Cari disini...
Seputar Kaltim
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan melestarikan kebaya sebagai bagian dari budaya Indonesia. (Foto: PKK Balikpapan/seputarfakta.com)
Balikpapan – Semangat kemerdekaan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan, melalui kegiatan PKK Berkebaya di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (20/8/2026).
Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena
mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan para kader, sekaligus melestarikan kebaya sebagai bagian dari budaya Indonesia.
Menurutnya, kebaya bukan sekadar pakaian tradisional, tetapi juga mencerminkan sosok perempuan Indonesia yang anggun, santun, kuat, dan berdaya.
“Kebaya mencerminkan jati diri perempuan Indonesia. Di balik kelembutan itu, perempuan Indonesia tetap teguh, kuat, dan penuh semangat dalam menjalankan perannya,” ucap Nurlena kepada media.
Kegiatan tersebut dikemas berbeda dari agenda PKK biasanya. Para kader mengikuti sejumlah perlombaan, di antaranya Melodi Perjuangan, Pesona Rimpang Nusantara, inovasi produk perca, PKK Membalut Perjuangan, dan busana Kebaya Merdeka.
Nurlena menyebut kegiatan tersebut tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kekompakan dan semangat para kader dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.
Ia menegaskan, PKK merupakan mitra pemerintah yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui 10 Program Pokok PKK.
“Kami adalah mitra pemerintah sekaligus ujung tombak yang langsung hadir di tengah masyarakat. Melalui 10 Program Pokok PKK, kami ikut mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang berdampak nyata bagi keluarga,” katanya.
Dia berharap semangat kemerdekaan dapat terus diwujudkan melalui kerja, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Memaknai kemerdekaan tidak hanya dengan mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga mengisinya dengan karya dan pengabdian. Dari keluarga yang kuat akan lahir bangsa yang kuat,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan melestarikan kebaya sebagai bagian dari budaya Indonesia. (Foto: PKK Balikpapan/seputarfakta.com)
Balikpapan – Semangat kemerdekaan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan, melalui kegiatan PKK Berkebaya di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (20/8/2026).
Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena
mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan para kader, sekaligus melestarikan kebaya sebagai bagian dari budaya Indonesia.
Menurutnya, kebaya bukan sekadar pakaian tradisional, tetapi juga mencerminkan sosok perempuan Indonesia yang anggun, santun, kuat, dan berdaya.
“Kebaya mencerminkan jati diri perempuan Indonesia. Di balik kelembutan itu, perempuan Indonesia tetap teguh, kuat, dan penuh semangat dalam menjalankan perannya,” ucap Nurlena kepada media.
Kegiatan tersebut dikemas berbeda dari agenda PKK biasanya. Para kader mengikuti sejumlah perlombaan, di antaranya Melodi Perjuangan, Pesona Rimpang Nusantara, inovasi produk perca, PKK Membalut Perjuangan, dan busana Kebaya Merdeka.
Nurlena menyebut kegiatan tersebut tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kekompakan dan semangat para kader dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.
Ia menegaskan, PKK merupakan mitra pemerintah yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui 10 Program Pokok PKK.
“Kami adalah mitra pemerintah sekaligus ujung tombak yang langsung hadir di tengah masyarakat. Melalui 10 Program Pokok PKK, kami ikut mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang berdampak nyata bagi keluarga,” katanya.
Dia berharap semangat kemerdekaan dapat terus diwujudkan melalui kerja, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Memaknai kemerdekaan tidak hanya dengan mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga mengisinya dengan karya dan pengabdian. Dari keluarga yang kuat akan lahir bangsa yang kuat,” pungkasnya.
(Sf/Rs)