Seputar Kaltim

    Kebakaran di Kariangau Hanguskan 3 Bangunan Usaha

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    30 Maret 2026 pukul 20:30 WITA

    Kebakaran yang terjadi di kawasan RT 12 Kelurahan Kariangau, Balikpapan Utara. (Foto: Tangkapan Layar/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Aktivitas usaha warga di kawasan Balikpapan Barat (Balbar) mendadak lumpuh setelah kebakaran melanda tiga bangunan usaha di Jalan Sultan Hasanuddin, RT 12 Kelurahan Kariangau, Senin (30/3/2026) siang.

    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.50 WITA ini tidak hanya menghanguskan tempat usaha, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan tiga keluarga yang menggantungkan penghasilan dari lokasi tersebut.

    Ketiga pemilik usaha yang terdampak yakni Muhammad Nur (59), Abdul Wahid (40) dan Askar (30). Total 11 orang dari tiga kepala keluarga ikut merasakan dampak kebakaran tersebut. Selain bangunan usaha, dua unit sepeda motor juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat kobaran api.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali mengatakan tim pemadam langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

    “Laporan masuk siang hari dan tim segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ucap Usman saat dihubungi awak media.

    Petugas gabungan yang tiba di lokasi langsung berupaya mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar kawasan padat aktivitas tersebut.

    Berkat respons cepat, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam, tepatnya sekitar pukul 13.30 WITA.

    “Setelah api padam, kami lanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran susulan,” kata Usman.

    Dalam proses penanganan, BPBD melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga relawan dan warga setempat yang turut membantu pemadaman.

    Meski kerugian material cukup signifikan, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

    “Kami masih melakukan pendataan dan penyelidikan terkait penyebab kebakaran,” tutup Usman.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Kebakaran di Kariangau Hanguskan 3 Bangunan Usaha

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    30 Maret 2026 pukul 20:30 WITA

    Kebakaran yang terjadi di kawasan RT 12 Kelurahan Kariangau, Balikpapan Utara. (Foto: Tangkapan Layar/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Aktivitas usaha warga di kawasan Balikpapan Barat (Balbar) mendadak lumpuh setelah kebakaran melanda tiga bangunan usaha di Jalan Sultan Hasanuddin, RT 12 Kelurahan Kariangau, Senin (30/3/2026) siang.

    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.50 WITA ini tidak hanya menghanguskan tempat usaha, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan tiga keluarga yang menggantungkan penghasilan dari lokasi tersebut.

    Ketiga pemilik usaha yang terdampak yakni Muhammad Nur (59), Abdul Wahid (40) dan Askar (30). Total 11 orang dari tiga kepala keluarga ikut merasakan dampak kebakaran tersebut. Selain bangunan usaha, dua unit sepeda motor juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat kobaran api.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali mengatakan tim pemadam langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

    “Laporan masuk siang hari dan tim segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ucap Usman saat dihubungi awak media.

    Petugas gabungan yang tiba di lokasi langsung berupaya mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar kawasan padat aktivitas tersebut.

    Berkat respons cepat, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam, tepatnya sekitar pukul 13.30 WITA.

    “Setelah api padam, kami lanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran susulan,” kata Usman.

    Dalam proses penanganan, BPBD melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga relawan dan warga setempat yang turut membantu pemadaman.

    Meski kerugian material cukup signifikan, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

    “Kami masih melakukan pendataan dan penyelidikan terkait penyebab kebakaran,” tutup Usman.

    (Sf/Lo)