Cari disini...
Seputar Kaltim
Petugas Disdamkar Matan Kukar saat memadamkan api yang membakar kandang ayam petelur di Muara Badak (Dok: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Bosang, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar) menghanguskan sekitar 30 hektare (Ha) lahan, Senin (7/9/2026).
Kobaran api yang besar merambat hingga ke bangunan kandang ayam petelur milik warga.
Akibatnya, kandang tersebut mengalami kerusakan dan sebagian bangunannya hangus terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani mengungkapkan terdapat sekitar 18 ribu ayam petelur yang tewas dalam insiden tersebut.
“Sebagian kandang ayam itu hangus dilalap api dan ada sekitar 18 ribu ayam petelur yang mati terbakar. Kalau ditaksir, kerugiannya mencapai ratusan juta,” ujar Fida, Selasa (8/9/2026).
Ia menyampaikan insiden tersebut pertama kali diketahui oleh perangkat pemerintah kecamatan yang melihat adanya kobaran api di sekitar lokasi pada pukul 14.00 WITA.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergegas menuju ke lokasi kejadian.
“Butuh waktu hampir empat jam bagi petugas untuk memadamkan kobaran api. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum melahap habis kandang ayam petelur,” terangnya.
Kini penyebab yang menjadi pemicu terjadinya kebakaran tersebut masih diselidiki oleh kepolisian.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Petugas Disdamkar Matan Kukar saat memadamkan api yang membakar kandang ayam petelur di Muara Badak (Dok: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Bosang, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar) menghanguskan sekitar 30 hektare (Ha) lahan, Senin (7/9/2026).
Kobaran api yang besar merambat hingga ke bangunan kandang ayam petelur milik warga.
Akibatnya, kandang tersebut mengalami kerusakan dan sebagian bangunannya hangus terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani mengungkapkan terdapat sekitar 18 ribu ayam petelur yang tewas dalam insiden tersebut.
“Sebagian kandang ayam itu hangus dilalap api dan ada sekitar 18 ribu ayam petelur yang mati terbakar. Kalau ditaksir, kerugiannya mencapai ratusan juta,” ujar Fida, Selasa (8/9/2026).
Ia menyampaikan insiden tersebut pertama kali diketahui oleh perangkat pemerintah kecamatan yang melihat adanya kobaran api di sekitar lokasi pada pukul 14.00 WITA.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergegas menuju ke lokasi kejadian.
“Butuh waktu hampir empat jam bagi petugas untuk memadamkan kobaran api. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum melahap habis kandang ayam petelur,” terangnya.
Kini penyebab yang menjadi pemicu terjadinya kebakaran tersebut masih diselidiki oleh kepolisian.
(Sf/Rs)