Cari disini...
Seputar Kaltim
Karhutla membakar sekitar 4 hektare lahan gambut di Jalan DN Samudera RT 48, Desa Sangatta Utara, Kutim. (Foto: Istimewa)
Sangatta – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghanguskan sekitar 4 hektare semak belukar di Jalan DN Samudera RT 48, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Selasa (29/9/2026). Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman Griya Ramli RT 55.
Kapolsek Sangatta Utara, AKP Bambang Eko mengatakan, titik kebakaran diketahui sekitar pukul 12.12 WITA. Api membakar semak dan ilalang kering di kawasan lahan gambut.
“Api membakar semak ilalang yang sudah kering. Lokasi juga merupakan lahan gambut dan kondisi angin cukup kencang sehingga api berpotensi melebar menuju kawasan perumahan,” ujar Bambang.
Karhutla membakar sekitar 4 hektare lahan gambut di Jalan DN Samudera RT 48, Desa Sangatta Utara, Kutim. (Foto: Istimewa)
Petugas gabungan tiba sekitar pukul 12.30 WITA dan langsung melakukan pemadaman. Penanganan terkendala bagian tengah lahan yang sulit dijangkau kendaraan karena berada cukup jauh dari akses.
Sejumlah armada dikerahkan untuk mendukung pemadaman, mulai dari mobil pemadam BPBD, kendaraan suplai air Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, armada pemadam TP Yonif 879 Bengalon, pemadam Kodim Sangatta hingga unit water supply PT KPC. Ambulans PMI Siaga 119 juga disiagakan di lokasi.
Api mulai terkendali sekitar pukul 17.45 WITA. Petugas kemudian melakukan penyiraman dan penyekatan pada sejumlah titik yang sulit dijangkau untuk mencegah api kembali merambat.
Sekitar pukul 18.30 WITA, kobaran api di sebagian besar area berhasil dipadamkan. Namun, asap masih terlihat dari bagian tengah lahan.
“Untuk bagian tengah masih terdapat asap yang diduga di bawahnya masih membara. Kami mengantisipasi kemungkinan api kembali menyala, terutama karena faktor angin,” katanya.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Pemadaman melibatkan personel TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, Masyarakat Peduli Api, relawan dan unsur pemadam lainnya.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Karhutla membakar sekitar 4 hektare lahan gambut di Jalan DN Samudera RT 48, Desa Sangatta Utara, Kutim. (Foto: Istimewa)
Sangatta – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghanguskan sekitar 4 hektare semak belukar di Jalan DN Samudera RT 48, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Selasa (29/9/2026). Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman Griya Ramli RT 55.
Kapolsek Sangatta Utara, AKP Bambang Eko mengatakan, titik kebakaran diketahui sekitar pukul 12.12 WITA. Api membakar semak dan ilalang kering di kawasan lahan gambut.
“Api membakar semak ilalang yang sudah kering. Lokasi juga merupakan lahan gambut dan kondisi angin cukup kencang sehingga api berpotensi melebar menuju kawasan perumahan,” ujar Bambang.
Karhutla membakar sekitar 4 hektare lahan gambut di Jalan DN Samudera RT 48, Desa Sangatta Utara, Kutim. (Foto: Istimewa)
Petugas gabungan tiba sekitar pukul 12.30 WITA dan langsung melakukan pemadaman. Penanganan terkendala bagian tengah lahan yang sulit dijangkau kendaraan karena berada cukup jauh dari akses.
Sejumlah armada dikerahkan untuk mendukung pemadaman, mulai dari mobil pemadam BPBD, kendaraan suplai air Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, armada pemadam TP Yonif 879 Bengalon, pemadam Kodim Sangatta hingga unit water supply PT KPC. Ambulans PMI Siaga 119 juga disiagakan di lokasi.
Api mulai terkendali sekitar pukul 17.45 WITA. Petugas kemudian melakukan penyiraman dan penyekatan pada sejumlah titik yang sulit dijangkau untuk mencegah api kembali merambat.
Sekitar pukul 18.30 WITA, kobaran api di sebagian besar area berhasil dipadamkan. Namun, asap masih terlihat dari bagian tengah lahan.
“Untuk bagian tengah masih terdapat asap yang diduga di bawahnya masih membara. Kami mengantisipasi kemungkinan api kembali menyala, terutama karena faktor angin,” katanya.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Pemadaman melibatkan personel TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, Masyarakat Peduli Api, relawan dan unsur pemadam lainnya.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
(Sf/Lo)