Kecelakaan di Km 102 Bengalon Kutim, Ambulans vs Avanza, 5 Orang Luka Akibat Jalan Berlubang

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    11 April 2026 01:11 WIB

    Kondisi mobil Avanza dan ambulans yang mengalami kerusakan parah pada bagian depan usai tabrakan di Km 102 Bengalon, Kutim. (Foto: Polres Kutim)

    Sangatta - Kecelakaan lalu lintas antara ambulans dan mobil Toyota Avanza terjadi di Jalan Poros Bengalon–Muara Wahau Km 102, Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Jumat (10/4/2026).

    Kapolsek Bengalon AKP Asriadi mengatakan, pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga untuk penanganan awal dan evakuasi korban.

    “Anggota kami segera melakukan olah tempat kejadian perkara serta membantu evakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar AKP Asriadi.

    Kecelakaan itu melibatkan Toyota Avanza bernopol DD 1194 FC dan ambulans Suzuki APV milik RSUD Taman Husada Bontang bernopol KT 1243 Q.

    Berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan diduga dipicu kondisi jalan berlubang. Ambulans yang melaju dari arah Muara Wahau menuju Bengalon mencoba menghindari lubang dengan mengambil sebagian jalur berlawanan.

    Di saat bersamaan, Avanza datang dari arah berlawanan. Kedua pengemudi sempat berupaya menghindar, namun jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak terelakkan.

    Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, lima orang mengalami luka ringan, seperti luka di bagian kepala dan lecet pada tubuh. Seluruh korban telah mendapatkan perawatan di puskesmas setempat.

    Pengemudi ambulans dilaporkan selamat tanpa luka, sementara satu penumpang hanya mengeluhkan nyeri pada bagian bahu.

    Polisi telah mengamankan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk penyelidikan lebih lanjut. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp25 juta.

    Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalan rusak.

    “Jangan memaksakan mendahului atau mengambil jalur berlawanan tanpa perhitungan yang matang. Kondisi jalan yang kurang baik harus disikapi dengan ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan,” tutup AKBP Fauzan.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Kecelakaan di Km 102 Bengalon Kutim, Ambulans vs Avanza, 5 Orang Luka Akibat Jalan Berlubang

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    11 April 2026 01:11 WIB

    Kondisi mobil Avanza dan ambulans yang mengalami kerusakan parah pada bagian depan usai tabrakan di Km 102 Bengalon, Kutim. (Foto: Polres Kutim)

    Sangatta - Kecelakaan lalu lintas antara ambulans dan mobil Toyota Avanza terjadi di Jalan Poros Bengalon–Muara Wahau Km 102, Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Jumat (10/4/2026).

    Kapolsek Bengalon AKP Asriadi mengatakan, pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga untuk penanganan awal dan evakuasi korban.

    “Anggota kami segera melakukan olah tempat kejadian perkara serta membantu evakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar AKP Asriadi.

    Kecelakaan itu melibatkan Toyota Avanza bernopol DD 1194 FC dan ambulans Suzuki APV milik RSUD Taman Husada Bontang bernopol KT 1243 Q.

    Berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan diduga dipicu kondisi jalan berlubang. Ambulans yang melaju dari arah Muara Wahau menuju Bengalon mencoba menghindari lubang dengan mengambil sebagian jalur berlawanan.

    Di saat bersamaan, Avanza datang dari arah berlawanan. Kedua pengemudi sempat berupaya menghindar, namun jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak terelakkan.

    Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, lima orang mengalami luka ringan, seperti luka di bagian kepala dan lecet pada tubuh. Seluruh korban telah mendapatkan perawatan di puskesmas setempat.

    Pengemudi ambulans dilaporkan selamat tanpa luka, sementara satu penumpang hanya mengeluhkan nyeri pada bagian bahu.

    Polisi telah mengamankan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk penyelidikan lebih lanjut. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp25 juta.

    Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalan rusak.

    “Jangan memaksakan mendahului atau mengambil jalur berlawanan tanpa perhitungan yang matang. Kondisi jalan yang kurang baik harus disikapi dengan ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan,” tutup AKBP Fauzan.

    (Sf/Rs)