Cari disini...
Seputar Kaltim
Plt Camat Samarinda Ulu, Sangkala Saso. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Hasil laporan dari kecamatan dan Kelurahan, bahwa Posyandu di semua tempat mengalami penurunan pengunjung dari masyarakat.
Terkonfirmasi oleh DPPKB, sebab salah satunya karena masyarakat luas tak tertarik datang ke Posyandu.
Beberapa kecamatan kemudian membuat langkah kreatif untuk menarik masyarakat terutama ibu-ibu membawa anaknya ke posyandu.
Plt Camat Samarinda Ulu, Sangkala Saso mengungkapkan dirinya tengah mempersiapkan layanan Posyandu untuk menarik perhatian warga.
"Untuk menarik orang tuanya kita dengan adanya Doorprize, dan untuk anaknya kita buatkan arena bermain dan dilengkapi berupa permainan anak-anak," ungkapnya.
Ia akan merger posyandu yang tidak aktif. "Ada delapan kelurahan dan ada kurang lebih 191 Posyandu, semua ada yang tidak aktif, kami akan merger ke Posyandu yang aktif, sehingga lebih efektif," jelasnya.
Setelah itu, Sangkala memastikan Posyandu yang aktif untuk mendapatkan anggaran yang tepat sesuai kebutuhan.
"Bagaimanapun bagusnya kegiatan kalau tidak disokong dengan Anggaran, kita jadi penonton saja. Semoga CSR yang ada, kita manfaatkan dengan ajukan proposal," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Plt Camat Samarinda Ulu, Sangkala Saso. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Hasil laporan dari kecamatan dan Kelurahan, bahwa Posyandu di semua tempat mengalami penurunan pengunjung dari masyarakat.
Terkonfirmasi oleh DPPKB, sebab salah satunya karena masyarakat luas tak tertarik datang ke Posyandu.
Beberapa kecamatan kemudian membuat langkah kreatif untuk menarik masyarakat terutama ibu-ibu membawa anaknya ke posyandu.
Plt Camat Samarinda Ulu, Sangkala Saso mengungkapkan dirinya tengah mempersiapkan layanan Posyandu untuk menarik perhatian warga.
"Untuk menarik orang tuanya kita dengan adanya Doorprize, dan untuk anaknya kita buatkan arena bermain dan dilengkapi berupa permainan anak-anak," ungkapnya.
Ia akan merger posyandu yang tidak aktif. "Ada delapan kelurahan dan ada kurang lebih 191 Posyandu, semua ada yang tidak aktif, kami akan merger ke Posyandu yang aktif, sehingga lebih efektif," jelasnya.
Setelah itu, Sangkala memastikan Posyandu yang aktif untuk mendapatkan anggaran yang tepat sesuai kebutuhan.
"Bagaimanapun bagusnya kegiatan kalau tidak disokong dengan Anggaran, kita jadi penonton saja. Semoga CSR yang ada, kita manfaatkan dengan ajukan proposal," pungkasnya.
(Sf/By)