Arifin, menerangkan, bahwa sopir bus sudah diamankan untuk dimintai keterangan.

    “Sopir bus sudah kami amankan, begitu juga dengan saksi-saksi yang berada di tempat kejadian,” ujar Ipda Yuda. 

    Sementara itu, Yuda juga mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan dua lainnya dirawat intensif di rumah sakit.

    Proses penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan, termasuk pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat.

    Kecelakaan ini mengingatkan kembali pentingnya kewaspadaan di jalan raya, terutama di area yang sering dilalui kendaraan besar dan kendaraan bermotor. 

    “Polisi menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara demi menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang,” imbaunya.

    (Sf/Rs)