Cari disini...
Seputar Kaltim
Pelepasan Kontingen Paser pada Ajang Penas KTNA ke-XVII Gorontalo. (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Sebanyak 50 delegasi kontingen Kabupaten Paser pada Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-XVII Gorontalo secara resmi telah dilepas oleh Sekretaris Daerah Paser, Katsul Wijaya.
Pada momen pelepasan kontingen Paser di event nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 20-25 Juni 2025 itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya menyampaikan kepada seluruh delegasi untuk dapat mempelajari teknologi pertanian modern dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.
"Jadikan penas sebagai ajang transfer teknologi, temu karya, temu usaha serta pelajari teknologi pertanian modern dari daerah luar," kata Katsul Wijaya, Selasa (16/6/2026).
Meskipun di 2026 Pemkab Paser sedang memperketat jadwal kegiatan luar daerah, namun tetap mengirimkan delegasi untuk berangkat mengikuti event penas tersebut.
Katsul menilai, hal itu menjadi sebuah amanah besar yang harus diemban untuk dapat mengembangkan pelaku usaha di sektor pertanian, perikanan dan kehutanan di Paser.
"Ada misi besar yang diemban delegasi agar dapat membangkitkan semangat kemandirian, tanggung jawab bagi pelaku usaha di sektor-sektor tersebut," tambahnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, peyuluh pertanian serta kelompok tani selama penas berlangsung juga menentukan hasil yang akan diraih kontingen Paser di event tersebut.
Katsul berharap, delegasi yang dikirimkan pada event nasional tersebut dapat mengoptimalkan peluang, sehingga ketika pulang ke Paser membawa ilmu, relasi dan ini asi teknologi yang baru.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pelepasan Kontingen Paser pada Ajang Penas KTNA ke-XVII Gorontalo. (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Sebanyak 50 delegasi kontingen Kabupaten Paser pada Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-XVII Gorontalo secara resmi telah dilepas oleh Sekretaris Daerah Paser, Katsul Wijaya.
Pada momen pelepasan kontingen Paser di event nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 20-25 Juni 2025 itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya menyampaikan kepada seluruh delegasi untuk dapat mempelajari teknologi pertanian modern dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.
"Jadikan penas sebagai ajang transfer teknologi, temu karya, temu usaha serta pelajari teknologi pertanian modern dari daerah luar," kata Katsul Wijaya, Selasa (16/6/2026).
Meskipun di 2026 Pemkab Paser sedang memperketat jadwal kegiatan luar daerah, namun tetap mengirimkan delegasi untuk berangkat mengikuti event penas tersebut.
Katsul menilai, hal itu menjadi sebuah amanah besar yang harus diemban untuk dapat mengembangkan pelaku usaha di sektor pertanian, perikanan dan kehutanan di Paser.
"Ada misi besar yang diemban delegasi agar dapat membangkitkan semangat kemandirian, tanggung jawab bagi pelaku usaha di sektor-sektor tersebut," tambahnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, peyuluh pertanian serta kelompok tani selama penas berlangsung juga menentukan hasil yang akan diraih kontingen Paser di event tersebut.
Katsul berharap, delegasi yang dikirimkan pada event nasional tersebut dapat mengoptimalkan peluang, sehingga ketika pulang ke Paser membawa ilmu, relasi dan ini asi teknologi yang baru.
(Sf/Lo)