Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim
Kendaraan Honda Mobilio hancur usai alami tabrakan beruntun di kawasan Jalan Mulawarman, Balikpapan Selatan, Jumat (2/1/2026) pagi. (Foto: Saksi Dirman/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Mulawarman, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Jumat (2/1/2026). Insiden ini melibatkan sebuah mobil Honda Mobilio, satu unit angkutan kota, serta tujuh sepeda motor, sehingga menyebabkan kemacetan panjang di kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi di lapangan, mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi KT 1604 WN mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Bumper depan mobil hancur dan terlepas, sementara kap mesin terlihat penyok akibat benturan keras.
Salah seorang saksi mata, Dirman, mengaku tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 07.15 Wita. Saat itu, arus lalu lintas sudah tersendat total dan kendaraan nyaris tidak bisa bergerak.
“Waktu saya sampai, kondisi sudah macet parah. Saya tidak melihat langsung awal kejadiannya,” ucap Dirman saat dihubungi media.
Menurut keterangan yang beredar di lokasi, kecelakaan diduga bermula dari mobil Honda Mobilio yang lebih dulu menabrak kendaraan di depannya. Mobil tersebut diketahui dikemudikan seorang pria yang saat kejadian bersama seorang perempuan di dalam kendaraan.
“Ada informasi sopirnya mengantuk, tapi itu masih cerita dari orang-orang di lokasi,” terangnya.
Dirman menambahkan, situasi sempat memanas karena pengemudi mobil hampir menjadi sasaran kemarahan warga. Ia mengaku berupaya mengamankan sopir tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Saya fokus mengamankan sopirnya karena sempat mau diamuk,” akunya
Akibat kejadian ini, sejumlah pengendara sepeda motor mengalami luka-luka, dengan sebagian besar korban menderita patah tulang pada bagian kaki. Meski demikian, mayoritas korban masih dalam kondisi sadar.
Sementara itu, sopir angkutan kota dilaporkan tidak mengalami luka serius, meskipun kendaraannya mengalami kerusakan.
“Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” lanjutnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi dan belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kecelakaan tersebut.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim

Kendaraan Honda Mobilio hancur usai alami tabrakan beruntun di kawasan Jalan Mulawarman, Balikpapan Selatan, Jumat (2/1/2026) pagi. (Foto: Saksi Dirman/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Mulawarman, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Jumat (2/1/2026). Insiden ini melibatkan sebuah mobil Honda Mobilio, satu unit angkutan kota, serta tujuh sepeda motor, sehingga menyebabkan kemacetan panjang di kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi di lapangan, mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi KT 1604 WN mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Bumper depan mobil hancur dan terlepas, sementara kap mesin terlihat penyok akibat benturan keras.
Salah seorang saksi mata, Dirman, mengaku tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 07.15 Wita. Saat itu, arus lalu lintas sudah tersendat total dan kendaraan nyaris tidak bisa bergerak.
“Waktu saya sampai, kondisi sudah macet parah. Saya tidak melihat langsung awal kejadiannya,” ucap Dirman saat dihubungi media.
Menurut keterangan yang beredar di lokasi, kecelakaan diduga bermula dari mobil Honda Mobilio yang lebih dulu menabrak kendaraan di depannya. Mobil tersebut diketahui dikemudikan seorang pria yang saat kejadian bersama seorang perempuan di dalam kendaraan.
“Ada informasi sopirnya mengantuk, tapi itu masih cerita dari orang-orang di lokasi,” terangnya.
Dirman menambahkan, situasi sempat memanas karena pengemudi mobil hampir menjadi sasaran kemarahan warga. Ia mengaku berupaya mengamankan sopir tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Saya fokus mengamankan sopirnya karena sempat mau diamuk,” akunya
Akibat kejadian ini, sejumlah pengendara sepeda motor mengalami luka-luka, dengan sebagian besar korban menderita patah tulang pada bagian kaki. Meski demikian, mayoritas korban masih dalam kondisi sadar.
Sementara itu, sopir angkutan kota dilaporkan tidak mengalami luka serius, meskipun kendaraannya mengalami kerusakan.
“Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” lanjutnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi dan belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kecelakaan tersebut.
(Sf/Rs)