Kebakaran Hanguskan 5 Rumah dan 1 Langgar di Loa Janan Ilir, 5 KK Terdampak

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    23 Maret 2026 04:56 WIB

    Proses pemadaman yang dilakukan oleh penjinak api dari Damkar Kota Samarinda. (Foto: Damkar Kota Samarinda)

    Samarinda - Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Soekarno Hatta KM 1, Gang Durian, RT 21, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, Senin (23/3/2026) dini hari.

    Peristiwa yang terjadi saat sebagian besar warga masih tertidur lelap ini mengakibatkan sedikitnya enam bangunan ludes terbakar yang terdiri dari lima rumah tinggal warga dan satu bangunan fasilitas ibadah berupa langgar.

    Kepanikan seketika pecah saat si jago merah mulai membesar dan menjalar. Via, salah satu warga setempat menceritakan detik-detik menegangkan saat musibah tersebut terjadi.

    Ia mengaku terperanjat dari tidurnya setelah mendengar riuh teriakan warga yang meminta pertolongan di tengah gelapnya subuh.

    “Saya bangun karena ada yang teriak-teriak. Begitu keluar rumah, api sudah besar dari arah dapur. Kami langsung panik, cuma sempat selamatkan barang seperlunya,” ungkap Via.

    Kepala Disdamkarmat Kota Samarinda, Hendra AH menjelaskan pihaknya langsung bergerak cepat setelah Pusat Komunikasi menerima informasi pada pukul 04.20 WITA.

    “Petugas menerima laporan dan langsung bergerak. Unit tiba sekitar pukul 04.38 WITA dan mulai melakukan pemadaman dua menit kemudian,” jelas Hendra.

    Setibanya di lokasi, fokus utama petugas adalah melokalisasi titik api agar tidak merembet ke area permukiman lain yang lebih luas.

    Kondisi rumah yang berdempetan menjadi tantangan tersendiri bagi tim pemadam. “Api cepat meluas karena jarak antarbangunan sangat rapat dan sebagian besar material bangunan mudah terbakar,” tambahnya.

    Proses penjinakan api memakan waktu sekitar dua jam hingga akhirnya situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 06.30 WITA.

    Amukan api tercatat menghanguskan area seluas kurang lebih 30 kali 40 meter. Akibat insiden ini, sebanyak lima Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 20 jiwa harus rela kehilangan tempat tinggal mereka.

    Beruntung, musibah ini tidak menelan korban jiwa. Namun berdasarkan data dari tim medis di lapangan, satu orang warga dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan.

    Terkait pemicu kebakaran, pihak kepolisian setempat masih melakukan pendalaman. “Untuk penyebab pasti masih dalam penyelidikan. Dugaan awal api berasal dari dapur salah satu rumah,” tutup Hendra.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Kebakaran Hanguskan 5 Rumah dan 1 Langgar di Loa Janan Ilir, 5 KK Terdampak

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    23 Maret 2026 04:56 WIB

    Proses pemadaman yang dilakukan oleh penjinak api dari Damkar Kota Samarinda. (Foto: Damkar Kota Samarinda)

    Samarinda - Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Soekarno Hatta KM 1, Gang Durian, RT 21, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, Senin (23/3/2026) dini hari.

    Peristiwa yang terjadi saat sebagian besar warga masih tertidur lelap ini mengakibatkan sedikitnya enam bangunan ludes terbakar yang terdiri dari lima rumah tinggal warga dan satu bangunan fasilitas ibadah berupa langgar.

    Kepanikan seketika pecah saat si jago merah mulai membesar dan menjalar. Via, salah satu warga setempat menceritakan detik-detik menegangkan saat musibah tersebut terjadi.

    Ia mengaku terperanjat dari tidurnya setelah mendengar riuh teriakan warga yang meminta pertolongan di tengah gelapnya subuh.

    “Saya bangun karena ada yang teriak-teriak. Begitu keluar rumah, api sudah besar dari arah dapur. Kami langsung panik, cuma sempat selamatkan barang seperlunya,” ungkap Via.

    Kepala Disdamkarmat Kota Samarinda, Hendra AH menjelaskan pihaknya langsung bergerak cepat setelah Pusat Komunikasi menerima informasi pada pukul 04.20 WITA.

    “Petugas menerima laporan dan langsung bergerak. Unit tiba sekitar pukul 04.38 WITA dan mulai melakukan pemadaman dua menit kemudian,” jelas Hendra.

    Setibanya di lokasi, fokus utama petugas adalah melokalisasi titik api agar tidak merembet ke area permukiman lain yang lebih luas.

    Kondisi rumah yang berdempetan menjadi tantangan tersendiri bagi tim pemadam. “Api cepat meluas karena jarak antarbangunan sangat rapat dan sebagian besar material bangunan mudah terbakar,” tambahnya.

    Proses penjinakan api memakan waktu sekitar dua jam hingga akhirnya situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 06.30 WITA.

    Amukan api tercatat menghanguskan area seluas kurang lebih 30 kali 40 meter. Akibat insiden ini, sebanyak lima Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 20 jiwa harus rela kehilangan tempat tinggal mereka.

    Beruntung, musibah ini tidak menelan korban jiwa. Namun berdasarkan data dari tim medis di lapangan, satu orang warga dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan.

    Terkait pemicu kebakaran, pihak kepolisian setempat masih melakukan pendalaman. “Untuk penyebab pasti masih dalam penyelidikan. Dugaan awal api berasal dari dapur salah satu rumah,” tutup Hendra.

    (Sf/Lo)