Kebakaran di PT Samator, Diduga Akibat Gas Bocor Tersambar Api

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Seputar Kaltim

    28 November 2025 08:49 WIB

    Gudang gas PT Samator dilalap si jago merah. (Foto: Tangkapan Layar)

    Tenggarong - Kebakaran kembali terjadi, kali ini PT Samator, Jalan Bukit Suharto KM 29, Kelurahan Karya Merdeka, Samboja Barat menjadi target keganasan sijago merah, Jumat (28/11/2025).

    Insiden ini terjadi pada pukul 09.20 WITA. Api melalap tabung oksigen yang digunakan untuk kegiatan industri.

    Kepala Pos Sar Samboja Barat, H Saharuddin mengatakan awalnya asap tebal keluar dari area Stasiun Pengisian Gas, disertai dengan suara letupan kecil. Setelah dilakukan pengecekan ternyata kebocoran gas oksigen berasal dari salah satu jalur pipa distribusi yang kemudian tersulut api.

    Petugas langsung membunyikan tombol emergency shutdown untuk mematikan aliran gas.

    Tim pemadam kebakaran Pos Samboja Pesisir tiba di lokasi pada pukul 09.54 WITA dan mulai melakukan pemadaman menggunakan unit kajama water cannon dan APAR Powder. 

    “Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.30 WITA,” kata Saharuddin.

    Dugaan sementara penyebab kebakaran ini kebocoran pada sambungan pipa tekanan yang menyebabkan salah satu tabung oksigen bocor dan terbakar. 

    Tidak ada korban jiwa, namun terdapat kerusakan material pada panel kontrol otomatis, tabung oksigen dan dinding pelindung area.

    “Operasional perusahaan sudah dihentikan selama tiga jam untuk memastikan keamanan lokasi,” ujarnya.

    Tim pemadam kebakaran melakukan evakuasi pekerja dari area terdampak, pendinginan area hingga suhu stabil dan pengamanan zona berbahaya untuk investigasi lanjutan.

    Personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran ini terdiri dari tim pemadam kebakaran Pos Samboja Pesisir, Koramil, Polsek, PMI dan karyawan PT Samator. Unit yang dikerahkan termasuk tiga unit kajama dan peralatan lainnya.

    Saat ini kepolisian masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Kebakaran di PT Samator, Diduga Akibat Gas Bocor Tersambar Api

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Seputar Kaltim

    28 November 2025 08:49 WIB

    Gudang gas PT Samator dilalap si jago merah. (Foto: Tangkapan Layar)

    Tenggarong - Kebakaran kembali terjadi, kali ini PT Samator, Jalan Bukit Suharto KM 29, Kelurahan Karya Merdeka, Samboja Barat menjadi target keganasan sijago merah, Jumat (28/11/2025).

    Insiden ini terjadi pada pukul 09.20 WITA. Api melalap tabung oksigen yang digunakan untuk kegiatan industri.

    Kepala Pos Sar Samboja Barat, H Saharuddin mengatakan awalnya asap tebal keluar dari area Stasiun Pengisian Gas, disertai dengan suara letupan kecil. Setelah dilakukan pengecekan ternyata kebocoran gas oksigen berasal dari salah satu jalur pipa distribusi yang kemudian tersulut api.

    Petugas langsung membunyikan tombol emergency shutdown untuk mematikan aliran gas.

    Tim pemadam kebakaran Pos Samboja Pesisir tiba di lokasi pada pukul 09.54 WITA dan mulai melakukan pemadaman menggunakan unit kajama water cannon dan APAR Powder. 

    “Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.30 WITA,” kata Saharuddin.

    Dugaan sementara penyebab kebakaran ini kebocoran pada sambungan pipa tekanan yang menyebabkan salah satu tabung oksigen bocor dan terbakar. 

    Tidak ada korban jiwa, namun terdapat kerusakan material pada panel kontrol otomatis, tabung oksigen dan dinding pelindung area.

    “Operasional perusahaan sudah dihentikan selama tiga jam untuk memastikan keamanan lokasi,” ujarnya.

    Tim pemadam kebakaran melakukan evakuasi pekerja dari area terdampak, pendinginan area hingga suhu stabil dan pengamanan zona berbahaya untuk investigasi lanjutan.

    Personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran ini terdiri dari tim pemadam kebakaran Pos Samboja Pesisir, Koramil, Polsek, PMI dan karyawan PT Samator. Unit yang dikerahkan termasuk tiga unit kajama dan peralatan lainnya.

    Saat ini kepolisian masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

    (Sf/Lo)