Cari disini...
Seputar Kaltim
Kebakaran di SMAN 9 yang menghanguskan sebuah perpustakaan. (Foto: HO/ITS-TRC)
Samarinda - Sebuah kebakaran melanda SMA Negeri 9 yang terletak di Jalan Giri Rejo, RT 24, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, pada Kamis sore, mengakibatkan kerusakan signifikan pada ruang perpustakaan sekolah. Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden yang berlangsung dari pukul 18.40 Wita hingga 19.30 Wita tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH, mengonfirmasi bahwa hanya satu bangunan, yaitu ruang perpustakaan, yang terdampak oleh api. "Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Hendra.
Proses pemadaman api melibatkan berbagai unsur di lapangan, termasuk relawan Kota Samarinda, Disdamkar dan Penyelamatan Kota Samarinda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda, dan Tim Medis Emergency Medical Team (EMT-ITS). Selama operasi, seorang relawan mengalami luka ringan, namun tidak ada hambatan berarti yang dilaporkan selama prosesi pemadaman.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, dengan dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. "Kami sedang bekerja sama dengan kepolisian untuk menentukan penyebab pasti dari kebakaran ini," tambah Hendra.
Sebanyak 5 unit Fire Truck dari Disdamkar, PMK Swasta, dan 10 mesin portable relawan dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api. Koordinasi antar lembaga dan respon cepat dari tim darurat memainkan peran kunci dalam mengatasi situasi tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur menyatakan keprihatinannya dan berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim. "Kami akan berkoordinasi dengan Disdikbud untuk penanganan secepatnya, agar proses belajar mengajar di sekolah dapat terus berlangsung tanpa gangguan," ucap Penjabat Gubernur.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kebakaran di SMAN 9 yang menghanguskan sebuah perpustakaan. (Foto: HO/ITS-TRC)
Samarinda - Sebuah kebakaran melanda SMA Negeri 9 yang terletak di Jalan Giri Rejo, RT 24, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, pada Kamis sore, mengakibatkan kerusakan signifikan pada ruang perpustakaan sekolah. Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden yang berlangsung dari pukul 18.40 Wita hingga 19.30 Wita tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH, mengonfirmasi bahwa hanya satu bangunan, yaitu ruang perpustakaan, yang terdampak oleh api. "Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Hendra.
Proses pemadaman api melibatkan berbagai unsur di lapangan, termasuk relawan Kota Samarinda, Disdamkar dan Penyelamatan Kota Samarinda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda, dan Tim Medis Emergency Medical Team (EMT-ITS). Selama operasi, seorang relawan mengalami luka ringan, namun tidak ada hambatan berarti yang dilaporkan selama prosesi pemadaman.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, dengan dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. "Kami sedang bekerja sama dengan kepolisian untuk menentukan penyebab pasti dari kebakaran ini," tambah Hendra.
Sebanyak 5 unit Fire Truck dari Disdamkar, PMK Swasta, dan 10 mesin portable relawan dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api. Koordinasi antar lembaga dan respon cepat dari tim darurat memainkan peran kunci dalam mengatasi situasi tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur menyatakan keprihatinannya dan berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim. "Kami akan berkoordinasi dengan Disdikbud untuk penanganan secepatnya, agar proses belajar mengajar di sekolah dapat terus berlangsung tanpa gangguan," ucap Penjabat Gubernur.
(Sf/Rs)