Kebakaran Besar Landa Samarinda Seberang Subuh Tadi, 11 KK Terdampak, 9 Bangunan Ludes Terbakar

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    08 Januari 2026 04:25 WIB

    Api yang mulai membesar dari sebuah bangunan. (Foto: WAG)

    Samarinda - Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan P Bendahara, Gang Abu Bakar, RT 01, Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang, pada Kamis (8/1/2026) dini hari.

    Saat warga sedang terlelap tidur, si jago merah mendadak mengamuk dan meluluhlantakkan permukiman.

    Peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi mulai pukul 02.20 WITA. Kobaran api dengan cepat membesar karena mayoritas bangunan di lokasi kejadian bermaterial kayu yang mudah terbakar.

    Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, api baru berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 04.30 WITA.

    "Petugas pemadam kebakaran dan relawan melakukan pemadaman selama kurang lebih 2 jam 10 menit," ujar Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra AH.

    Dampak dari kejadian ini cukup fatal. Sebanyak 9 bangunan rumah tunggal dilaporkan ludes terbakar. Tak hanya tempat tinggal, 7 unit sepeda motor milik warga juga gagal diselamatkan dan tinggal kerangka akibat ganasnya api.

    "Ada 11 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 40 jiwa," tambahnya.

    Upaya pemadaman tidak berjalan mulus. Tim gabungan yang terdiri dari Disdamkar Samarinda, berbagai satuan relawan se-Kota Samarinda dan Kukar, serta instansi terkait, menemui sejumlah kendala berat di lapangan.

    Akses jalan menuju titik api yang sangat sempit menyulitkan manuver armada tangki. Selain itu, banyaknya warga yang menonton di sekitar lokasi kejadian turut menghambat pergerakan petugas.

    Meski demikian, sebanyak 12 unit Fire Truck dari Disdamkar dan PMK Swasta, serta 25 mesin portable milik relawan dikerahkan untuk memblokir perambatan api agar tidak meluas ke bangunan lain.

    "Dalam musibah ini tidak terdapat korban jiwa (negatif). Tadi, tim medis melaporkan adanya warga dan relawan yang mengalami cedera," tuturnya.

    Tercatat 1 warga mengalami sesak nafas, 3 warga mengalami luka-luka, dan 1 orang relawan turut terluka saat berjuang memadamkan api. Para korban luka segera mendapatkan penanganan dari Tim Medis Emergency Medical Team-ITS, PMI, dan unsur medis lainnya yang siaga di lokasi.

    Mengenai pemicu kebakaran, dugaan sementara mengarah pada adanya arus pendek listrik (korsleting). 

    Namun, penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, khususnya Polsekta Samarinda Seberang dan Satreskrim Polresta Samarinda.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Kebakaran Besar Landa Samarinda Seberang Subuh Tadi, 11 KK Terdampak, 9 Bangunan Ludes Terbakar

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    08 Januari 2026 04:25 WIB

    Api yang mulai membesar dari sebuah bangunan. (Foto: WAG)

    Samarinda - Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan P Bendahara, Gang Abu Bakar, RT 01, Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang, pada Kamis (8/1/2026) dini hari.

    Saat warga sedang terlelap tidur, si jago merah mendadak mengamuk dan meluluhlantakkan permukiman.

    Peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi mulai pukul 02.20 WITA. Kobaran api dengan cepat membesar karena mayoritas bangunan di lokasi kejadian bermaterial kayu yang mudah terbakar.

    Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, api baru berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 04.30 WITA.

    "Petugas pemadam kebakaran dan relawan melakukan pemadaman selama kurang lebih 2 jam 10 menit," ujar Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra AH.

    Dampak dari kejadian ini cukup fatal. Sebanyak 9 bangunan rumah tunggal dilaporkan ludes terbakar. Tak hanya tempat tinggal, 7 unit sepeda motor milik warga juga gagal diselamatkan dan tinggal kerangka akibat ganasnya api.

    "Ada 11 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 40 jiwa," tambahnya.

    Upaya pemadaman tidak berjalan mulus. Tim gabungan yang terdiri dari Disdamkar Samarinda, berbagai satuan relawan se-Kota Samarinda dan Kukar, serta instansi terkait, menemui sejumlah kendala berat di lapangan.

    Akses jalan menuju titik api yang sangat sempit menyulitkan manuver armada tangki. Selain itu, banyaknya warga yang menonton di sekitar lokasi kejadian turut menghambat pergerakan petugas.

    Meski demikian, sebanyak 12 unit Fire Truck dari Disdamkar dan PMK Swasta, serta 25 mesin portable milik relawan dikerahkan untuk memblokir perambatan api agar tidak meluas ke bangunan lain.

    "Dalam musibah ini tidak terdapat korban jiwa (negatif). Tadi, tim medis melaporkan adanya warga dan relawan yang mengalami cedera," tuturnya.

    Tercatat 1 warga mengalami sesak nafas, 3 warga mengalami luka-luka, dan 1 orang relawan turut terluka saat berjuang memadamkan api. Para korban luka segera mendapatkan penanganan dari Tim Medis Emergency Medical Team-ITS, PMI, dan unsur medis lainnya yang siaga di lokasi.

    Mengenai pemicu kebakaran, dugaan sementara mengarah pada adanya arus pendek listrik (korsleting). 

    Namun, penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, khususnya Polsekta Samarinda Seberang dan Satreskrim Polresta Samarinda.

    (Sf/Rs)