Seputar Kaltim

    Kebakaran di Samarinda, 11 Bangunan Ludes Terbakar

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    09 Agustus 2024 pukul 09:05 WITA

    Kebakaran yang terjadi di Jalan Abul Hasan, Gang 6 dan 7 Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, dini hari tadi, Jumat (9/8/2024). (Foto: Dokumentasi Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Abul Hasan Gang 6 dan Gang 7, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, pada Jumat (9/8/2024) dini hari. 

    Dalam insiden tersebut, sebanyak 11 bangunan, yang terdiri dari 8 rumah tunggal dan 3 bangsalan/kost, hangus terbakar.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelamatan Samarinda, Hendra AH,  mengonfirmasi bahwa ia menerima laporan kebakaran itu sekira pukul 00.40 WITA.  

    Meski petugas pemadam kebakaran telah berusaha dengan maksimal, tantangan di lokasi membuat proses pemadaman api berlangsung cukup lama. 

    "Wilayah yang terbakar merupakan kawasan padat penduduk dengan konstruksi bangunan mayoritas terbuat dari kayu. Hal ini menyebabkan api dengan cepat merambat dan menghanguskan bangunan di sekitarnya," jelas Hendra.

    Selain kondisi bangunan yang mudah terbakar, keberadaan lokasi di dalam gang juga menyulitkan mobil pemadam kebakaran untuk mencapai pusat api. 

    "Lokasi kejadian yang berada di gang sempit membuat mobil pemadam sulit masuk. Ditambah lagi, banyaknya masyarakat yang berkerumun untuk melihat kejadian, turut menghambat kerja petugas di lapangan," tambahnya.

    Untuk memadamkan api, dibutuhkan waktu sekitar dua jam. Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk memastikan api tidak merambat lebih luas ke bangunan lainnya. 

    Namun, hingga berita ini dinaikan penyebab kebakaran masih belum diketahui dan sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.

    Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

    Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama di kawasan padat penduduk yang rawan kebakaran. 

    Pihak Disdamkar juga mengingatkan masyarakat agar dapat memberikan akses jalan untuk mobil pemadam kebakaran agar dapat bergerak cepat dalam situasi darurat seperti ini.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Kebakaran di Samarinda, 11 Bangunan Ludes Terbakar

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    09 Agustus 2024 pukul 09:05 WITA

    Kebakaran yang terjadi di Jalan Abul Hasan, Gang 6 dan 7 Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, dini hari tadi, Jumat (9/8/2024). (Foto: Dokumentasi Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Abul Hasan Gang 6 dan Gang 7, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, pada Jumat (9/8/2024) dini hari. 

    Dalam insiden tersebut, sebanyak 11 bangunan, yang terdiri dari 8 rumah tunggal dan 3 bangsalan/kost, hangus terbakar.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelamatan Samarinda, Hendra AH,  mengonfirmasi bahwa ia menerima laporan kebakaran itu sekira pukul 00.40 WITA.  

    Meski petugas pemadam kebakaran telah berusaha dengan maksimal, tantangan di lokasi membuat proses pemadaman api berlangsung cukup lama. 

    "Wilayah yang terbakar merupakan kawasan padat penduduk dengan konstruksi bangunan mayoritas terbuat dari kayu. Hal ini menyebabkan api dengan cepat merambat dan menghanguskan bangunan di sekitarnya," jelas Hendra.

    Selain kondisi bangunan yang mudah terbakar, keberadaan lokasi di dalam gang juga menyulitkan mobil pemadam kebakaran untuk mencapai pusat api. 

    "Lokasi kejadian yang berada di gang sempit membuat mobil pemadam sulit masuk. Ditambah lagi, banyaknya masyarakat yang berkerumun untuk melihat kejadian, turut menghambat kerja petugas di lapangan," tambahnya.

    Untuk memadamkan api, dibutuhkan waktu sekitar dua jam. Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk memastikan api tidak merambat lebih luas ke bangunan lainnya. 

    Namun, hingga berita ini dinaikan penyebab kebakaran masih belum diketahui dan sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.

    Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

    Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama di kawasan padat penduduk yang rawan kebakaran. 

    Pihak Disdamkar juga mengingatkan masyarakat agar dapat memberikan akses jalan untuk mobil pemadam kebakaran agar dapat bergerak cepat dalam situasi darurat seperti ini.

    (Sf/Rs)