Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan perkenalkan Kebun Raya Balikpapan (KRB) agar menjadi destinasi wisata. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan terus mendorong pengembangan Kebun Raya Balikpapan (KRB) agar tidak hanya menjadi pusat konservasi, tetapi juga tampil sebagai destinasi wisata alam bagi warga dan wisatawan.
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan, pihaknya ingin mengenalkan bahwa Balikpapan memiliki kebun raya yang potensial dan tak kalah menarik dari kebun raya lain di Indonesia.
Ia menilai keberadaan KRB bisa menjadi pilihan liburan bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana berbeda dari kawasan perkotaan.
“Selama ini masyarakat mungkin hanya beraktivitas di kota atau ke mal. Ke depan, Kebun Raya bisa menjadi tempat rekreasi sekaligus hiburan,” ucap Sudirman kepada awak media, Senin (17/11/2025).
Disampaikan, bahwa KRB menyimpan ribuan jenis tanaman, termasuk 2.500 koleksi anggrek. Keanekaragaman hayati ini menjadikan KRB penting untuk pendidikan lingkungan dan penelitian, serta memiliki daya tarik wisata tersendiri.
Untuk mendukung pengembangan tersebut, DLH menyiapkan berbagai fasilitas tambahan. Salah satu yang kini dikerjakan adalah pembangunan trek lari.
“Totalnya direncanakan 10 trek sepanjang 10 kilometer, namun baru sekitar 4 kilometer yang siap digunakan,” jelasnya.
Sudirman menegaskan pengembangan fasilitas dilakukan bertahap sembari memperkenalkan Kebun Raya sebagai ruang terbuka hijau yang ramah bagi pengunjung.
Dengan peningkatan sarana ini, DLH berharap KRB dapat berkembang menjadi ikon wisata alam Kota Balikpapan.
“Kami ingin pengunjung merasa nyaman dan betah. Targetnya, Kebun Raya bisa menjadi pilihan utama untuk menikmati alam,” tutupnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan perkenalkan Kebun Raya Balikpapan (KRB) agar menjadi destinasi wisata. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan terus mendorong pengembangan Kebun Raya Balikpapan (KRB) agar tidak hanya menjadi pusat konservasi, tetapi juga tampil sebagai destinasi wisata alam bagi warga dan wisatawan.
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan, pihaknya ingin mengenalkan bahwa Balikpapan memiliki kebun raya yang potensial dan tak kalah menarik dari kebun raya lain di Indonesia.
Ia menilai keberadaan KRB bisa menjadi pilihan liburan bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana berbeda dari kawasan perkotaan.
“Selama ini masyarakat mungkin hanya beraktivitas di kota atau ke mal. Ke depan, Kebun Raya bisa menjadi tempat rekreasi sekaligus hiburan,” ucap Sudirman kepada awak media, Senin (17/11/2025).
Disampaikan, bahwa KRB menyimpan ribuan jenis tanaman, termasuk 2.500 koleksi anggrek. Keanekaragaman hayati ini menjadikan KRB penting untuk pendidikan lingkungan dan penelitian, serta memiliki daya tarik wisata tersendiri.
Untuk mendukung pengembangan tersebut, DLH menyiapkan berbagai fasilitas tambahan. Salah satu yang kini dikerjakan adalah pembangunan trek lari.
“Totalnya direncanakan 10 trek sepanjang 10 kilometer, namun baru sekitar 4 kilometer yang siap digunakan,” jelasnya.
Sudirman menegaskan pengembangan fasilitas dilakukan bertahap sembari memperkenalkan Kebun Raya sebagai ruang terbuka hijau yang ramah bagi pengunjung.
Dengan peningkatan sarana ini, DLH berharap KRB dapat berkembang menjadi ikon wisata alam Kota Balikpapan.
“Kami ingin pengunjung merasa nyaman dan betah. Targetnya, Kebun Raya bisa menjadi pilihan utama untuk menikmati alam,” tutupnya.
(Sf/Rs)