Seputar Kaltim

    Karhutla Melanda Pinggir Jalan Negara Tanah Priuk Paser, Petugas Terkendala Akses Menuju Titik Api

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    04 Oktober 2026 pukul 16:51 WITA

    Penanganan Karhutla di Desa Tanah Priuk, Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melanda kawasan semak belukar yang berlokasi di pinggir Jalan Negara, Desa Tanah Priuk. 

    Peristiwa itu memicu kekhawatiran warga sekitar lantaran titik api berada sangat dekat dengan area permukiman penduduk.

    Hingga kini penyebab pasti munculnya kobaran api masih belum dapat dikonfirmasi. Sejumlah warga yang ditemui di lokasi kejadian mengaku tidak mengetahui secara pasti pemicu awal timbulnya api. 

    Menurut keterangan warga setempat, kepulan asap dan kobaran api pertama kali terlihat muncul dari area semak belukar bagian belakang yang sulit diakses.

    "Kami tidak tahu pasti pemicunya apa. Tiba-tiba api sudah kelihatan banyak asap di sekitar sini," ujar salah seorang warga di lokasi, Rahman, Minggu (4/10/2026).

    Akses menuju titik awal api yang tidak dapat digapai menjadi kendala utama bagi para petugas di lapangan. Hingga berita ini dibuat, tim gabungan penanggulangan bencana dan petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api di lokasi guna mencegah si jago merah meluas ke area lain.

    Proses pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan secara intensif sembari mengantisipasi tiupan angin yang berpotensi memperluas sebaran api. 

    Warga diimbau untuk tetap waspada serta mengurangi aktivitas di luar ruangan akibat dampak asap yang ditimbulkan.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Karhutla Melanda Pinggir Jalan Negara Tanah Priuk Paser, Petugas Terkendala Akses Menuju Titik Api

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    04 Oktober 2026 pukul 16:51 WITA

    Penanganan Karhutla di Desa Tanah Priuk, Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melanda kawasan semak belukar yang berlokasi di pinggir Jalan Negara, Desa Tanah Priuk. 

    Peristiwa itu memicu kekhawatiran warga sekitar lantaran titik api berada sangat dekat dengan area permukiman penduduk.

    Hingga kini penyebab pasti munculnya kobaran api masih belum dapat dikonfirmasi. Sejumlah warga yang ditemui di lokasi kejadian mengaku tidak mengetahui secara pasti pemicu awal timbulnya api. 

    Menurut keterangan warga setempat, kepulan asap dan kobaran api pertama kali terlihat muncul dari area semak belukar bagian belakang yang sulit diakses.

    "Kami tidak tahu pasti pemicunya apa. Tiba-tiba api sudah kelihatan banyak asap di sekitar sini," ujar salah seorang warga di lokasi, Rahman, Minggu (4/10/2026).

    Akses menuju titik awal api yang tidak dapat digapai menjadi kendala utama bagi para petugas di lapangan. Hingga berita ini dibuat, tim gabungan penanggulangan bencana dan petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api di lokasi guna mencegah si jago merah meluas ke area lain.

    Proses pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan secara intensif sembari mengantisipasi tiupan angin yang berpotensi memperluas sebaran api. 

    Warga diimbau untuk tetap waspada serta mengurangi aktivitas di luar ruangan akibat dampak asap yang ditimbulkan.

    (Sf/Lo)