Seputar Kaltim

    Karhutla 70 Hektare di Batuah Membara Dua Hari, Pemadaman Dilakukan Manual

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    15 September 2026 pukul 09:37 WITA

    Kondisi lahan di Desa Batuah yang dilaporkan terbakar (Dok: Disdamkar Matan)

    Tenggarong - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Dusun Karya Tani, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Jumat (11/9/2026) dilaporkan menghanguskan lahan seluas 70 Hektare (Ha).

    Kala itu, api yang muncul secara tiba-tiba tersebut kemudian membesar dan merembet ke arah permukiman warga. 

    Kondisi itu membuat warga khawatir, terlebih jarak titik api dengan permukiman diperkirakan hanya sekitar 500 meter.

    “Selama dua hari itu warga sekitar sangat khawatir karena kobaran api menyala di dekat permukiman. Makanya kami paling cepat pulang sekitar pukul 02.00 Wita dari lokasi,” ujar Ketua RT 49 Desa Batuah, Rusdi, Senin (14/9/2026).

    Ia mengatakan proses pemadaman dilakukan secara gotong royong bersama warga karena armada pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau titik api, mengingat tidak adanya akses jalan menuju lokasi kebakaran.

    Mereka membawa sejumlah tangki semprot dan menggunakan peralatan manual untuk memadamkan serta menelusuri titik-titik api.

    “Kita memadamkan api menggunakan alat manual saja kita,” ujar Rusdi, Senin (14/9/2026).

    Ia mengungkapkan proses penanganan berlangsung selama dua hari dua malam. Sejumlah warga mulai bergerak ke lokasi hingga larut malam dan baru kembali sekitar pukul 2.00 WITA.

    “Dari Jumat malam sampai Minggu masih kami lakukan penanganan. Apinya masih menyala,” terangnya.

    Beruntung berkat semangat warga yang bahu-membahu melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak sampai merembet ke permukiman.

    Kini, belum diketahui penyebab pasti yang memicu terjadinya kebakaran lahan di wilayah tersebut.

    “Belum diketahui pasti. Tiba-tiba saja muncul api pada malam Jumat itu,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Karhutla 70 Hektare di Batuah Membara Dua Hari, Pemadaman Dilakukan Manual

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    15 September 2026 pukul 09:37 WITA

    Kondisi lahan di Desa Batuah yang dilaporkan terbakar (Dok: Disdamkar Matan)

    Tenggarong - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Dusun Karya Tani, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Jumat (11/9/2026) dilaporkan menghanguskan lahan seluas 70 Hektare (Ha).

    Kala itu, api yang muncul secara tiba-tiba tersebut kemudian membesar dan merembet ke arah permukiman warga. 

    Kondisi itu membuat warga khawatir, terlebih jarak titik api dengan permukiman diperkirakan hanya sekitar 500 meter.

    “Selama dua hari itu warga sekitar sangat khawatir karena kobaran api menyala di dekat permukiman. Makanya kami paling cepat pulang sekitar pukul 02.00 Wita dari lokasi,” ujar Ketua RT 49 Desa Batuah, Rusdi, Senin (14/9/2026).

    Ia mengatakan proses pemadaman dilakukan secara gotong royong bersama warga karena armada pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau titik api, mengingat tidak adanya akses jalan menuju lokasi kebakaran.

    Mereka membawa sejumlah tangki semprot dan menggunakan peralatan manual untuk memadamkan serta menelusuri titik-titik api.

    “Kita memadamkan api menggunakan alat manual saja kita,” ujar Rusdi, Senin (14/9/2026).

    Ia mengungkapkan proses penanganan berlangsung selama dua hari dua malam. Sejumlah warga mulai bergerak ke lokasi hingga larut malam dan baru kembali sekitar pukul 2.00 WITA.

    “Dari Jumat malam sampai Minggu masih kami lakukan penanganan. Apinya masih menyala,” terangnya.

    Beruntung berkat semangat warga yang bahu-membahu melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak sampai merembet ke permukiman.

    Kini, belum diketahui penyebab pasti yang memicu terjadinya kebakaran lahan di wilayah tersebut.

    “Belum diketahui pasti. Tiba-tiba saja muncul api pada malam Jumat itu,” tandasnya.

    (Sf/Rs)