Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim
Kobaran api melahap satu rumah warga di Gang Permai Raya, Sangatta Utara, Kutim. (Foto: Istimewa)
Sangatta - Kebakaran menghanguskan satu unit rumah di Gang Permai Raya, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga dan cepat membesar, disertai asap tebal yang terlihat dari kejauhan. Kejadian itu sempat membuat warga sekitar panik.
Salah seorang warga, Vina mengaku mengetahui kejadian tersebut dari informasi yang menyebar melalui grup WhatsApp. Informasi itu membuat warga bergegas memberikan pertolongan awal sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Saya tahunya dari grup WA, langsung ramai. Saat itu saya sedang di Kabo dan asapnya sudah terlihat dari sana,” ujar Vina.
Warga lainnya, Ruslan menyebut api awalnya terlihat dari bagian tengah rumah, lalu merambat ke bagian lain bangunan.
“Api muncul dari tengah, lalu menjalar ke depan dan belakang. Sudah disemprot, tapi muncul lagi di bagian lain,” katanya.
Sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke rumah lain di kawasan padat penduduk tersebut.
Hingga berita ini terbit, proses pemadaman masih berlangsung. Api dilaporkan mulai dapat dikendalikan, sementara petugas terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kebakaran tersebut.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim

Kobaran api melahap satu rumah warga di Gang Permai Raya, Sangatta Utara, Kutim. (Foto: Istimewa)
Sangatta - Kebakaran menghanguskan satu unit rumah di Gang Permai Raya, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga dan cepat membesar, disertai asap tebal yang terlihat dari kejauhan. Kejadian itu sempat membuat warga sekitar panik.
Salah seorang warga, Vina mengaku mengetahui kejadian tersebut dari informasi yang menyebar melalui grup WhatsApp. Informasi itu membuat warga bergegas memberikan pertolongan awal sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Saya tahunya dari grup WA, langsung ramai. Saat itu saya sedang di Kabo dan asapnya sudah terlihat dari sana,” ujar Vina.
Warga lainnya, Ruslan menyebut api awalnya terlihat dari bagian tengah rumah, lalu merambat ke bagian lain bangunan.
“Api muncul dari tengah, lalu menjalar ke depan dan belakang. Sudah disemprot, tapi muncul lagi di bagian lain,” katanya.
Sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke rumah lain di kawasan padat penduduk tersebut.
Hingga berita ini terbit, proses pemadaman masih berlangsung. Api dilaporkan mulai dapat dikendalikan, sementara petugas terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kebakaran tersebut.
(Sf/Lo)